Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI HUKUM HESS : STUDI KASUS DI SMAN 2 SUNGAI SELAN Vera Septiana; Muhammad Win Afgani; Etrie Jayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v8i2.15717

Abstract

Banyaknya siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan menunjukan bahwa adanya gejala kesulitan dalam memahami Hukum Hess. Kesulitan siswa dikarenakan kurangnya pemahaman dan penguasaan materi dalam mempelajari Hukum Hess. Penelitian ini dilakukan, bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami siswa dan menganalisis faktor penyebab kesulitan siswa dalam memahami Hukum Hess di SMAN 2 Sungai Selan. Jenis penelitian ini digolongkan kedalam pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif  studi kasus. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 35 siswa. instrumen dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan observasi, lembar tes uraian, lembar angket dan wawancara.Berdasarkan hasil validasi dengan menggunakan penelaah item oleh ahli evaluasi  instrumen dinyatakan layak untuk digunakan. Hasil analisis kesulitan yang dialami siswa pada Hukum Hess, siswa kesulitan dalam perhitungan seperti menentukan perubahan entalpi (?H) berdasarkan  diagram tingkat energi pembentukan senyawa sebesar 77,14%.  Menentukan perubahan entalpi (?H) berdasarkan selisih entalpi pembentukan sebesar 60%. Dan  100%  dalam menentukan perubahan entalpi (?H) berdasarkan energi ikatan rata-rata.Sedangkan faktor penyebab kesulitan siswa yaitu terletak pada faktor internal yaitu pada aspek minat dengan indikator ketertarikan siswa pada materi Hukum Hess sebasar 58,57%,  pada  aspek kemampuan siswa, dengan indikator pengetahuan siswa atau kemampuan kognitif siswa sebesar 57,14%  dan juga pada aspek keadaan fisik siswa cukup berpengaruh sebesar 47,14% dengan kualifikasi cukup berpengaruh dalam kesulitan siswa. Berdasarkan hasil temuan, kesulitan siswa terletak pada perhitungan perubahan entalpi (?H) dan faktor penyebab kesulitan tersebut terdapat dalam diri siswa itu sendiri.Kata Kunci : faktor penyebab, hukum Hess, kesulitan siswa
Koordinasi Sosialisasi Program Pencegahan Stunting Oleh KKN Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru di Kelurahan Air Tiris Kabupaten Kampar Fitry Erlin; Nabila Syabana; Nuriyanti Dwi Safitri; Vera Septiana; Ranikawati
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1985

Abstract

Pengabdian ini mengkaji faktor penyebab dan program pencegahan stunting di Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, yang mencatat 12 kasus stunting pada 2025. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan Puskesmas, hasil pengabdian mengidentifikasi faktor penyebab yang multidimensional meliputi gizi ibu hamil tidak adekuat, rendahnya praktik ASI eksklusif, infeksi berulang, serta sanitasi dan akses air bersih yang terbatas. Puskesmas telah menjalankan program pencegahan yang komprehensif, namun konsistensi pemantauan pertumbuhan dan koordinasi lintas sektor masih perlu ditingkatkan guna meningkatkan efektivitas pencegahan stunting di tingkat kelurahan.