p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agrifarm
Mahdalena
Prodi Agroteknologi Faperta Universitas Widya Gama Mahakam

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effect of Concentration of Household Waste Liquid Organic Fertilizer and Planting Media on Growth and Production of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L: Efek Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Rumah Tangga dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L)” Mahdalena; Anis Munandar
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.813 KB)

Abstract

Effect of Concentration of Household Waste Liquid Organic Fertilizer and Planting Media on Growth and Production of Cayenne Pepper (Capsicum frutescens L)". The purpose of the study was to determine the effect of liquid organic fertilizer from rice washing waste on various growing media and the interaction of the two treatments on the growth and production of cayenne pepper (Capsicum frutescens L). This research was carried out for 4 months, starting from December 2020 to March 2021, the location of the research on the Practicum Field of the Faculty of Agriculture, University of Widya Gama Mahakam Samarinda is located on Jln. K. H Wahid Hasyim, Sempaja Village, North Samarinda District, Samarinda City, East Kalimantan Province. The research method used a randomized block design with a 4 x 4 factorial experiment consisting of 3 replications. The first factor is organic fertilizer of rice washing waste (P) which consists of 4 levels, namely: P0 (control), P1 250 ml + 750 ml water, P2 500 ml + 500 ml water, and P3 750 ml + 250 ml water. The second factor is the planting medium (M) which consists of 4 levels, namely M0 (control) 15 kg, M1 soil 10 kg + husk charcoal 5 kg (2: 1), M2 soil 10 kg + sawdust 5 kg (2: 1) , M3 soil 5 kg + husk charcoal 5 kg + sawdust 5 kg ( 1 : 1 : 1 ). Observation variables were plant height, stem diameter, harvest age, and fruit weight. The results showed that the effect of liquid organic fertilizer from rice washing waste on various planting media and the interaction of the two treatments did not give the best effect on the growth and production of cayenne pepper (Capsicum frutescens L).
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR GAMAL DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KAKAO (Theobroma cacao. L): EFFECT OF LIQUID ORGANIC FERTILIZER GAMAL AND UREA ON VEGETATIVE GROWTH OF COCOA SEEDS (Theobroma cacao. L) Mahdalena; Tutik Nugrahini; Frederich Febrian Hermanda
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.425 KB) | DOI: 10.24903/ajip.v10i2.1084

Abstract

Research the effect of liquid organic fertilizer gamal and urea on vegetative growth of cocoa seeds (Theobroma cacao. L). The study was conducted for 12 weeks (3 months) from July 2021 - October 2021. The research was carried out in the Agrotechnology Experimental Garden at Widya Gama Mahakam University Samarinda. Research uses The research method used a Randomized Block Design (RAK) with a 4 x 4 factorial experiment consisting of 3 replications. The first factor is Urea Fertilizer (U) which consists of 4 levels, namely U0 (control), U1 (3 g/polybag), U2 (6 g/polybag), U3 (9 g/polybag). The second factor was Gamal Leaf POC (G) which consisted of 4 levels, namely G0 (control), G1 (200 ml/polybag), G2 (250 ml/polybag), G3 (300 ml/polybag). The expected output is to provide information about the best dose of Urea fertilizer for the vegetative growth of cocoa seedlings for the community. Provide information about the best liquid organic fertilizer from Gamal leaves for the vegetative growth of cocoa seedlings for the community.
Effect of Dolomite and NPK fertilizer on land Coal Mine Closure Of Plant Growth Rubber (Hevea brasiliensis) in Samarinda.: Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara Terhadap Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) di Samarinda. Arief Fathon; Rustam Baraq Noor; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.91 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Tanah Pasca Tambang Batubara untuk Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis). Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara untuk media tanaman Karet (Hevea brasiliensis).Penelitian ini dilaksanakan selama 135 hari, dari bulan Juli sampai November 2011, tempat penelitian lahan pasca tambang Kuasa Pertambangan PT. Bukit Baiduri Energi (BBE) Desa Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 4 x 4 yang masing-masing diulang 5 kali, faktor pertama yang terdiri 4 taraf yaitu d0 (tanpa pengapuran), d1 (pengapuran 500 g/lubang), d2 (pengapuran 750 g/lubang) dan d3 (pengapuran 1000 g/lubang). Sedangkan faktor kedua pemberian NPK Pelangi yang terdiri 4 taraf yaitu p0 (Tanpa Pemupukan), p1 (Pemberian 40 g/pohon), p2 (Pemberian 50 g/pohon) dan p3 (Pemberian 60 g/pohon). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dolomit berpengaruh sangat nyata terhadap, parameter pertambahan tinggi, diameter batang pada umur 45,90 dan 135 hari setelah tanam, serta berpengaruh nyata parameter jumlah payung pada umur 135 hari setelah tanam. Pada perlakuan pemberian Pupuk NPK Pelangi menunjukan pengaruh yang sangat nyata pada parameter pertambahan tinggi dan diameter batang tanaman pada umur 90, 135 hari setelah tanam, sedangkan pada umur 45 hari setelah tanam Pupuk NPK Pelangi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang tanaman karet pada lahan pasca tambang batubara. Interaksi antara pemberian Dolomit dan Pupuk NPK pelangi menunjukan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah mahkota daun/payung pada umur 135 hari setelah tanam.
Effect of Water Concentration IR 64 rice laundry and Organic Fertilizer granules Sea Horse Star Prima on Growth and Yield of Hot Pepper Plant Varieties of the horizon (C. annum L.): Pengaruh Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 dan Pupuk Organik Granul Bintang Kuda Laut Prima Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar Varietas Horison (C. annum L.) Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.139 KB)

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 dan Pupuk Organik Granul Bintang Kuda Laut Prima Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar Varietas Horison (C. annum L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi air Cucian Beras IR 64, dosis pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil yang terbaik bagi tanaman cabai besar varietas Horison (C annum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Jl. M.Said Samarinda, sejak bulan November 2011 sampai dengan Pebruari 2012. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan analisis faktorial 4 x 4 dengan ulangan 3 kali. Faktor pertama adalah penyiraman dengan air Cucian Beras IR 64 (B) yaitu b0 (kontrol), b1 (konsentrasi 150 ml/liter air) , b2 (konsentrasi 300 ml/liter air), dan b3 (konsentrasi 450 ml/liter air). Faktor kedua Pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima (P) yaitu : p0 (kontrol), p1 (1,5 g/polybag), p2 (3 g/polybag) dan p3 (4,5 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima (P) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HSPT dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HSPT, panjang buah pertanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Konsentrasi Pupuk Granul Bintang Kuda Laut Prima terbaik adalah P3 yaitu 4,5 g/polybag. Perlakuan pemberian Air Cucian Beras IR 64 (B) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30, 45, 60 HSPT, umur tanaman pada saat panen pertama, panjang buah per tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah segar per tanaman. Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 terbaik adalah b3 yaitu 450 ml/l.
Effect of Fertilizer Petroganik and Liquid Organic Fertilizer on Growth DI Grow Green Tangerines Citrus Seed Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Origin Grafting: Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Asal Okulasi Asiah Wati; Mahdalena; Akhmad Sopian1
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.027 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata Blanco). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk petroganik dan konsentrasi POC D.I grow green yang tepat terhadap pertumbuhan bibit jeruk keprok borneo prima (C. reticulata Blanco) asal okulasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari bulan juni sampai dengan bulan September 2013. Tempat penelitian di lahan Jl. Thoyib Hadiwijaya Sempaja Selatan, Samarinda Utara Provinsi Kalimatan Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 × 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk petroganik (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : p0 (0 gr-polybag), p1 (20 gr-polybag), p2 (40gr-polybag) dan p3 (60gr-polybag). Faktor kedua adalah konsentrasi POC D.I grow green yang terdiri dari 4 taraf yaitu : d0 (0 ml-l air), d1 (3 ml-l air), d2 (4,5 ml-l air) dan d3 (6 ml-l air). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakukan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) serta interaksi kombinasi perlakuan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter.
Growth Response Three Seed Varieties Durian (Durio zibethinus Murr) Provision Against Various concentrations of Organic Liquid Fertilizer D.I Grow Green.: Respon Pertumbuhan Tiga Varietas Bibit Durian (Durio zibethinus Murr) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair D.I Grow Green. Eko Jarkoni; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2014): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.143 KB)

Abstract

Respon Pertumbuhan Tiga Varietas Bibit Durian (Durio zibetinus Murr) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentarsi Pupuk Organik Cair D.I Grow Green.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pemberian POC D.I Grow Green dan konsentrasi optimum pada pertumbuhan tiga varietas bibit durian (Durio zibethinus Murr). Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih 4 bulan, mulai dari bulan Agustus sampai dengan November 2013, tempat penelitian di lahan Jl. Thoyib Hadiwijaya Sempaja Selatan, Samarinda Utara dan Provinsi Kalimatan Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial 3 x 4 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas bibit (V) durian yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : v1 (varietas salisun), v2 (varietas kani) dan v3 (varietas otong) dan faktor kedua adalah pemberian konsentrasi POC D.I. Grow Green (D) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : d0 (kontrol), d1 (1,5 ml/ liter air), d2 (3,0 ml/ liter air) dan d3 (4,5 ml/ liter air). Perlakuan jenis varietas tidak berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 21 hari setelah tanam, tetapi berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 42 dan 63 hari setelah tanam, pertambahan jumlah daun dan pertambahan jumlah cabang. Perlakuan yang terbaik untuk rata-rata pertambahan tinggi tanaman dicapai pada varietas v1 (varietas salisun) yaitu 24,55 cm, sedangkan perlakuan terendah dicapai pada varietas v2 (varietas kani) yaitu 20,65 cm. Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair D.I Grow Green tidak berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 21 hari setelah tanam, tetapi berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 42 dan 63 hari setelah tanam, pertambahan jumlah daun dan pertambahan jumlah cabang. Perlakuan yang terbaik untuk rata-rata pertambahan tinggi tanaman dicapai pada perlakuan d2 (3,0 ml/liter air) yaitu 24,53 cm, sedangkan perlakuan terendah dicapai pada perlakuan d0 (kontrol) yaitu 21,73 cm. Interaksi antara jenis varietas dan konsentrasi pupuk organik cair D.I Grow Green tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Kata Kunci : Varietas durian dan pupuk organik cair D.I Grow Green.
Effect of Liquid Organic Fertilizer NPK Mutiara NASA and Seed on Growth Orange Citron (Citrus medica): Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair NASA dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Sitrun (Citrus medica) Fiana Asrofah; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 1 (2015): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.18 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair NASA dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Sitrun (Citrus medica). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) NASA dan pupuk NPK Mutiara serta interaksinya terhadap pertumbuhan tanaman jeruk JC. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Nopember 2014. Tempat penelitian dilaksanakan di Balai Benih Induk Hortikultura Kalimantan Timur. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 x 4 dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu perlakuan konsentrasi POC NASA (K) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : k0 (Kontrol), k1 (Konsentrasi aplikasi 1 ml POC NASA / L air / bibit), k2 (Konsentrasi aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit), k3 (Konsentrasi aplikasi 3 ml POC NASA / L air / bibit). Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk NPK Mutiara (B) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : b0 (Kontrol), b1 (Konsentrasi aplikasi 3 g NPK Mutiara / L air / bibit), b2 (Konsentrasi aplikasi 5 g NPK Mutiara / L air / bibit), b3 (Konsentrasi aplikasi 7 g NPK Mutiara / L air / bibit). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan konsentrasi aplikasi POC NASA sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Perlakuan terbaik pada k2 (Konsentrasi Aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit). Perlakuan konsentrasi aplikasi pupuk NPK Mutiara sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Perlakuan terbaik pada b2 (Konsentrasi Aplikasi 5 g pupuk NPK Mutiara / L air / bibit). Kombinasi perlakuan konsentrasi aplikasi POC NASA dan pupuk NPK Mutiara sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Kombinasi perlakuan terbaik pada k2b2 {(Konsentrasi Aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit) ; (Konsentrasi Aplikasi 5 g pupuk NPK Mutiara / L air / bibit)}. Kata kunci : Pupuk organik cair NASA, NPK Mutiara dan bibit jeruk sitrun