Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Building Information Modeling (BIM) Implementation For Low Carbon – Eco Friendly Housing Anjar Primasetra; Siswanti Zuraida; Muhammad Arief Irfan
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol 6, No 1 (2022): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Department of Architecture Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijbesr.6.1.61-72

Abstract

Housing development in Indonesia is increasing annually and leads to the high demand of housing provision. In this recent time, Indonesian government facing housing backlog until 13,5 million. To solve this problem, the government then focus on housing regulation by implemented One Million Housing program from 2015. In one hand, this regulation is effective to solve housing backlog but in term of environmental awareness, this massive development leads to increasing of carbon emission. The impact is due to the building material and construction process that far from eco-friendly. For this reason, a solution is needed to reduce the environmental impact that occurs. One of the solutions that can be done is to develop a low-carbon housing design by using alternative materials that are environmentally friendly. Building Information Modelling (BIM) is one method to give a broad view regarding carbon emission of housing by integrative design modelling. This study then aims to analyze housing prototype of type 36 with low carbon emission. In this study, the material alternative for housing is light weight concrete panel by using plastic waste. The result show that the design alternative that proposed in this study is decreasing carbon emission as amount of 26% compared to conventional housing. The panel with 1 cm thickness has value of emission carbon as amount 2.56 tCO2e, is lower than conventional wall panel.
Mitigasi Emisi Pengawetan Bambu sebagai Material Konstruksi Berkelanjutan Dewi Larasati ZR; Siswanti Zuraida
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2017): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.6.2.107

Abstract

Proses konstruksi dengan menggunakan pendekatan pembangunan berkelanjutan merupakan sebuah keniscayaan, yang dibutuhkan dalam mengurangi dampak buruk pembangunan bagi generasi yang akan datang. Penggunaan material bambu sebagai material berkelanjutan, merupakan salah satu upaya implementasi pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, akibat rendahnya daya tahan bambu, pengawetan bambu dibutuhkan untuk memperpanjang usia, namun hasil studi menunjukkan beberapa jenis pengawetan oleh masyarakat menggunakan bahan pengawet yang memiliki efek negatif pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai teknik pengawetan bambu oleh masyarakat yang ada saat ini serta menganalisis pengaruhnya pada lingkunga. Metode yang digunakan dengan cara menghitung besarnya emisi yang dikeluarkan oleh setiap jenis teknik pengawetan bambu yang ada di masyarakat, kemudian meninjau besarnya biaya lingkungan (eco-cost) atas besarnya emisi yang dikeluarkan tersebut. Adapun dampak lingkungan yang diidentifikasi antara lain adalah dampaknya pada kesehatan (human health), racun bagi lingkungan sekitar (ecotoxicity) dan penggunaan sumber daya dalam proses pengawetan (resource depletion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu teknik pengawetan melalui perendaman dengan kapur barus dan diterjen memiliki tingkat emisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pengawetan bambu lainnya. Dengan adanya hasil identifikasi ini, diharapkan dapat dimanfaatkan dalam menentukan pilihan teknik pengawetan bambu yang lebih ramah lingkungan, sehingga dampak negatif bagi lingkungan yang lebih besar dapat dicegah.