Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Dan Pengembangan Minat Berwirausaha Bagi Kelompok Masyarakat Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Mada Adi Wibowo; Syahraz Risang Rzi Kusumo; Lisa Lailatul Qusna
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2196

Abstract

Desa Doplang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Desa Doplang memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan jalur penghubung antarkota dan pusat kegiatan ekonomi di Kecamatan Bawen. Kondisi ini memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, baik di bidang perdagangan, jasa, kuliner, maupun usaha mikro berbasis potensi lokal.Rendahnya minat berwirausaha tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mengenai kewirausahaan. Faktor kedua adalah adanya rasa takut gagal yang cukup tinggi.Metode pengabdian yang telah dilakukan Adalah : Tahap Persiapan yaitu observasi (bertemu dengan calon pelaku UMKM). Pada tahap ini dilakukan berbagai kegiatan antara lain : observasi lokasi, bertemu dengan calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Selanjutnya adalah pendampingan. Setelah selesai tahap persiapan maka diberikan pelatihan dengan memberikan beberapa materi yang meliputi :  evaluasi dan diskusi terhadap calon pelaku UMKM untuk berbagai usaha yang ada dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Hasil dari PPM (Pengabdian pada Masyarakat) ini Adalah membangun minat berwirausaha kepada calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Kegiatan PPM ini dilakukan karena banyak kelompok Masyarakat khususnya warga dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang belum berani mengambil resiko dan mencoba profesi wirausaha.
Pelatihan Dan Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual Pada Usaha Frozen Food Yasaka 57 Di Sidorejo Kidul, Kec. Tingkir, Kota Salatiga Erna Sudarmawanti; Fudji Sri Mar’ati; Mada Adi Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.780

Abstract

This community service program partners with SMEs, namely the Yasaka 57 Frozen Food Business, located in Sidorejo Kidul Village, Tingkir District, Salatiga City. The frozen food business uses cassava as the basic ingredient with various processed products. SMEs play a very large role in advancing the Indonesian economy so that SMEs become an alternative provider of employment with various innovations produced and can reduce existing unemployment. The problem found is to classify fixed and variable costs and does not know what costs are included in overhead costs. The solution has been done is to provide literacy about the cost of production at the Yasaka 57 SMEs, Providing training and assistance in the utilization of production cost calculation, Providing training and assistance in production cost calculation and Providing training and assistance in production cost reporting. The implementation method is by means of intensive assistance and guidance with the stages (Planning, Implementation and Evaluation) the last is the result of the service, SMEs has been able to calculate the cost of production by means of inaccurate calculations into more accurate calculations according to cost accounting science and the Owner of Yasaka 57 Frozen Food SMEs in compiling production cost reports more accurately.
Pelatihan Dan Pengembangan Minat Berwirausaha Bagi Kelompok Masyarakat Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Mada Adi Wibowo; Syahraz Risang Rzi Kusumo; Lisa Lailatul Qusna
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2196

Abstract

Desa Doplang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Desa Doplang memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan jalur penghubung antarkota dan pusat kegiatan ekonomi di Kecamatan Bawen. Kondisi ini memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, baik di bidang perdagangan, jasa, kuliner, maupun usaha mikro berbasis potensi lokal.Rendahnya minat berwirausaha tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mengenai kewirausahaan. Faktor kedua adalah adanya rasa takut gagal yang cukup tinggi.Metode pengabdian yang telah dilakukan Adalah : Tahap Persiapan yaitu observasi (bertemu dengan calon pelaku UMKM). Pada tahap ini dilakukan berbagai kegiatan antara lain : observasi lokasi, bertemu dengan calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Selanjutnya adalah pendampingan. Setelah selesai tahap persiapan maka diberikan pelatihan dengan memberikan beberapa materi yang meliputi :  evaluasi dan diskusi terhadap calon pelaku UMKM untuk berbagai usaha yang ada dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Hasil dari PPM (Pengabdian pada Masyarakat) ini Adalah membangun minat berwirausaha kepada calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Kegiatan PPM ini dilakukan karena banyak kelompok Masyarakat khususnya warga dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang belum berani mengambil resiko dan mencoba profesi wirausaha.