Sri Lestari Kartikawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS POLA ASUH DALAM UPAYA PENINGKATAN KEJARTUMBUH BALITA STUNTING Sri Lestari Kartikawati; Ninghayati Ninghayati; Antri Antri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.71 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i2.701

Abstract

Latar belakang: Sunting menggambarkan kondisi Kekurangan gizi kronis  dimana keadaan tubuh pendek atau sangat pendek hingga melampaui -2 SD di bawah median panjang berdasarkan usia. Indonesia merupakan negara ke tiga  di Asia  dengan prevalensi stunting pada tahun  2017   mencapai 36,4 persen. Tahun 2018 prevalensi stunting di Indonesia mencapai 30,8%. Dampak yang ditimbulkan adalah  gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak ; ancaman jangka panjang adalah anak lebih rentan terhadap penyakit di masa depan. Kejadian stunting harus diimbangi dengan upaya kejar tumbuh atau Cacth up growth sebelum usia mencapai pubertas. Upaya kejar tumbuh dapat dilakukan pola asuh yang baik.Tujuan : menganalisis pengaruh pola asuh terhadap peningkatan kejar tumbuh  pada anak balita stunting di wilayah puskesmas Sawahlega.Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan crosektional. Analisis dilakukan Paired T tes. Populasi balita  stunting di wilayah puskesmas Sawahlega dengan besar sampel 45.  Tehnik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling.Hasil: penelitian peningkatan kejartumbuh berdasarkan kenaikan berat badan dengan mean 1,9 kg  dan penambahan panjang badan  rata rata 4,2 cm. Uji pengaruh dengan menggunakan  Paired  T test tiga  variabel pola asuh yang meliputi pola makan, pola istirahat dan tidur serta pola aktifitas memiliki pengaruh terhadap upaya kejar tumbuh  dengan indikator peningkatan  berat badan dan panambahan panjang badan  dengan P value 0,05. Untuk pemanfaatan posyandu tidak memiliki pengaruh terhadap peningkatan berat badan dengan P value 0,05.Simpulan terdapat pengaruh pola asuh terhadap upaya peningkatan kejar tumbuh balita stunting. Upaya peningakatan pola asuh yang baik akan sangat mendukung upaya peningkatan kejar tumbuh balita stunting  .Kata kunci: Kejar tumbuh; pola asuh; Stunting Background: Stunting describes a condition of chronic undernutrition in which the stature is short or very short to exceed -2 SD below the median length for age. Indonesia is the third country in Asia with the prevalence of stunting in 2017 reaching 36.4 percent. In 2018 the prevalence of stunting in Indonesia reached 30.8%. The resulting impact is a disruption of child growth and development; the long-term threat is that the child is more susceptible to disease in the future. The incidence of stunting must be balanced with efforts to catch up on growth or Catch up growth before the age reaches puberty. Efforts to catch up with growth can be done by good parenting.Objective: to analyze the effect of parenting on increasing catch-up growth in stunting children under five in the Sawahlega Community Health Center.Method: This study uses a crossectional approach. Paired T-tests were analyzed. The population of children under five with stunting in the area of Sawahlega Health Center with a sample size of 45. The sampling technique used was simple random sampling.Results: the study of increased disease growth based on weight gain with a mean of 1.9 kg and an increase in average body length of 4.2 cm. The effect test used Paired T-test, three variables of parenting patterns including diet, rest and sleep patterns and activity patterns had an influence on the pursuit of growth with indicators of increasing body weight and body length gain with P-value 0.05. The use of posyandu has no effect on increasing body weight with a P value 0.05.conclusion: there is an effect of parenting on efforts to increase the catch-up growth of stunting toddlers. Efforts to improve good parenting will greatly support efforts to increase the catch-up growth of stunting toddlers.Keywords: Catch up growth; parenting; Stunting
Cegah Stunting melalui Optimalisasi Peranan Orang Tua dan Kreasi Cemilan Sehat Eki Pratidina; Sri Lestari Kartikawati; Denni Fransiska Helena Marpaung; Hendra Mahakam Putra; Myrna Anissaniwaty; Rahma Ziska
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.9449

Abstract

ABSTRAK Pemantauan status gizi pada anak merupakan salah satu kegiatan pemantauan yang dilakukan dalam rangka mengurangi permasalahan gizi di Indonesia. Masalah gizi masih menjadi pusat perhatian pemerintah Indonesia untuk mengakhiri segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 yang terlihat dalam rumusan Sustainable Development Goals (SDGs) serta menurut WHO (2016) termasuk capaian target internasional 2025 untuk menurunkan angka stunting dan wasting pada balita. Presentase wasting (kurang gizi) pada balita di RW 3 Cibiru Hilir dibandingkan dengan RW lainnya termasuk daerah yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena angkanya masih lebih tinggi. Penyebab lain kejadian wasting dan stunting secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola asuh ibu terhadap balitanya. Orangtua harus menyesuaikan pola asuh anak dan memperhatikan tumbuh kembang anak di tengah pandemik COVID-19. Pentingnya pengembangan pola asuh pada balita yang disesuaikan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua seperti perilaku mencuci tangan pakai sabun, pembiasaan makan makanan rumah yang sehat diolah dengan baik dan bervariasi di rumah. Variasi makanan yang disajikan di rumah dapat menjadi daya tarik anak untuk mau makan dan meningkatkan nafsu makan anak, sehingga diharapkan berat badan anak tidak mengalami penurunan. Pola asuh ibu memiliki peran dalam kejadian wasting dan stunting pada balita karena asupan makanan sepenuhnya diatur oleh ibu. Masalah wasting pada balita menggambarkan adanya kekurangan gizi yang dialami balita dalam waktu yang relative singkat dan baru. Kondisi balita wasting dapat terjadi karena dipengaruhi oleh adanya riwayat penyakit infeksi dan ketersediaan pangan tingkat rumah tangga, sedangkan masalah stunting biasanya terjadi akibat dampak gagal tumbuh pada periode sebelumnya. Rendahnya TB/U menggambarkan pendek (shortness) dimana outcome dari proses ini adalah stunting. Kata Kunci: Cemilan Sehat, Peran Orang Tua, Stunting  ABSTRACT Monitoring the nutritional status of children is one of the monitoring activities carried out to reduce nutritional problems in Indonesia. Nutrition problems are still the center of attention of the Indonesian government to end all forms of malnutrition by 2030 as seen in the formulation of Sustainable Development Goals (SDGs) and according to who (2016) including the achievement of the international target of 2025 to reduce stunting and wasting in toddlers. The percentage of wasting (malnourished) in toddlers in RW 3 Cibiru Downstream compared to other RWs including areas that need special attention because the numbers are still higher. Other causes of wasting and stunting are indirectly influenced by the parenting pattern of mothers towards their toddlers. Parents must adjust their parenting patterns and pay attention to the growth and development of children amid the COVID-19 pandemic. The importance of developing parenting patterns in toddlers that are adjusted to the New Habits Adaptation (AKB) is something that parents need to pay attention to such behaviors as hand washing with soap, and healthy eating habits of home food that is well processed and varied at home. Variations in the food served at home can be an attraction for children to want to eat and increase children's appetite, so it is expected that children do not lose weight. Maternal parenting has a role in the incidence of wasting and stunting in toddlers because food intake is fully regulated by the mother. The problem of wasting in toddlers illustrates the malnutrition experienced by toddlers in a relatively short time and new. The condition of wasting toddlers can occur because it is influenced by the history of infectious diseases and household-level food availability while stunting usually occurs due to the impact of failing to grow in the previous period. The low TB/U describes shortness where the outcome of this process is stunting. Keywords: Healthy Snacks, Role of Parents, Stunting