Asmara Yumarni
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Petunjuk Praktikum Elektronik Aljabar Linear Berbasis Nilai-nilai Kesilaman Berbantuan Wolfram Mathematica Mela Aziza; Asmara Yumarni
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i1.19851

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan dan pengujian kelayakan petunjuk praktikum elektronik Aljabar Linear berbasis nilai-nilai keislaman berbantuan Wolfram Mathematica. Tahap pengembangan yang dilakukan menggunakan pengembangan model Plomp namun dibatasi hanya sampai empat fase yaitu fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi, dan fase tes, evaluasi dan revisi.  Setelah dilakukan analsisis masalah dan kebutuhan serta dilakukan pengembangan, petunjuk praktikum diuji kelayakannya kepada lima ahli (ahli materi, bahasa, dan media). Dari uji kelayakan ini diperoleh data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kualitatif menunjukkan bahwa ada perubahan kategori kelayakan sebelum dan sesudah revisi prototype petunjuk praktikum yaitu dari kategori Layak menjadi Sangat Layak. Sedangkan dari data kualitatif, dilakukan sepuluh bagian revisi terhadap petunjuk praktikum sehingga dihasilkan produk Akhir yang bisa diakses secara offline maupun online.
Pancasila Student' Profile Project in Overcoming Characters Decadency in The Disruption Era Mindani Mindani; Nova Asvio; Asmara Yumarni
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i1.8421

Abstract

Pancasila Student Profile Strengthening Project, known as P5, is a new solution to build valuable students' characters. This study analyzes how P5 was implemented in schools to conquer character decadency in the disruptive era. This study used a qualitative research design to collect the data and a triangulation test to validate the data. The research data was collected in three elementary schools in Bengkulu City. The findings indicate that P5 is running well at the sample schools by looking at several indicators, such as the policy, program, and implementation of P5. Based on the data, the schools accepted and implemented P5 to swamped character decadence in the period of disruption well, allowing it to be socialized and applied as needed. However, every school has successfully utilized P5 techniques to overthrow character decadence in the disruptive era. Despite the challenges and limitations associated with its implementation, the principal has the ability to mitigate these issues. The principal and educators hope the school can best apply P5 to combating character decadence in the disruptive period, making it more advantageous for the larger community.
Pengaruh Teknik Scramble Terhadap Hasil Belajar Membaca Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV MI Terpadu Mutiara Assyifa Kota Bengkulu Lozita Fitriani; Asmara Yumarni; Dina Putri Juni Astuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3473

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efektivitas pembelajaran campuran dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas empat di MI Terpadu Mutiara Assyifa, Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain observasional kuantitatif dua puluh satu siswa dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Validitas dan reliabilitas kuesioner penelitian ditemukan baik koefisien alpha Cronbach sebesar 0,592 yang menunjukkan reliabilitas tinggi. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam skor rata-rata kelompok eksperimen dari 65 menjadi 85 (selisih 20 poin) sementara skor rata-rata kelompok kontrol meningkat dari 65 menjadi 70 (selisih 5 poin). Uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan hubungan antara variabel bersifat linear. Analisis regresi linear menghasilkan persamaan berikut:Y = 68,585 + 0,396 + 0,447 + eHasil uji-t menunjukkan nilai t sebesar 1,968 taraf signifikansi 0,065 (<0,05) yang berarti bahwa metode campuran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemajuan pembelajaran membaca pemahaman.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGKAL HOAKS DAN RADIKALISME DI KALANGAN REMAJA Dwi Rizki Rahmadani; Intan Najma Pratiwi; Yolanda Mardianti; Bambang Irawan; Asmara Yumarni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10529

Abstract

This study discusses the increasing vulnerability of adolescents to hoaxes and radical ideologies along with the rapid development of digital media. The study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam/PAI) in countering hoaxes and radicalism among adolescents. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with Islamic Religious Education teachers and secondary school students, classroom observations, and documentation studies including syllabi and lesson plans. The findings indicate that Islamic Religious Education plays an important role in shaping moderate religious attitudes, fostering critical thinking skills, and increasing students’ awareness in responding to religious information. Through the internalization of religious moderation values, the principle of tabayyun, and contextual learning approaches, students become more selective and responsible in receiving and disseminating information. Therefore, Islamic Religious Education has strategic potential as a means of preventing hoaxes and radicalism in the digital era.
Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu: Penelitian Pardi Pardi; Zakiyah Ilmi Zahri; Hanif Tuflihun Ngaban; Sutrian Efendi; Asmara Yumarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 serta meningkatkan motivasi belajar siswa yang cenderung menurun akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan berbagai media digital seperti video pembelajaran Islami, PowerPoint interaktif, YouTube edukasi, Google Classroom, Google Form, dan aplikasi Quizizz dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pemanfaatan media digital mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya kehadiran siswa, partisipasi dalam diskusi, antusiasme dalam mengerjakan tugas, serta rasa ingin tahu terhadap materi pembelajaran. Faktor pendukung pemanfaatan media digital meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, dan antusiasme siswa terhadap teknologi. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan perangkat digital, gangguan jaringan internet, perbedaan kemampuan literasi digital siswa, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan media digital terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 18 Kota Bengkulu.
Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Etnomatematika terhadap Kemampuan Representasi Matematis pada Materi Geometri Kelas VII MTs Negeri 02 Bengkulu Utara Nabila Isnaini; Asmara Yumarni; Poni Saltifa
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 6 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v6i2.1737

Abstract

The purpose of this study was to determine whether realistic mathematics learning based on ethnomathematics on geometry material could improve the mathematical representation ability of seventh grade students at MTs Negeri 2 Bengkulu Utara. The benefit of this study was to motivate students in mathematics learning so that it could. improve students' representation ability. This type of research is a quantitative quasi experimental design with a research approach. Data collection techniques were carried out with essay tests (pretest and posttest) and documentation. Data collection tools were in the form of essay questions. The results of the students' mathematical representation ability test obtained an N-Gain score of 0.687 <0.7, so the distribution of N-Gain scores was included in the moderate category and the interpretation of the effectiveness of N-Gain scores of 68.70 <70, so it was included in the quite effective category. Based on the results of the Independent Sample T-Test, the results were 0.01 (sig, 2-tailed), and this value was smaller than the significance level of 0.05. So the hypothesis proposed Ho is rejected and Ha is accepted, so that the increase in students' mathematical representation abilities with the realistic mathematics method based on ethnomathematics is better than students who learn with ordinary learning, and it can be concluded that realistic mathematics learning based on ethnomathematics is effective to be applied in the learning process.
BENTUK-BENTUK GAYA BAHASA SATIRE DALAM MONOLOG AWAL ACARA TELEVISI MEET LIVE METRO TV Rince Novalika; Meddyan Heriadi; Asmara Yumarni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16215

Abstract

satirical language styles in television media as a means of social and political criticism packaged through humor, irony, and satire. The opening monologue of the Meet Live Metro TV program is interesting to study because it contains various criticisms of social and political phenomena developing in society. This study aims to describe the forms of satirical language styles used in the opening monologue of the Meet Live Metro TV program and analyze the relationship between satirical speech and the social and political realities that are the targets of criticism. The study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data are in the form of speech in the opening monologue of several Meet Live Metro TV episodes that contain satirical elements. Data were collected through observation, documentation, listening, and note-taking techniques, then analyzed using Northrop Frye's satire theory through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the opening monologue of the program utilizes various forms of satirical language styles, namely ironic satire, sarcasm satire, parody satire, hyperbolic satire, cynicism satire, and socio-political satire. The most dominant form of satire is used to criticize government policies, corruption, social inequality, infrastructure, and various other public issues. Furthermore, it was found that satirical discourse has a strong connection to current social and political realities in society. Through humor and satire, criticism is delivered in a more engaging and easily accepted manner by viewers. Thus, the opening monologue of Meet Live Metro TV serves not only as entertainment but also as a medium for social criticism that can raise public awareness and critical thinking. Keywords: style, satire, opening monologue, social criticism, Meet Live Metro TV.
Implementasi Pendidikan Karakter Religius Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu: Penelitian Asmara Yumarni; Hamdan Effendi; Whenci Rahma Nengsih; Selta Sari; Maulia Dwi Sentia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap perilaku peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter religius dilakukan melalui integrasi nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran, pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, serta budaya sekolah yang religius. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, dukungan kepala sekolah, dan keterlibatan orang tua. Adapun faktor penghambat berupa pengaruh lingkungan sosial, penggunaan media digital yang kurang terkontrol, serta rendahnya kesadaran sebagian peserta didik. Implementasi pendidikan karakter religius memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan sikap toleransi peserta didik.