Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT LAYANAN INKUBATOR BISNIS DENGAN SINERGI BALANCE SCORECARD DAN STRATEGI BISNIS SUN TZU Mutiara Eka Puspita; Matsuani Matsuani
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol 27, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.508 KB) | DOI: 10.35760/eb.2022.v27i2.3318

Abstract

Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia melaporkan peningkatan jumlah inkubator bisnis mencapai 150 inkubator di tahun 2019. Peningkatan jumlah yang signifikan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas inkubator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis layanan inkubator apa saja yang harus diperbaiki sesuai keinginan tenant sebagai pengguna serta membandingkannya dengan karakteristik teknis yang harus dimiliki oleh sebuah lembaga inkubator. Penelitian menggunakan mix method research dengan sequential explanatory menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Formulasi strategi QFD dikombinasikan dengan Balance Score Card (BSC) dan strategi Sun Tzu’s. BSC berada pada sumbu vertikal untuk mengetahui layanan apa yang diinginkan tenant dan bagaimana kepuasannya. Pada sumbu horizontal strategi Sun-Tzu’s digunakan untuk menjawab bagaimana inkubator memenuhi keinginan tersebut. Diperoleh lima layanan inkubator yang perlu diperbaiki yaitu tersedianya mentoring yang bermutu (31,2%), tersedianya akses ke network inkubator yang memiliki peluang kerjasama (30,4%), tersedianya SDM dan pendamping yang handal dan tersertifikasi (30,4%), tersedianya layanan pemasaran yang membantu tenant (30,16%), tersedianya akses ke angel investor/Venture Capital (29,84%). Lima prioritas perbaikan yang harus dilakukan inkubator adalah menyusun business dan action plan inkubator bisnis (12,423%), evaluasi terhadap kinerja inkubator bisnis (11,660%), melaksanakan kegiatan operasional inkubasi (11,439%), penetapan kebijakan (policy) dan Sistem Operasional Prosedur (SOP) pekerjaan inkubator (11,424%), melakukan kegiatan promosi inkubator bisnis (9,774%).
Sosialisasi pemahaman mengelola limbah sayuran menjadi pupuk guna mewujudkan konsep smart village Desa Ciputri Kabupaten Cianjur Refranisa Refranisa; Dwita Suastiyanti; Matsuani Matsuani; Heru Irianto
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2942

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Smart Village yang diselenggarakan oleh LLDikti Wilayah 3 bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam gerak kolaboratif. Permasalahan utama yang ditemukan di lokasi kegiatan adalah adanya timbunan limbah sayuran yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan desa. Menanggapi permasalahan tersebut, tim PkM Institut Teknologi Indonesia berkontribusi dalam tema smart environment dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan limbah sayuran menjadi pupuk kompos sebagai upaya mendukung terwujudnya konsep Smart Village di Desa Ciputri. Tujuan kegiatan ini adalah terciptanya teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik masyarakat desa dalam kerangka model Smart Village, dengan melibatkan peran aktif karang taruna sebagai penggerak utama. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei awal, focus group discussion (FGD), pengembangan materi, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah, serta kemampuan warga dalam mengimplementasikan pengelolaan sampah secara mandiri. Diharapkan limbah sayuran yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai guna dan potensi nilai ekonomi bagi masyarakat desa.