Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Kandungan Zat Lilin Daun Pisang sebagai Spray Anti Air Ahmad Ramadhan; Dian Wardana; Rizka Alfi Fadhilah; Eddiyanto Eddiyanto
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.562 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v14i1.6524

Abstract

Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti hujan mengakibatkan beberapa masalah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pelindung air saat ini memiliki bentuk yang sulit untuk dibawa. Tumbuhan pisang yang banyak terdapat di Indonesia memiliki potensi dalam menangani permasalahan tersebut. Zat lilin yang terkandung didalam daun pisang menyebabkan daun pisang bersifat anti air. Penelitian ini bertujuan untuk mamanfaatkan zat lilin daun pisang tersebut sebagai bahan anti air yang dapat dikemas dalam bentuk spray anti air sehingga mudah dibawa. Proses kerja yang dilakukan adalah  mengekstraksi zat lilin daun pisang kering dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Setelah itu, zat lilin diisolasi dari ekstrak dengan pendinginan. Rendemen tertinggi dari zat lilin yang dihasilkan selanjutnya diformulasi dengan n-heksana dengan cara pelarutan pada berbagai jumlah zat lilin yang digunakan dan kemudian diuji. Hasil pengisolasian zat lilin daun pisang dengan berbagai pelarut menghasilkan rendemen tertinggi yaitu sebesar 1,46 % pada penggunaan n-heksana. Pengujian terhadap spray anti air yang dihasilkan menunjukan bahwa penggunaan 3 gram zat lilin dalam spray anti air mampu bersifat anti air dengan massa air yang terserap pada kain terendah yaitu sebesar 0,64 %. Pasca penyemprotan, kondisi optimum untuk waktu pengeringan adalah 180 sekon dengan % massa air yang terserap pada kain sebesar 0,65 % dan waktu bertahan untuk tetap bersifat anti air adalah lebih dari 30 menit.
ntesis Perekat Kayu Lignin–Urea Formaldehida (LUF) Berbasis Lignin yang Diekstraksi dari Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS Dian Wardana; Eddiyanto; Nurfajriani; Dwi Sapri Ramadhan; Wulan Dwi Safitri; Jam'an Fahmi
ALKIMIA Vol 10 No 1 (2026): ALKIMIA
Publisher : SCIENCE AND TECHNOLOGY FACULTY OF UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ccj7gm39

Abstract

Oil palm empty fruit bunches are one of the underutilized plantation wastes. Lignin is one of the components of plant cell walls besides cellulose and hemicellulose that can be used as a raw material for the synthesis of lignin-based adhesives, namely lignin-urea-formaldehyde (LUF) adhesive resins. The polymerization reaction of LUF formation was confirmed from the shift and change in the FTIR wavenumber of the -CO-ether group of LUF compared to UF and LF obtained during the synthesis process. The tensile strength test results of all adhesives produced exceeded the tensile strength value of commercial UF adhesives, and it was found that increasing the lignin concentration in the synthesized adhesives was directly proportional to the tensile strength value. Increasing the lignin concentration was also able to reduce formaldehyde emissions from all variations of adhesives produced, but was unable to exceed the lower formaldehyde emission value of UF adhesives.