Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BULUKUMBA TAHUN 2019 Satriani Satriani
Biolearning Journal Vol 7 No 1 (2020): Biolearning Journal (Februari 2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.547 KB) | DOI: 10.36232/jurnalbiolearning.v7i1.506

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai perbandingan model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 14 Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasy-eksperimen). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 14 Bulukumba dengan jumlah 59 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes berbentuk pilihan ganda sejumlah 25 nomor. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakanan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yang diperoleh adalah hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata 84,5 dan hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dalam kategori sedang dengan skor rata-rata 80,0. Hasil perhitungan uji t diperoleh nilai thitung yaitu thitung 2,77>ttabel 2,024, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 14 Bulukumba, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.
Hubungan Keterampilan Proses Sains dengan Praktikum ditinjau dari Hasil Belajar Peserta didik SMA Negeri 19 Makassar Satriani Satriani; Nursaida Hardiyanti
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpb.v9i3.21196

Abstract

Pembelajaran Biologi memiliki peran penting dalam mengembangkan kompetensi peserta didik dengan menekankan pembelajaran langsung atau pengalaman nyata melalui pelaksanaan praktikum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterampilan proses sains dengan praktikum ditinjau dari hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 19 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex post facto bersifat korelasional. Sampel penelitian berjumlah 64 peserta didik dipilih secara purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pelaksanaan praktikum dan keterampilan proses sains, dokumentasi dengan menghimpung semua hasil belajar peserta didik tahun ajaran 2019/2020. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson dan analisis jalur (path). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis inferensial menggunakan aplikasi computer SPSS versi 20. Diperoleh nilai sig. 0.000 < 0.05 dan nilai R Square menunjukkan angka 0,535 yang artinya pelaksanaan praktikum memiliki pengaruh hubungan sebesar 53,5% dengan keterampilan proses sains jika ditinjau dari hasil belajar peserta didik.
Analisis Kandungan Zat Gizi dan Asupan Zat Gizi Santri serta Status Gizi Santri MA. Sultan Hasanuddin Pattunggalengang-Limbung Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Tauhidah Bachtiar; Satriani Satriani; Nursaidah Hardiyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111244542022

Abstract

Kesehatan seseorang dipengaruhi oleh bagaimana mereka menjaga pola asupan gizi yang dikonsumsi sehari-hari, semakin baik kualitas zat gizi seseorang maka semakin baik pula status gizinya. Tubuh memerlukan zat gizi yang lengkap untuk menjalankan aktivitas, pada umumnya diketahui bahwa zat gizi digolongkan dalam dua jenis yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kandungan dan asupan zat gizi santri di MA. Sultan Hasanuddin serta untuk mengukur status gizi santri MA. Sultan Hasanuddin. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat observasional dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross sectional study merupakan desain penelitian yang dimaksudkan untuk melakukan identifikasi variabel kandungan zat gizi dan asupan zat gizi santri serta status gizi santri pada waktu yang bersamaan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kandungan zat gizi, asupan zat gizi santri dan status gizi santri. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer dan sekunder, data primer meliputi kandungan dan asupan zat gizi (jenis dan tingkat konsumsi) serta status gizi dengan cara antropometri. Sampel penelitian dipilih secara random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai kandungan dan asupan zat gizi makro dan mikro di MA. Sultan Hasanuddin pada umumnya tidak mencukupi standar kebutuhan AKG. Adapun hasil analisis status gizi berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) santri MA. Sultan Hasanuddin dapat dikatakan baik karena jumlah persentasi santri yang memiliki status gizi baik adalah sebesar 58,82 %
Pengaruh Model Discovery Learning dengan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa S. Satriani; Tauhidah Bachtiar; Mery Hariratul Jannah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat101227682021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII MTs Pesantren Al Qamar Kab.Takalar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperimen). Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas dengan masing-masing kelas berjumlah 20 siswa. Analisis data menggunakan uji analisis kovarian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis inferensial menggunakan aplikasi komputer SPSS versi 20.0 for windows.  Hasil analisis uji anacova pada nilai intercept menunjukkan nilai konstanta dengan signifikansi 0,000 < 0,05, artinya pretest dan model pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan secara simultan berbeda dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar. Nilai signifikansi kemampuan awal (pretest) menunjukkan 0,235 > 0,05 artinya kemampuan awal tidak signifikan terhadap motivasi belajar dengan dampak perlakuan 3,8 persen dan 0,029 < 0,05 artinya kemampuan awal signifikan memiliki dampak terhadap hasil belajar 12,3 persen. Model pembelajaran menunjukkan nilai signifikansi 0,006 < 0,05 terhadap motivasi belajar dan 0,029 < 0,05 terhadap hasil belajar, artinya model pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang berbeda pada setiap sampel penelitian memiliki perbedaan yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dengan dampak perlakuan masing-masing variable 19,0 persen dan 12,3 persen.Kata kunci: Discovery Learning, Motivasi, Hasil belajar.         The purpose of this study was to determine the effect of the Discovery Learning learning model by utilizing the environment as a learning resource on the motivation and learning outcomes of seventh grade students at MTs Pesantren Al Qamar Kab. Takalar. This type of research is a quasi-experimental research (quasi-experimental). The research sample was selected using a purposive sampling technique as many as 2 classes with 20 students in each class. Data analysis used covariance analysis test. The data obtained were analyzed descriptively and inferential analysis using the computer application SPSS version 20.0 for windows. The results of the analysis of the anacova test on the intercept value showed a constant value with a significance of 0.000 <0.05, meaning that the pretest and the learning model using the environment simultaneously had different impacts on motivation and learning outcomes. The significance value of the initial ability (pretest) shows 0.235 > 0.05, meaning that the initial ability is not significant on learning motivation with the impact of treatment at 3.8 percent and 0.029 <0.05, meaning that the initial ability has a significant impact on learning outcomes 12.3 percent. The learning model shows a significance value of 0.006 <0.05 on learning motivation and 0.029 <0.05 on learning outcomes, meaning that learning models using different learning resources in each research sample have significant differences on student motivation and learning outcomes with the impact of each treatment. -each variable is 19.0 percent and 12.3 percent.Keywords: Discovery learning, motivation, Learning result.
Analisis Kandungan Zat Gizi dan Asupan Zat Gizi Santri serta Status Gizi Santri MA. Sultan Hasanuddin Pattunggalengang-Limbung Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Tauhidah Bachtiar; Satriani Satriani; Nursaidah Hardiyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111244542022

Abstract

Kesehatan seseorang dipengaruhi oleh bagaimana mereka menjaga pola asupan gizi yang dikonsumsi sehari-hari, semakin baik kualitas zat gizi seseorang maka semakin baik pula status gizinya. Tubuh memerlukan zat gizi yang lengkap untuk menjalankan aktivitas, pada umumnya diketahui bahwa zat gizi digolongkan dalam dua jenis yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kandungan dan asupan zat gizi santri di MA. Sultan Hasanuddin serta untuk mengukur status gizi santri MA. Sultan Hasanuddin. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat observasional dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross sectional study merupakan desain penelitian yang dimaksudkan untuk melakukan identifikasi variabel kandungan zat gizi dan asupan zat gizi santri serta status gizi santri pada waktu yang bersamaan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kandungan zat gizi, asupan zat gizi santri dan status gizi santri. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer dan sekunder, data primer meliputi kandungan dan asupan zat gizi (jenis dan tingkat konsumsi) serta status gizi dengan cara antropometri. Sampel penelitian dipilih secara random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai kandungan dan asupan zat gizi makro dan mikro di MA. Sultan Hasanuddin pada umumnya tidak mencukupi standar kebutuhan AKG. Adapun hasil analisis status gizi berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) santri MA. Sultan Hasanuddin dapat dikatakan baik karena jumlah persentasi santri yang memiliki status gizi baik adalah sebesar 58,82 %
Pengaruh Model Discovery Learning dengan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa S. Satriani; Tauhidah Bachtiar; Mery Hariratul Jannah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat101227682021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII MTs Pesantren Al Qamar Kab.Takalar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi eksperimen). Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 2 kelas dengan masing-masing kelas berjumlah 20 siswa. Analisis data menggunakan uji analisis kovarian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis inferensial menggunakan aplikasi komputer SPSS versi 20.0 for windows.  Hasil analisis uji anacova pada nilai intercept menunjukkan nilai konstanta dengan signifikansi 0,000 < 0,05, artinya pretest dan model pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan secara simultan berbeda dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar. Nilai signifikansi kemampuan awal (pretest) menunjukkan 0,235 > 0,05 artinya kemampuan awal tidak signifikan terhadap motivasi belajar dengan dampak perlakuan 3,8 persen dan 0,029 < 0,05 artinya kemampuan awal signifikan memiliki dampak terhadap hasil belajar 12,3 persen. Model pembelajaran menunjukkan nilai signifikansi 0,006 < 0,05 terhadap motivasi belajar dan 0,029 < 0,05 terhadap hasil belajar, artinya model pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang berbeda pada setiap sampel penelitian memiliki perbedaan yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dengan dampak perlakuan masing-masing variable 19,0 persen dan 12,3 persen.Kata kunci: Discovery Learning, Motivasi, Hasil belajar.         The purpose of this study was to determine the effect of the Discovery Learning learning model by utilizing the environment as a learning resource on the motivation and learning outcomes of seventh grade students at MTs Pesantren Al Qamar Kab. Takalar. This type of research is a quasi-experimental research (quasi-experimental). The research sample was selected using a purposive sampling technique as many as 2 classes with 20 students in each class. Data analysis used covariance analysis test. The data obtained were analyzed descriptively and inferential analysis using the computer application SPSS version 20.0 for windows. The results of the analysis of the anacova test on the intercept value showed a constant value with a significance of 0.000 <0.05, meaning that the pretest and the learning model using the environment simultaneously had different impacts on motivation and learning outcomes. The significance value of the initial ability (pretest) shows 0.235 > 0.05, meaning that the initial ability is not significant on learning motivation with the impact of treatment at 3.8 percent and 0.029 <0.05, meaning that the initial ability has a significant impact on learning outcomes 12.3 percent. The learning model shows a significance value of 0.006 <0.05 on learning motivation and 0.029 <0.05 on learning outcomes, meaning that learning models using different learning resources in each research sample have significant differences on student motivation and learning outcomes with the impact of each treatment. -each variable is 19.0 percent and 12.3 percent.Keywords: Discovery learning, motivation, Learning result.
PENGARUH PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Satriani Satriani
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.567 KB) | DOI: 10.37478/jpm.v3i2.1746

Abstract

Indonesia is one of the countries that has an impact on the occurrence of the COVID-19 pandemic. Aspects of life are also disrupted because this has no impact on the education aspect.. As a result, learning in schools, which were usually done offline, is now being done online. However, since July 2021 through a decree from the Minister of Education and Culture, limited face-to-face learning (PTM) has been implemented. This study aims to determine the effect of the implementation of contextual-based limited face-to-face learning on Biology learning on the learning outcomes of students in class X IPA MA Pest Al Qamar. This research uses ex post facto research. Data collection techniques using questionnaires to see the implementation of contextual-based face-to-face learning and documentation to see student learning outcomes. The results obtained are the implementation of contextual-based limited face-to-face learning has been carried out very well with an average score of 3.69, and student learning outcomes are in the good category with an average score of 3.14. The results of statistical correlation analysis obtained the value of r2 of 0.446 or 44.6%. Based on these results, it can be concluded that there is an effect of implementing contextual-based limited face-to-face learning with biology learning outcomes for Class X IPA MA Pest Al Qamar.