Dwi Junianti Lestari
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANGAN BUKU AJAR SEJARAH TARI DENGAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID Dwi Junianti Lestari; Alis Triena P; Fuja Siti Fujiawati; Arif Permana Putra
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i2.13666

Abstract

Abstract : This study aims to design an Android-based augmented reality textbook on dance history. Augmented reality is a technology that can be used as an interactive educational medium and as a new nuance in learning dance history. In this study, using books as course materials for students specializing in performing arts education at Sultan Ageng Tirtayasa University as well as Android devices (Internet data network access) to enrich Educational materials with 3D models, sounds, animations and other textual information. The development method used to create augmented reality applications is SDLC (Software Development Life Cycle) with waterfall technique, which is a classic sequential approach in software development. Dance history textbooks with Android-based augmented reality can be an alternative learning medium that can bring new nuance to the lesson. Keywords: Dance History Books, augmented reality, Android.  Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku ajar sejarah tari dengan teknologi augmented reality berbasis Android. Augmented reality merupakan teknologi yang dapat digunakan baik sebagai media edukasi interaktif dan nuansa baru dalam pembelajaran sejarah tari. Dalam penelitian ini menggunakan buku sebagai media perkuliahan mahasiswa jurusan pendidikan seni pertunjukan FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa serta gawai berbasis android (akses jaringan data internet) sehingga memperkaya materi ajar dengan model 3D, suara, animasi, dan teks tambahan sebagai pelengkap informasi. Untuk metode pengembangan yang dilakukan untuk membangun aplikasi augmented reality ini adalah SDLC (Software Development Life Cycle) dengan teknik waterfall yang merupakan sebuah metode klasik yang bersifat sekuensial dalam pembuatan perangkat lunak. Buku ajar sejarah tari dengan teknologi augmented reality berbasis android dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat memberikan nuansa baru dalam perkuliahan. Kata Kunci : Buku Sejarah Tari, Augmented Reality, Android.
PERAN SANGGAR BALE SENI CIWASIAT TERHADAP PERKEMBANGAN KESENIAN RAMPAK BEDUG DI BANTEN Risnawati Risnawati; Alis Triena Permanasari; Dwi Junianti Lestari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v7i1.15383

Abstract

Abstract : Art continues to grow, then the greater the effort made in keeping local arts awake. This study aims to find out and describe how the general description of the Bale Seni Ciwasiat Studio and the role of the Bale Seni Ciwasiat Studio in the development of Rampak Bedug art in Banten. The research method used is descriptive qualitative method with phenomenological approach. The data collection technique is the observation, interview, documentation technique and literature study. The results of this study are in the form of a description of the role of the Bale Seni Ciwasiat Studio on the development of the Rampak Bedug art in Banten namely as a studio that is a place for the preservation of the Rampak Bedug art and maintaining local culture. Conservation efforts can be seen from efforts that involve the community directly such as collaborating with school, TNI and use of social media. In preserving local culture, Bale Seni Ciwasiat Studio carries out activities for cultivating the art of Rampak Bedug, training and performances as well as being involved in introducing the art of Rampak Bedug to the art community. Keywords: Studio Role, Development, Rampak Bedug art  Abstrak : Kesenian terus berkembang, maka semakin besar pula usaha yang dilakukan dalam menjaga agar kesenian lokal tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran umum Sanggar Bale Seni Ciwasiat dan peran Sanggar Bale Seni Ciwasiat terhadap Perkembangan Kesenian Rampak Bedug di Banten. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan datanya yaitu teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini berupa deskripsi tentang peran Sanggar Bale Seni Ciwasiat terhadap Perkembangan Kesenian Rampak Bedug di Banten yaitu sanggar yang menjadi tempat pelestarian kesenian Rampak Bedug dan menjaga kebudayaan lokal. Upaya pelestarian dilihat dari upaya yang melibatkan masyarakat seperti bekerja sama dengan lembaga sekolah, TNI dan pemanfaatan sosial media. Dalam menjaga kebudayaan lokal, Sanggar Bale Seni Ciwasiat melakukan kegiatan penggarapan Kesenian Rampak Bedug, pelatihan dan pementasan serta terlibat dalam mengenalkan Kesenian Rampak Bedug pada komunitas seni. Kata Kunci: Peran Sanggar, Perkembangan, Kesenian Rampak Bedug