Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Temuan Audit Terhadap Tingkat Korupsi Pemerintah Daerah Salwah Dwita Apriastanti; Tituk Diah Widajantie
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 13 No. 02 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v13i02.45357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh temuan audit atas sistem pengendalian internal dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan terhadap tingkat korupsi pada Pemerintah Daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu pemerintah Provinsi di Indonesia periode 2018-2020, dengan Teknik sampling jenuh atau sensus didapatkan semua populasi menjadi sampel penelitian, yaitu 102 sampel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis regresi Linier Berganda, dengan menggunakan software IMB SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Temuan Audit atas SPI dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan memiliki pengaruh terhadap tingkat korupsi.
Pengembangan Kewirausahaan Pasca Pandemi melalui Perancangan Desain Kemasan yang Efektif Tituk Diah Widajantie; Sofie Yunida Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SENSASI
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/sensasi.v2i1.58

Abstract

Abstrak. Pandemi mengakibatkan pola pikir masyarakat dalam mengkonsumsi produk mulai berubah. Selain itu, pandemi juga berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi. Para pelaku UMKM harus memiliki strategi yang tepat agar tetap dapat bertahan pasca terjadinya pandemi. Jenis UMKM sendiri beraneka ragam, jenis UMKM yang berbeda tentunya membutuhkan stratetgi dan perancangan produk yang berbeda. Isu kesehatan merupakan hal yang tidak dapat terhindarkan apabila membahas pandemi. Para pelaku UMKM apabila akan merancang desain produknya setlah ada pandemi harus turut mempertimbangkan dan mencantumkan informasi yang berkaitan dengan kesehatan, baik produk tersebut dijual dan dikemas secara higienis maupun penjual yang menjual telah terbukti kesehatannya, sehingga diperlukan adanya pemahaman dari para pelaku UMKM khususnya UMKM yang bergerak dibidang kuliner terkait strategi pengembangan kewirausahaannya melalui perancangan desain kemasan yang efektif pasca pandemi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam bentuk penyuluhan perancangan desain kemasan yang mana kegiatan ini dihadiri 27 orang pelaku UMKM yang bergerak pada bidang kuliner dan dilaksanakan pada pada hari Selasa, 29 Maret 2022 selama 120 menit sejak pukul 09.00 – 11.00 WIB yang berlokasikan di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Surabaya Selatan.
PENGARUH PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH, DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA KEDIRI TAHUN 2010-2024 Athalia Ramadhani Afandi; Tituk Diah Widajantie
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.542

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengkaji pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri pada periode 2010–2024. Latar belakang penelitian didasari oleh adanya ketidaksesuaian antara fluktuasi pertumbuhan ekonomi dengan perubahan komponen fiskal daerah. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda, serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama ketiga variabel, yaitu pajak daerah, retribusi daerah, dan belanja modal, memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, secara individu, retribusi daerah berpengaruh negatif dan signifikan, sementara belanja modal memberikan pengaruh positif dan signifikan. Di sisi lain, pajak daerah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan kebijakan fiskal daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh besarnya penerimaan, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan serta ketepatan dalam pengalokasian belanja daerah.