Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan makroskopik antara arus/volume ( ), kecepatan rata-rata ruang ( ), dan kerapatan/kepadatan ( ) di ruas Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur (sekitar fasilitas Jalan Mesjid Abu Bakar) menggunakan Metode Greenshield. Segmen jalan ini memiliki tipe geometri 2/2 UD (Two-Lane, Two-Way Undivided) dan dievaluasi berdasarkan data pengamatan empiris pada bulan Juli 2023 selama jam-jam puncak pagi, siang, dan sore. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume arus puncak tertinggi terjadi pada siang hari pukul 12.45 – 13.00 WIB sebesar 683,30 smp/15 menit (ekuivalen 2.733,20 smp/jam) dan sore hari pukul 16.30 – 16.45 WIB sebesar 682,95 smp/15 menit (ekuivalen 2.731,80 smp/jam) dengan dominasi mutlak armada sepeda motor. Berdasarkan evaluasi Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023), kapasitas nyata ruas jalan dihitung sebesar 1.996,16 smp/jam. Derajat kejenuhan ( ) pada jam puncak siang dan sore mencapai 1,37, yang menempatkan Tingkat Pelayanan Jalan (Level of Service - LOS) pada kategori F (kondisi arus paksa/macet parah). Pengujian regresi linier murni Metode Greenshields menghasilkan nilai koefisien determinasi ( ) yang sangat rendah sebesar 0,01226 (1,23%), yang menunjukkan ketidakmampuan model linier murni dalam merepresentasikan karakteristik arus campuran (mixed traffic). Setelah dilakukan kalibrasi parameter operasional, model Greenshields menghasilkan Kecepatan Arus Bebas ( ) sebesar 20,41 km/jam, Kepadatan Macet ( ) sebesar 2.551 smp/km, serta Kapasitas Maksimum ( ) sebesar 2.551 smp/jam pada kecepatan optimal ( ) 10,21 km/jam dan kepadatan optimal ( ) 1.276 smp/km.
Copyrights © 2026