Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENGASUHAN AYAH TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI Rizqi Syafrina; Nadya Andini
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jw.v6i2.775

Abstract

Orangtua saat pandemi Covid 19 ini memiliki peran penting dalam memaksimalkan aspek perkembangan anak usia dini. Dimana saat sebelum pandemi terjadi anak yang bersekolah ada pendampingan guru di sekolah, namun saat ini anak usia dini didampingi sepenuhnya oleh orang tua. Kemandirian anak usia dini berawal dari keluarga, dimana anak akan diajarkan oleh orang tua untuk menjadi pribadi yang mandiri dan siap terjun ke masyarakat. Hal ini sesuai dengan pendapat Hurlock (1999) dimana keluarga merupakan Pendidikan utama bagi anak. Anak dilatih sejak usia dini untuk mampu berkembang secara maksimal sesuai dengan usianya. Selama pandemi terjadi anak usia dini lebih banyak melakukan aktivitas di rumah dan banyak orangtua yang mulai mengeluhkan saat anak mereka tidak bersekolah pola kemandirian anak juga ikut berubah. Berdasarkan keterangan dari orangtua, orangtua mengatakan jika anak lebih banyak minta dibantu oleh orangtua, seperti ke kamar mandi, mengenakan pakaian, makan, dan merapikan mainan yang dimainkan. Selain itu orangtua juga mengatakan anak mereka ada yang bangun lebih siang selama tidak bersekolah. Anak dilatih sejak usia dini untuk mampu berkembang secara maksimal sesuai dengan usianya. Saat berjalannya waktu, orangtua yang dulunya bekerja dari rumah mulai kembali bekerja normal dan tidak lagi bekerja dari rumah, sehingga orangtua mulai kesulitan dalam mendampingi proses belajar kemandirian anak dirumah. Terutama untuk peran pengasuhan ayah, ayah sebagai pencari nafkah utama akan lebih banyak bekerja di luar rumah. Tujuan penelitian ini mengetahui peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik statistik yang digunakan untuk menguji penelitian korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis “ada peran pengasuhan ayah terhadap kemandirian anak usia dini” diterima. Nilai F hitung sebesar 4,300 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,045 dimana p < 0,05. Hal ini menunjukkan peran pengasuhan ayah memiliki pengaruh terhadap kemandirian anak usia dini.
Increasing Interest and Learning Outcomes in Mathematics Using the Problem Based Learning Method in Class II of SDN 016 Sungai Pinang Samarinda: Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Metode Problem Based Learning Pada Kelas II SDN 016 Sungai Pinang Samarinda Nur Agus Salim; Rizqi Syafrina; Alfionita Damayanti
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 3 No. 1 (2021): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v3i1.1482

Abstract

This research aims to increase student interest and learning outcomes in Mathematics subjects through the Problem Based Learning learning method in class II. SDN 016 Sungai Kunjang Samarinda 2017/2018 Academic Year. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK), which is carried out in 3 cycles, with three meetings in each cycle. The research subjects were 38 class II students consisting of 19 men and 19 women in the second semester of the 2017/2018 academic year. From the results of the questionnaire, student interest in learning before carrying out the research was 33.80%. It increased at the end of the research implementation by 54.36%. In comparison, the average results of student observations in cycle I was 10.95%, cycle II was 15.68%, and increased in cycle III by 21.18%, for the average student learning outcomes in pre-cycle was 62.79, cycle I was 68.42, cycle II was 73.64 and increased in cycle III was 78.97 with learning completeness is 100%. Based on the above analysis of the results of research conducted at SDN 016 Sungai Pinang Samarinda, the Problem-Based Learning Method can increase interest and learning outcomes in Mathematics for class II students.