Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN USIA DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KASIHAN I BANTUL YOGYAKARTA Asmiwatty Zahra Uar; Dwi Ernawati; Sri Ratnaningsih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a natural process that requires efforts to prepare the mental health of pregnant women, as it impacts their perception of well-being and quality of life. Maintaining mental health is essential at all stages of life. Pregnant women with mental health disorders may experience depression or stress, and in severe cases, this can contribute to maternal and infant mortality. The World Health Organization (WHO) reports that approximately 10% of pregnant women worldwide suffer from depression. Objective: This study aims to determine the relationship between age and education level with mental health among pregnant women at Kasihan I Public Health Center in Bantul, Yogyakarta. Method: This research used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling, resulting in a total of 71 respondents. Data were collected through interviews using the SRQ-20 questionnaire. Results: The results of the Chi-Square statistical test showed no significant relationship between age and education level with mental health among pregnant women, as the P-Values > 0.05, age (0.142) and education level (0.624). Conclusion: There is no relationship between age and education level with the mental health of pregnant women at Kasihan I Public Health Center in Bantul, Yogyakarta
PENGEMBANGAN MODEL PHANTOM 1D SEDERHANA BERBASIS HUKUM BEER–LAMBERT UNTUK EVALUASI ATENUASI SINAR-X PADA COMPUTED TOMOGRAPHY (CT): DEVELOPMENT OF A SIMPLE ONE-DIMENSIONAL PHANTOM MODEL BASED ON THE BEER–LAMBERT LAW FOR EVALUATION OF X-RAY ATTENUATION IN COMPUTED TOMOGRAPHY (CT) Sri Ratnaningsih; Heri Kuswoyo
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i2.1328

Abstract

Latar Belakang: Computed Tomography (CT) merupakan modalitas pencitraan medis yang penting dalam diagnosis, namun memerlukan optimasi untuk menjaga kualitas citra dengan dosis radiasi yang minimal. Perbedaan koefisien atenuasi dan ketebalan jaringan mempengaruhi interaksi sinar-X, sehingga diperlukan pendekatan sederhana untuk mengevaluasi karakteristik tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koefisien atenuasi, ketebalan jaringan, dan threshold intensitas terhadap atenuasi sinar-X dengan menggunakan model phantom satu dimensi (1D) berbasis hukum Beer-Lambert. Metode: Metode yang digunakan berupa simulasi komputasi dengan variasi koefisien atenuasi yang merepresentasikan beberapa jaringan tubuh serta variasi ketebalan 0–30 cm. Intensitas radiasi sinar-X minimum divariasikan 5%, 10%, dan 15% dari intensitas awal untuk menentukan batas penetrasi dari setiap jaringan dan ketebalan. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa intensitas radiasi sinar-X menurun secara eksponensial terhadap peningkatan ketebalan, dan penurunan paling signifikan terjadi pada jaringan dengan koefisien atenuasi tinggi, yaitu tulang. Selain itu, peningkatan koefisien atenuasi dan threshold intensitas minimum menyebabkan penurunan ketebalan maksimum yang dapat dipenetrasi. Kesimpulan: Model phantom 1D mampu memberikan gambaran awal yang efektif mengenai pengaruh parameter atenuasi terhadap kualitas citra CT, serta dapat digunakan sebagai pendekatan awal dalam optimasi dosis dan parameter pencitraan sebelum dilakukan simulasi lanjutan atau eksperimen fisik.