Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PERAWAT DI RUANG RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING Herlina J. El-Matury; Elisabeth Dame Manalu; Saiful Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.698 KB) | DOI: 10.36656/jpmph.v1i2.696

Abstract

In medical, radiation exposure hazard in radiology rooms is higher than other places. Nurses who are exposed to radiation for a long time and continuously can cause health problems due to radiation exposure to nurses in the radiology room. Sembiring Hospital plays an important role in the management system to avoid and reduce radiation exposure hazards. The results of level of compliance and the behavior of using Personal Protective Equipment, out of 30 radiology room nurses, 80% of them did not comply with wearing Personal Protective Equipment when working due to lack of knowledge and awareness. Therefore, it’s necessary to provide health education and training to change the behavior of the use of Personal Protective Equipment. By conducting training of using Personal Protective Equipment and counseling about the dangers of radiation and the importance of using Personal Protective Equipment to nurses who work in the radiology room, it’s hoped that they can increase their knowledge and their ability. This training and counseling forms a mindset and awareness. With the creation of a mindset to be aware, nurses can form compliance with Personal Protective Equipment while working without having to be supervised by the Health Safety Environment Officer at the Sembiring Hospital
Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Tapanuli Selatan Hafni Arwani; Saiful Batubara
Kapital Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel Riset Volume 1 Nomor 1 Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) memiliki tugas dan fungsi yang penting dalam memberikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit yaitu mulai dari tahap seleksi, perencanaan dan pengadaan, distribusi dan penggunaan. Observasi pendahuluan menunjukkan permasalahan bahwa pengelolaan obat yang tidak lancar dan tidak efisien dapat menyebabkan kerugian terhadap rumah sakit, maka dari itu peneliti ingin melakukan evaluasi manajemen obat pada IFRSUD Tapanuli Selatan agar dapat diketahui permasalahan dan kelemahan dalam pelaksanaannya sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam disertai pengamatan langsung (observasi). Indikator pada tiap tahap pengelolaan obat diukur menggunakan Data Primer, Data Sekunder dan Analisis Data Menggunakan Metode Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beberapa tahap pengelolaan obat ada yang belum sesuai standar yaitu: Tahap Pemilihan/ perencanaan obat : kesesuaian dengan formularium nasional (82,41%); Pengadaan: Frekuensi pengadaan rendah (≤12 kali dalam setahun); Penerimaan: Ketidaksesuaian barang dengan SP; Penyimpanan: Kurangnya Rak dan pallet; distribusi: tingkat ketersediaan obat yang kurang. Hasil yang sesuai standar yaitu tahap pemilihan/ perencanaan: kesesuaian dengan formularium rumah sakit sebagian besar sudah sesuai; pengadaan: frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun dan secara e-katalog metode E-purchasing online ataupun surat pesanan manual; penyimpanan: Penyimpanan sesuai Alfabetis dan ketepatan data jumlah obat pada kartu stok (100%). Kata kunci: Pengelolaan obat, Indikator, Instalasi Farmasi RSUD Tapanuli Selatan.