Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI USAHA BERCOCOK TANAM TANPA LAHAN SEBAGAI PENGENALAN DASAR UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI SEKOLAH ISLAM AL-YAQUT Rizki Yuniarti; Yohannes Ferry Cahaya; Adolf Kusuma Pratama; Alesyus Sinar Fajar
Jurnal Abdimas Perbanas Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Abdimas Perbanas
Publisher : Perbanas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.322 KB) | DOI: 10.56174/jap.v2i1.375

Abstract

Kegiatan usaha bercocoktanam merupakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai pengenalan dasar untuk pendidikan anak usia dini. Selama ini, penggunaan alat bercocoktanam dan media tanamnya masih belum optimal di Sekolah Islam Al-Yaqut. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah webinar (Aplikasi Zoom) dan di peragakan langsung dirumah masing-masing serta didampingi oleh kerabat dari para peserta, karena kegiatan ini berlangsung saat masih Pandemi Covid 19. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah implementasi usaha bercocoktanam tanpa lahan dengan memanfaatkan media tanam dan wadah/barang bekas. Pengabdian masyarakat ini menghasilkan luaran berupa sistematika bercocoktanam hingga menghasilkan usaha jual beli dari bibit yang tumbuh dengan baik dan panen buah/sayuran yang ditanam atau dimanfaatkan untukmemperbanyak jumlah tanaman tersebut.
Analisis Kadar SPF Formulasi Sediaan Serum Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) Menggunakan Spektrofotometer UV-VIS Rizki Yuniarti; Indriyanti Widyaratna; Anugerah Suciati; Anggun Mahirotul Nur Sholikah
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang terletak pada garis ekuator, sehingga mendapatkan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Paparan sinar matahari mengandung gelombang UVA dan UVB yang dapat memengaruhi kondisi kulit manusia. Salah satu kerusakan kulit akibat paparan berlebih sinar matahari ialah sunburn, di mana kulit mengalami iritasi, peradangan, nyeri, dan terasa panas. Kulit buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan untuk mencegah sunburn melalui penghambatan reaksi oksidasi dengan mengikat radikal bebas dan molekul reaktif. Kemampuan ini disebut Sun Protection Factor (SPF). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai SPF serum ekstrak kulit nanas dengan metode spektrofotometri UV-Vis dan mengevaluasi karakteristik mutu sediaan. Metode: Desain penelitian adalah eksperimental laboratoris. Empat variasi konsentrasi serum ekstrak kulit nanas dibuat: F0 (0%), F1 (1%), F2 (3%), dan F3 (5%). Pengujian meliputi uji efektivitas nilai SPF menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan uji mutu fisik (organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan stabilitas). Data dianalisis menggunakan SPSS One Way ANOVA dengan taraf signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil evaluasi karakteristik SPF serum ekstrak kulit nanas menunjukkan mutu sediaan memenuhi persyaratan uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas. Nilai SPF tertinggi diperoleh pada F2 (3%) sebesar 4,13 (kategori proteksi sedang), diikuti F3 (5%) sebesar 3,70 (proteksi minimal), F0 sebesar 1,61, dan F1 sebesar 1,39. Uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan konsentrasi ekstrak berpengaruh signifikan terhadap nilai SPF (p=0,027; α=0,05). Uji stabilitas belum memenuhi kriteria stabil setelah 3 siklus. Kesimpulan: Serum ekstrak kulit nanas memiliki potensi sebagai tabir surya alami dengan konsentrasi optimum 3% menghasilkan SPF 4,13 (kategori proteksi sedang). Diperlukan optimasi formula untuk meningkatkan stabilitas dan nilai SPF. Kata kunci: tabir surya; serum; kulit nanas; Ananas comosus; SPF; flavonoid; spektrofotometri UV-Vis