Mela Aziza
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MODUL ELEKTRONIK AUDIOVISUAL DALAM MENGAJARKAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN NILAI-NILAI AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mela Aziza
EDUTECH Vol 21, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.46347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan modul elektronik audiovisual dalam Mengajarkan konsep penjumlahan dan Nilai-nilai Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunaan sampel penelitian peserta didik kelas 2A Madrasah Ibtidaiyah, pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan untuk mangamati pengguna modul elektronik ini adalah kualitatif deskriptif. Langkah-langkah penelitian ini adalah merancang produk kemudian produk divalidasi oleh 3 orang ahli materi, 1 orang ahli Bahasa dan 1 orang ahli media, dari proses validasi didapatlah hasil rata-rata untuk materi 1 dengan nilai 4,67, materi 2 dengan nilai 4,82, ahli materi 3 dengan nilai 4,91,kelayakan Bahasa dalam modul elektronik dengan nilai 4,25, ahli Media dengan nilai 4,77. Maka dari diperoleh kesimpulan berdasarkan rata-rata jumlah semua di dapat nilai 4,68 yang berarti sangat valid dan layak digunakan. Setelah dinyatakan valid peneliti selanjutnya mengamati proses penggunakan yang diperoleh hasil bahwa pendidik terbantu oleh adanya modul elektronik ini dan peserta didik menjadi termotivasi belajar operasi hitung penjumlahan karena tampilan yang menarik dan contoh juga materi yang disajikan dalam bentuk videoThe purpose of this study was to find out how to use audiovisual electronic modules in teaching the concept of addition and moral values at Madrasah Ibtidaiyah. This study used a research sample of students of class 2A Madrasah Ibtidaiyah, sampling using purposive sampling method. The research method used to observe the users of this electronic module is descriptive qualitative. The steps of this research are to design a product and then the product is validated by 3 material experts, 1 language expert and 1 media expert, from the validation process the average results obtained for material 1 with a value of 4.67, material 2 with a value of 4, 82, material expert 3 with a score of 4.91, language feasibility in electronic modules with a value of 4.25, media expert with a value of 4.77. So from the conclusions obtained based on the average number of all in the value of 4.68 which means it is very valid and feasible to use. After being declared valid, the researchers then observed the process of using it, which resulted in the results that educators were helped by the existence of this electronic module and students became motivated to learn addition arithmetic operations because of the attractive appearance and examples of material presented in video form.
Petunjuk Praktikum Elektronik Aljabar Linear Berbasis Nilai-nilai Kesilaman Berbantuan Wolfram Mathematica Mela Aziza; Asmara Yumarni
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i1.19851

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan dan pengujian kelayakan petunjuk praktikum elektronik Aljabar Linear berbasis nilai-nilai keislaman berbantuan Wolfram Mathematica. Tahap pengembangan yang dilakukan menggunakan pengembangan model Plomp namun dibatasi hanya sampai empat fase yaitu fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi, dan fase tes, evaluasi dan revisi.  Setelah dilakukan analsisis masalah dan kebutuhan serta dilakukan pengembangan, petunjuk praktikum diuji kelayakannya kepada lima ahli (ahli materi, bahasa, dan media). Dari uji kelayakan ini diperoleh data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kualitatif menunjukkan bahwa ada perubahan kategori kelayakan sebelum dan sesudah revisi prototype petunjuk praktikum yaitu dari kategori Layak menjadi Sangat Layak. Sedangkan dari data kualitatif, dilakukan sepuluh bagian revisi terhadap petunjuk praktikum sehingga dihasilkan produk Akhir yang bisa diakses secara offline maupun online.