Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN PADA TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN DALAM JABATAN (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 878k/Pid.Sus/2016) Oktavia Anggraini
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, April 2022
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oktavia Anggraini, Bambang Sugiri, Milda Istiqomah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: e.oktaviaanggraini@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 878K/PID.SUS/2016 yang memutus perkara tindak pidana korupsi pemerasan dalam jabatan menurut Pasal 12e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU 20/2001) dan menginterpretasi makna frasa “menyalahgunakan kekuasaan” dalam konstruksi Pasal 12e. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Teknik analisis bahan hukum menggunakan teknik analisis deskriptif analitis, interpretasi sistematis, dan interpretasi gramatikal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 878K/PID.SUS/2016 yang memutus bebas terdakwa dari dakwaan atas Pasal 12e sudah tepat, karena substansi perkara bukan merupakan tindak pidana korupsi pemerasan dalam jabatan melainkan pemalsuan surat dan penipuan. Selanjutnya dimaknai menyalahgunakan kekuasaan pada tindak pidana korupsi, bila seseorang menggunakan kekuasaan atau kewenangan yang melekat pada jabatan secara salah atau menyimpang dari tata laksana sebagaimana mestinya, sebagai halnya diatur dalam perundang-undangan, petunjuk kerja, instruksi dinas, serta kebiasaan serta bertentangan dengan maksud dan tujuan dari diberikannya kekuasaan pada kedudukan atau jabatan itu. Kata Kunci: Penyalahgunaan Kekuasaan, Tindak Pidana Korupsi, Pemerasan ABSTRACT This research aims to analyze the consideration made by the judge reflected on Supreme Court Decision Number 878K/PID.SUS/2016 over the case of blackmailing in corruption according to Article 12e of Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2001 concerning the Amendment to Law Number 31 of 1999 concerning Corruption Eradication (UU 20/2001) and interpret the phrase “abuse of authority” in the construction of Article 12e. This research employed normative-juridical methods, and statutory and case approaches. The data were analyzed with a descriptive technique, systematic and grammatical interpretations. The research reveals that the court decision releasing the defendant from the sentencing based on Article 12 e is appropriate since the case was not within the purview of blackmailing but it was rather concerning falsification and fraud. A person is deemed guilty of abusing authority if he/she inappropriately uses the authority not according to legislation, SOP, official instructions, or accepted standards or not complying with the intention of the authority attached to the official position. Keywords: abuse of authority, corruption, blackmail
HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA CUSTOMER SERVICE DI BANK BNI KOTA BATAM TAHUN 2021 Fachrul Jamal; Nopri Esmiralda; Oktavia Anggraini
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam Vol 14 No 3 (2024): Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/zked.v14i3.1570

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara industri yang ada di dunia dengan berbagai macam perusahaan salah satunya adalah perbankan. Tingginya angka perusahaan industry ini dapat menyebabkan berbagai macam keluhan kesehatan pada pekerjanya, salah satunya adalah low back pain yang dapat terjadi karena masa kerja dan sikap kerja seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara masa kerja dan sikap kerja terhadap kejadian low back pain pada customer service di Bank BNI Kota Batam Tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Customer Service Bank BNI seluruh kota batam. Sampel berjumlah sebesar 54 orang. Uji analisis data menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan program komputer. Hasil: Hasil analisis hubungan antara masa kerja dan sikap kerja terhadap kejadian low back pain pada customer service di Bank BNI Kota Batam Tahun 2021., didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian low back pain adalah masa kerja dengan nilai P=0.000. Dan variable sikap kerja dengan low back pain P=0.000. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel masa kerja dan sikap kerja terhadap kejadian low back pain pada customer service di Bank BNI Kota Batam Tahun 2021. Kata kunci: Low Back Pain, Masa Kerja, Sikap Kerja
PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI INDUSTRI KREATIF Oktavia Anggraini; Hendra Riofita
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimea.v4i3.843

Abstract

Effective human resource management (HRM) plays a crucial role in creating a supportive work environment, attracting top talent, and motivating employees for optimal performance. The creative industry, which has evolved significantly with advancements in information and communication technology, highlights HRM's importance. Initially thriving in developed nations, the creative industry concept has expanded to developing countries, including Indonesia. Utilizing information technology in this sector enhances public awareness of its role in driving economic growth. This study, based on a literature review, explores the development of the creative industry and its reliance on intellectual property to generate economic value, foster prosperity, and create jobs. Community involvement and enthusiasm also play vital roles in advancing this industry. HRM's strategic contributions to the creative industry include competency development, performance management, and cultivating eco-friendly work environments. These initiatives not only boost employee productivity but also drive organizational growth. In the global competitive landscape, effective HRM is indispensable for maximizing employee potential and ensuring the creative industry's success. By prioritizing innovation, skill enhancement, and strategic resource allocation, HRM serves as the foundation for sustainable development in this sector.