Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS, FINANCIAL DISTRESS TERHADAP MANAJEMEN LABA DI MODERASI UKURAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR DI BUSRSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2022 Tika Taruk Padang; Muhammad Astri Yulidar Abbas; Siti Rohmah; Firmansyah Firmansyah
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v6i2.2849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, financial distress terhadap manajemen laba di moderasi ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dengan mengumpulkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini berjumlah 96 perusahaan dengan sampel yang terpilih adalah 92 perusahaan industri dasar dan kimia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan laporan keuangan tahunan perusahaan sektor industri dasar dan kimia dari 2019 – 2022 tentang profitabilitas, financial distress, manajemen laba dan ukuran perusahaan. Laporan keuangan yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa thitung profitabilitas 1.998 > ttabel1.98667 artinya, variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba sehingga hipotesis diterima, thitung financial distress -2.419 < ttabel 1.98667 artinya, variabel financial distress berpengaruh negatif terhadap manajemen laba sehingga hipotesis ditolak. Profitabilitas, financial distress memiliki Sig 0.025 < 0,05 artinya berpengaruh terhadap manajemen laba, ukuran perusahaan memoderasi profitabilitas terhadap manajemen laba memiliki Sig 0.031 < 0,05, dan ukuran perusahaan memoderasi financial distress Sig 0.034 < 0.05 terhadap manajemen laba, sehingga hipotesis diterima
Analisis Komparatif Laporan Keuangan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya “BAANJUNG” Aurellia Leonny Suryanli; Muhammad Astri Yulidar Abbas; Agus Riyanto; Siti Rohmah
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v6i2.2853

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan laporan keuangan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya “BAANJUNG” dengan laporan keuangan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis komparatif. Populasi penelitian ini juga ditetapkan menjadi sampel sebanyak 2 orang yaitu ketua dan bendahara. Teknik yang dipergunakan untuk pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan dokumentasi yang berhubungan dengan laporan keuangan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya “BAANJUNG”. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laporan keuangan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya “BAANJUNG” tidak sesuai dengan standar akuntansi. Karena ada beberapa akun yang tidak disajikan dalam pencatatan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), seperti pencatatannya laba rugi P4S hanya menyajikan penjualan dan biaya-biaya yang di keluarkan sedangkan untuk SAK EMKM pencatatannya Ada harga pokok produksi (HPP), laba kotor dan laba sebelum pajak. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaporan laporan keuangan di pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) belum sesuai atau belum memenuhi Standar Akuntansi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (SAK EMKM).
Penerapan Qris di Destinasi Wisata: Transformasi Pembayaran Digital dan Edukasi di Era Modern Andi Fani Firawati; Siti Rohmah; Nadiya Yunan
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.3264

Abstract

Artikel ini mengulas penerapan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) di Kelurahan Tanjung Harapan, sebuah destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan alamnya. Implementasi QRIS bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi penggunaan uang tunai, serta memenuhi kebutuhan wisatawan akan kemudahan pembayaran digital. Melalui edukasi dan simulasi kepada pelaku UMKM, artikel ini memfasilitasi transaksi yang lebih aman, cepat, dan praktis. Kegiatan ini dilakukan kepada tiga orang pedagang dengan simulasi langsung, yang disesuaikan dengan jadwal istirahat pedagang untuk menghindari gangguan pada aktivitas jual beli. Pelaksanaan berlangsung pada hari Sabtu, 20 Juli 2024. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan teknologi pembayaran digital di sektor pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi di destinasi wisata, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui digitalisasi UMKM.
Implementasi Digital Marketing melalui Penggunaan Sosial Media pada UMKM Amplang Amal Desa Muara Badak Ilir Kabupaten Kutai Kartanegara Rudy Syafariansyah Dachlan; Sri Wahyuti; Muhammad Astri Yulidar Abbas; Siti Rohmah; Thomas; Nur Fadilah Aini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3622

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam adaptasi terhadap pemasaran digital. UMKM Amplang Amal di Desa Muara Badak Ilir menjadi contoh konkret dari keterbatasan dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, yang berdampak pada daya saing dan jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memahami dan mengimplementasikan strategi digital marketing berbasis media sosial. Kegiatan pelatihan dilakukan di tempat usaha yang juga merupakan rumah  pemilik usaha. Peserta pelatihan adalah pemilik usaha dan satu orang karyawannya. Metode yang digunakan adalah action research, dengan pendekatan edukatif melalui ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi, yang dilaksanakan dalam dua sesi—teori dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital marketing peserta, ditandai dengan mulai digunakannya platform seperti Instagram dan WhatsApp untuk promosi produk serta peningkatan interaksi dengan konsumen. Strategi promosi yang diajarkan mencakup optimalisasi bauran promosi, pemilihan media yang tepat, penyusunan copy iklan, hingga analisis SWOT untuk pembuatan konten yang menarik. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing mampu meningkatkan visibilitas merek, memperluas pasar, dan memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha UMKM. Rekomendasi ditujukan pada perlunya pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan guna menjaga adaptasi terhadap dinamika teknologi dan pasar digital.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU NILAI PERUSAHAAN: ANALISIS PERAN LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN Agus Riyanto; Erni Setiawati; Siti Rohmah; Pilipus Pilipus; Karina Kalpiani
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v8i1.3953

Abstract

This study aims to analyze and test the real influence of several independent factors, namely Leverage (X1), Profitability (X2), and Company Growth (X3), on Company Value (Y). This study was conducted on manufacturing companies in the basic and chemical industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for three years, namely the period 2021 to 2023. To measure Company Value, the Price to Book Value (PBV) ratio was used, Leverage was measured by the Debt to Equity Ratio (DER), and Profitability was measured by Return on Equity (ROE). This study is causal and uses a quantitative approach. To select the sample, a purposive sampling technique was used, resulting in 18 companies as samples with a total of 54 observation data over three years. The analytical methods used were Multiple Linear Regression and Classical Assumption Test. Theoretically, this study is supported by three theories, namely Agency Theory, Pecking Order Theory, and Trade-Off Theory