Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KANDUNGAN TEOLOGIS DALAM BARAPAN KEBO PERMAINAN TRADISIONAL TAU SAMAWA DI PULAU SUMBAWA Amir Ma'ruf
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.1898

Abstract

Pemajuan budaya merupakan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Budaya yang memungkinkan pemanfaatan objek pemajuan budaya untuk membangun karakter bangsa, meningkatkan ketahanan budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan peran aktif dan pengaruh Indonesia dalam hubungan internasional melalui internalisasi nilai budaya. Dalam hal ini Barapan Kebo merupakan objek pemajuan budaya yang potensial untuk menarik wisatawan mancanegara. Berdasarkan teori bahwa ajaran agama yang dianut oleh suatu masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukan budaya masyarakat, maka internalisasi ajaran agama dalam Barapan Kebo perlu ditelusuri untuk dipahami dan dipertahankan oleh masyarakat Sumbawa khususnya dan untuk dikenal oleh masyarakat dunia umumnya. Penelusuran tersebut dilakukan melalui observasi terhadap even barapan kebo yang diselenggarakan secara rutin dan wawancara yang mendalam kepada para pakar budaya dan agama. Dengan analisis kualitatif ditemukan bahwa Barapan Kebo sangat sarat dengan ajaran agama Islam, baik dalam aturan maupun dalam proses permainannya. Nilai-nilai teologis yang ditemukan mencakup seluruh fase kehidupan manusia, semenjak fase kelahiran sehingga fase kematian.
Analisis Medan Kekuatan Terhadap Barapan Kebo Sebagai Atraksi Community Based Tourism (CBT) di Kabupaten Sumbawa Barat Amir Ma'ruf
Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : Ministry of Tourism and Creative Economy/Tourism and Creative Economy Agency Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47608/jki.v14i12020.53-65

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism (CBT) merupakan konsep pengelolaan pariwisata yang menjanjikan manfaat maksimal bagi masyarakat, menjadikan pariwisata inklusif bagi masyarakat, dan lebih menjamin keberlanjutan pariwisata sendiri. Atraksi wisata yang paling mungkin dikelola ala CBT adalah wisata budaya yang memiliki banyak atraksi yang digemari para wisatawan saat ini. Dalam pada itu, Barapan kebo merupakan permainan rakyat yang secara rutin diselenggarakan oleh masyarakat di Pulau Sumbawa. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian barapan kebo untuk dijadikan daya tarik wisata berbasis masyarakat dan menganalisis langkah strategis apa yang perlu dilakukan untuk menjadikan barapan kebo sebagai daya tarik wisata berbasis masyarakat. Alat yang digunakan adalah AMK. Hasilnya menunjukkan bahwa Barapan Kebo layak dijadikan daya tarik wisata berbasis masyarakat dan Faktor Kunci Keberhasilan (FKK) pendorongnya adalah kecenderungan wisatawana terhadap budaya yang unik dan FKK penghambatnya adalah belum dipasarkannya Barapan Kebo sebagai daya tarik wisata. Opsi langkah strategis terbaik yang harus segera dilakukan adalah memadukan atara penguatan FKK pendorong dan pelemahan FKK penghambat. Yaitu mempromosikan Barapan Kebo ke pasar pariwisata.
Efektivasi Pengumpulan Zakat di Kabupaten Sumbawa Barat Amir Ma'ruf
Islamic Economics Journal Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.054 KB) | DOI: 10.21111/iej.v8i1.7060

Abstract

The potential for zakat in Indonesia is very huge, in 2019 it reached Rp 233,8 trillion but the collection by the zakat management organization (ZMO) is very small, only around 3.2%. This phenomenon occurs both at the national and regional scales. KSB is one of the areas in Indonesia with a majority Muslim population, where out of 159.980 prosperous people, 98,44% are Muslims. This situation illustrates the potential for zakat in KSB. However, the phenomenon found in the field is the opposite. From the result of research on this phenomenon, four factors were found, namely awareness of muzakki, trust in ZMO, work scope of WMO, and small incentives for muzakki. To increase the effectiveness of zakat collection, an intervention is needed. This research is a qualitative research using the Susamto’s Four Fields as an analytical tool. The result found that the most likely form of intervention to be carried out was in the form of providing additional incentives for muzakkis who had paid their zakat. This insentive is not from areduction in the total zakat collection, but from other thing that can continue to trigger the spirit of muzakki. This effectiveness program must be institutionalized with support from the government.Keywords; Effectiveness, Incentives, Muzakki awareness, Zakat management organization, zakat potential.
EFEKTIFITAS PROGRAM ‘JAMINAN SOSIAL PARIRI LANSIA’ TERHADAP KESEJAHTERAAN LANSIA DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Amir Ma’ruf; Lidiawati Lidiawati; Lalu Satria Wira Negara
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i1.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan lansia di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat serta mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor tersebut dan faktor apa yang paling dominan pengaruhnya terhadap kesejahteraan lansia. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sample sebanyak 95 orang yang diambl dengan teknik simple random simpling. Teknik analisis data menggunakan analisis faktor dengan tahapan perumusan masalah, penyusunan matrik korelasi melalui uji KMO MSA dan Bartlett’s Test of Sphericity, penentuan jumlah faktor melalui kriteria akar ciri dan kriteria scree plot, Rotasi faktor dengan metode varimax, dan interpretasi hasil yang diolah menggunakan SPSS 16.0 for Windows. Hasil menunjukkan dari 19 variable yang digunakan, terdapat 5 variable yang tersingkirkan dan menyisakan 14 variable yang mempengaruhi kesejahteraan lansia di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat. Dari 14 variable tersebut, didapat bahwa variable pencairan dana bantuan dari faktor program jaminan sosial pariri lansia merupakan variable yang paling dominan dalam mempengaruhi kesejahteraan lansia di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat.
KANDUNGAN TEOLOGIS DALAM BARAPAN KEBO PERMAINAN TRADISIONAL TAU SAMAWA DI PULAU SUMBAWA Amir Ma'ruf
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.1898

Abstract

Pemajuan budaya merupakan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Budaya yang memungkinkan pemanfaatan objek pemajuan budaya untuk membangun karakter bangsa, meningkatkan ketahanan budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan peran aktif dan pengaruh Indonesia dalam hubungan internasional melalui internalisasi nilai budaya. Dalam hal ini Barapan Kebo merupakan objek pemajuan budaya yang potensial untuk menarik wisatawan mancanegara. Berdasarkan teori bahwa ajaran agama yang dianut oleh suatu masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukan budaya masyarakat, maka internalisasi ajaran agama dalam Barapan Kebo perlu ditelusuri untuk dipahami dan dipertahankan oleh masyarakat Sumbawa khususnya dan untuk dikenal oleh masyarakat dunia umumnya. Penelusuran tersebut dilakukan melalui observasi terhadap even barapan kebo yang diselenggarakan secara rutin dan wawancara yang mendalam kepada para pakar budaya dan agama. Dengan analisis kualitatif ditemukan bahwa Barapan Kebo sangat sarat dengan ajaran agama Islam, baik dalam aturan maupun dalam proses permainannya. Nilai-nilai teologis yang ditemukan mencakup seluruh fase kehidupan manusia, semenjak fase kelahiran sehingga fase kematian.
Efektivasi Pengumpulan Zakat di Kabupaten Sumbawa Barat Amir Ma'ruf
Islamic Economics Journal Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.054 KB) | DOI: 10.21111/iej.v8i1.7060

Abstract

The potential for zakat in Indonesia is very huge, in 2019 it reached Rp 233,8 trillion but the collection by the zakat management organization (ZMO) is very small, only around 3.2%. This phenomenon occurs both at the national and regional scales. KSB is one of the areas in Indonesia with a majority Muslim population, where out of 159.980 prosperous people, 98,44% are Muslims. This situation illustrates the potential for zakat in KSB. However, the phenomenon found in the field is the opposite. From the result of research on this phenomenon, four factors were found, namely awareness of muzakki, trust in ZMO, work scope of WMO, and small incentives for muzakki. To increase the effectiveness of zakat collection, an intervention is needed. This research is a qualitative research using the Susamto’s Four Fields as an analytical tool. The result found that the most likely form of intervention to be carried out was in the form of providing additional incentives for muzakkis who had paid their zakat. This insentive is not from areduction in the total zakat collection, but from other thing that can continue to trigger the spirit of muzakki. This effectiveness program must be institutionalized with support from the government.Keywords; Effectiveness, Incentives, Muzakki awareness, Zakat management organization, zakat potential.