Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON ANTARA PENGGUNAAN AGREGAT GUNUNG JEBROD DENGAN AGREGAT SUNGAI CISOKAN Devi Setiawan; Ade Subhan
Konstruksia Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.13.2.125-134

Abstract

Penelitian ini merupakan studi eksperimental agregat dengan berbeda tempat pengambilan material (quarry). Adapun cara yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan membuat benda uji ukuran 15 x 15 x 15 cm kubus dan 15 x 30 cm silinder dengan kuat tekan rencana 22,5 MPa, 25 MPa dan 27,5 MPa. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata untuk beton dengan menggunakan agregat ext. Gunung Jebrod adalah f’c 22,5 MPa sebesar 20,96 MPa, f’c 25 Mpa sebesar19,53 MPa dan f’c 27,5 MPa sebesar 21,13 Mpa. Sedangkan kuat tekan rata-rata untuk beton dengan menggunakan agregat ext. Sungai Cisokan adalah f’c 22,5 MPa sebesar 18,62 MPa, f’c 25 MPa sebesar 19,08 MPa dan 27,5 MPa sebesar 16,07 MPa. Gradasi agregat kasar ext. Gunung Jebrod cenderung seragam dan permukaan kasar dibandingkan dengan agregat ext. Sungai Cisokan yang mempunyai permukaan cenderung bulat dan licin sehingga mengakibatkan hasil uji tekan nilai beton dengan agregat ext. Gunung Jebrod memiliki kuat tekan yang lebih besar 11,14 % untuk f’c 22,5 MPa, 2,32 % untuk f’c 25 Mpa dan 23,94 % untuk f’c 27,5 Mpa dibanding dengan penggunaan agregat ext. Sungai Cisokan.
Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield : Studi Analisis Hubungan Arus, Kecepatan Dan Kerapatan Di Ruas Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur Dengan Metode Greenshield Widad Nur Azizah; Devi Setiawan
JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA Vol. 9 No. 01 (2026): JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL SURYAKANCANA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmts.v9i01.6667

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan makroskopik antara arus/volume ( ), kecepatan rata-rata ruang ( ), dan kerapatan/kepadatan ( ) di ruas Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur (sekitar fasilitas Jalan Mesjid Abu Bakar) menggunakan Metode Greenshield. Segmen jalan ini memiliki tipe geometri 2/2 UD (Two-Lane, Two-Way Undivided) dan dievaluasi berdasarkan data pengamatan empiris pada bulan Juli 2023 selama jam-jam puncak pagi, siang, dan sore. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume arus puncak tertinggi terjadi pada siang hari pukul 12.45 – 13.00 WIB sebesar 683,30 smp/15 menit (ekuivalen 2.733,20 smp/jam) dan sore hari pukul 16.30 – 16.45 WIB sebesar 682,95 smp/15 menit (ekuivalen 2.731,80 smp/jam) dengan dominasi mutlak armada sepeda motor. Berdasarkan evaluasi Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023), kapasitas nyata ruas jalan dihitung sebesar 1.996,16 smp/jam. Derajat kejenuhan ( ) pada jam puncak siang dan sore mencapai 1,37, yang menempatkan Tingkat Pelayanan Jalan (Level of Service - LOS) pada kategori F (kondisi arus paksa/macet parah). Pengujian regresi linier murni Metode Greenshields menghasilkan nilai koefisien determinasi ( ) yang sangat rendah sebesar 0,01226 (1,23%), yang menunjukkan ketidakmampuan model linier murni dalam merepresentasikan karakteristik arus campuran (mixed traffic). Setelah dilakukan kalibrasi parameter operasional, model Greenshields menghasilkan Kecepatan Arus Bebas ( ) sebesar 20,41 km/jam, Kepadatan Macet ( ) sebesar 2.551 smp/km, serta Kapasitas Maksimum ( ) sebesar 2.551 smp/jam pada kecepatan optimal ( ) 10,21 km/jam dan kepadatan optimal ( ) 1.276 smp/km.