Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk. PERIODE 2019-2022 Wahyuti Sri; Ali Mushofa; Rudy Syafariansyah; Dian Irma Aprianti; Saparliddin Syachranie; Zulkifli; Muhammad Reza Pahlepi
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v5i2.2938

Abstract

Penelitan ini untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan PT. Indofood sukses makmur tbk. Periode 2019-2022 Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Alat analisis yang digunakan untuk menghitung dan menganalisis laporan keuangan pt. Indofood sukses makmur tbk dengan analisis rasio keuangan (rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas). Hasil penelitian ini Hasil rasio likuiditas pada current ratio jika dibandingkan dengan tahun 2019-2022 standar industri sejenis maka berada dibawah standar rata-rata industri sejenis, selama 4 tahun. Hasil rasio solvabilitas pada debt to equity jika dibandingkan dengan rata-rata standar industri sejenis maka berada dibawah standar rata-rata industri sejenis, pada tahun 2019, sedangkan untuk tahun 2020 berada diatas rata-rata industri sejenis, untuk tahun 2021 dan 2022 berada di bawah rata-rata standar industri sejenis. Hasil rasio aktivitas pada total asset turn over jika dibandingkan dengan tahun 2019-2022 standar industri sejenis maka berada dibawah standar rata-rata industri sejenis, selama 4 tahun. Hasil rasio Profitabilitas pada return on equity ratio jika dibandingkan dengan tahun 2019-2022 standar industri sejenis maka berada diatas standar rata-rata industri sejenis, selama 4 tahun
Implementasi Digital Marketing melalui Penggunaan Sosial Media pada UMKM Amplang Amal Desa Muara Badak Ilir Kabupaten Kutai Kartanegara Rudy Syafariansyah Dachlan; Sri Wahyuti; Muhammad Astri Yulidar Abbas; Siti Rohmah; Thomas; Nur Fadilah Aini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3622

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam adaptasi terhadap pemasaran digital. UMKM Amplang Amal di Desa Muara Badak Ilir menjadi contoh konkret dari keterbatasan dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, yang berdampak pada daya saing dan jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memahami dan mengimplementasikan strategi digital marketing berbasis media sosial. Kegiatan pelatihan dilakukan di tempat usaha yang juga merupakan rumah  pemilik usaha. Peserta pelatihan adalah pemilik usaha dan satu orang karyawannya. Metode yang digunakan adalah action research, dengan pendekatan edukatif melalui ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi, yang dilaksanakan dalam dua sesi—teori dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital marketing peserta, ditandai dengan mulai digunakannya platform seperti Instagram dan WhatsApp untuk promosi produk serta peningkatan interaksi dengan konsumen. Strategi promosi yang diajarkan mencakup optimalisasi bauran promosi, pemilihan media yang tepat, penyusunan copy iklan, hingga analisis SWOT untuk pembuatan konten yang menarik. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing mampu meningkatkan visibilitas merek, memperluas pasar, dan memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha UMKM. Rekomendasi ditujukan pada perlunya pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan guna menjaga adaptasi terhadap dinamika teknologi dan pasar digital.
LIQUIDITY, ASSET MANAGEMENT, AND CAPITAL STRUCTURE IN EMERGING-MARKET TEXTILE FIRMS Rudy Syafariansyah Dachlan; Sri Wahyuti; Zahrotul Ariska
Research In Management and Accounting (RIMA) Vol. 9 No. 1 (2026): June
Publisher : Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/rima.v9i1.7690

Abstract

The financial performance of textile firms in emerging markets is often constrained by difficulties in managing liquidity, optimizing assets, and structuring capital effectively. This study investigates how liquidity, asset management, and capital structure shape the performance of Indonesia's textile companies, a sector that has faced intense competition and volatility during 2019–2023. Employing a quantitative explanatory research design, panel data from six listed firms on the Indonesia Stock Exchange were analyzed using multiple regression techniques to capture the extent to which firm-level financial policies influence profitability. The findings reveal that liquidity exerts a significant negative influence, reflecting the inefficiency of excessive cash holdings or misallocated current assets. In contrast, asset management demonstrates a positive effect, underscoring the importance of efficient resource utilization in enhancing competitiveness. Meanwhile, capital structure shows a negative association, suggesting that higher leverage undermines financial stability in capital-intensive industries. Theoretically, these results validate trade-off theory, pecking order theory, and the resource-based view, while empirically clarifying contradictions in prior studies. Practically, the study offers insights for managers, investors, and policymakers in balancing liquidity, efficiency, and leverage to build resilient financial strategies in volatile markets.
Struktur Kepemilikan Dan Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Barang Konsumsi Di Indonesia Rudy Syafariansyah Dachlan; Sri Wahyuti; Nur Fadilah Aini
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v5i2.9902

Abstract

Struktur kepemilikan merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja keuangan perusahaan, terutama di industri barang konsumsi cepat saji Indonesia yang kompetitif antara perusahaan keluarga dan perusahaan multinasional. Penelitian ini meneliti pengaruh kepemilikan terhadap profitabilitas, struktur modal, dan nilai perusahaan dengan membandingkan PT Mayora Indah Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2020–2024. Desain penelitian yang digunakan bersifat komparatif kuantitatif dengan data sekunder dari Bursa Efek Indonesia, berupa laporan keuangan yang telah diaudit dan laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan terhadap ROE, DER, dan PBV menggunakan uji normalitas serta uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unilever memiliki profitabilitas dan valuasi pasar yang lebih tinggi, sedangkan Mayora memiliki tingkat leverage yang lebih rendah dan stabil. Temuan ini memperluas teori trade-off dengan menunjukkan bahwa perusahaan keluarga cenderung menerapkan under-leverage untuk menjaga stabilitas, sementara perusahaan multinasional lebih agresif dalam pembiayaan utang demi mendorong pertumbuhan. Pendekatan longitudinal mengungkap bahwa pola ini tetap konsisten setelah pandemi, memberikan implikasi penting bagi investor, manajer, dan pembuat kebijakan. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan peran investor institusional sebagai mekanisme pengawasan manajerial. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena periode observasi yang relatif singkat dan cakupan industri yang sempit. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas data dan sektor yang diteliti agar hasilnya lebih representatif.
PENERAPAN KONSEP AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA PENGELOLAAN KEUANGAN PEMBUATAN ECOBRIK DALAM MEWUJUDKAN DESA RAMAH LINGKUNGAN Sri Wahyuti; M. Astri Yulidar; Siti Rohmah; Agus Riyanto; Rio Chandra; Yohanes Christian J
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi lingkungan adalah suatu pendekatan dalam akuntansi yang memperhitungkan dampak lingkungan dari aktivitas organisasi dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Akuntansi lingkungan bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur,dan melaporkan informasi mengenai kinerja lingkungan perusahaan juga masyarakat dalam kepeduliannya pada lingkungan. Tujuan sosialisasi dalam penerapan konsep akuntansi lingkungan adalah untuk meningkatkan pengetahuan keilmuan akuntansi lingkungan itu sendiri, kesadaran, kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan dalam produk terutama pembuatan ecobrick guna menciptkan suasana lingkungan yang bersih, nyaman dan asri terbebas dari sampah menjadikan desa yang ramah lingkungan. Luaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini dapat menginspirasi inisiatif dalam program pengelolaan sampah yang berkelanjutan, tidak hanya berfokus pada teori tetapi juga memberikan contoh tindakan yang dapat dilakukan masyarakat khusunya siswa setiap hari. Hasil pengabdian berhasil mengintegrasikan prinsip akuntansi keuangan dalam pengelolaan sampah daur ulang, khususnya ecobrick, dengan memberikan nilai ekonomi melalui pencatatan biaya pengumpulan, pemrosesan, dan potensi penjualan
Efektivitas Penggunaan Modal Kerja pada PT Sepatu Bata Tbk dan PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk Periode 2019-2023 M. Astri Yulidar Abbas; Safrullah Safrullah; Sri Wahyuti; Ali Mushofa
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v4i4.6534

Abstract

This study investigates the effectiveness of working capital utilization at PT Sepatu Bata Tbk (BATA) and PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) during the 2019–2023 period. Using a quantitative comparative approach, the research analyzes quarterly financial reports obtained from the Indonesia Stock Exchange. The analysis employs four key ratios: cash turnover, accounts receivable turnover, inventory turnover, and working capital turnover, compared to industry benchmarks. The results reveal that BATA demonstrates superior performance in managing cash and receivables, consistently exceeding the industry standard, while BIMA records lower effectiveness with only sporadic improvements. Both companies, however, perform poorly in inventory management, as indicated by consistently negative turnover values that highlight structural inefficiencies and declining demand in the footwear industry. Working capital turnover also fluctuates considerably: BATA reached extraordinary peaks in 2022–2023 but later recorded negative values, while BIMA persistently showed instability and negative performance after 2021. These findings suggest that effective working capital management is crucial to maintaining liquidity and operational continuity, particularly in industries facing global economic pressures, shifting consumer preferences, and supply chain disruptions. The study contributes to financial management literature by providing empirical evidence on the importance of optimizing working capital strategies to sustain competitiveness in the Indonesian footwear sector.