Hasma Dewi
Universitas Pejuang Republik Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL CRUICKSHANK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA: THE INFLUENCE OF THE CRUICKSHANK MODEL ON MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES Hasma Dewi; Nur Ariandini
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 10 No 1 (2022): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2022v10n1a12

Abstract

This study aims to determine the influence of the cruickshank model on mathematics learning outcomes in grade VIII students of SMP Negeri 1 Marioriawa, Soppeng Regency. This research is an experimental study that uses a quasi-experimental design research design. The study population was all grade VIII students of SMPN 1 Marioriawa, Soppeng Regency for the 2020–2021 school year, a total of 104 people divided into 5 classes. Samples were taken with a simple random sampling technique that was selected into an experimental class taught using the cruickshank model and a control class taught without using the cruickshank model. The research model used is a pretest-posttest control group design. Data collection techniques were carried out using multiple-choice test instruments in the form of 20 numbers. Data analysis techniques are performed with descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The analysis of inferential data for the instrument was conducted in the form of a test using the Mann-Whitney u-test using SPSS with a significant level of 5%, α = 0.05 previously set. The results of the study showed that there was a significant influence of the cruickshank model on mathematics learning outcomes in grade VIII students of SMPN 1 Marioriawa, Soppeng Regency, where learning outcomes in students taught with the cruickshank model were higher than in students who were taught without applying the cruickshank model.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Nur Ariandini; Hasma Dewi
Jurnal Kependidikan Media Vol 11, No 3 (2022): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v11i3.9442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP 7 Makassar dengan media power point. Meta analisis yang menjadi jenis penelitian ini dari peneliti yang dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui pengaruh dalam penggunaan media power point terhadap hasil belajar siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengadopsi beberapa jurnal. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang terdiri dari 2 siklus. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Penggunaan media powerpoint yang menampilkan gambar bergerak juga membuat pembelajaran menjadi semakin menarik. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan skor pada tiap akhir siklus. Untuk menambah semangat peserta didik, maka pada akhir siklus diberikan penghargaan berupa ucapan selamat bagi siswa atau kelompok yang berprestasi.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Hasma Dewi; Nurul Qadrianti
Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 4 No. 1 Juni Tahun 2023
Publisher : Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pokok masalah dalam penelitian ini adalah membahas tentang Efektivitas Penerapan model pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika yang bertujuan (1) Mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika tanpa menggunakan model pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) (2) Mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan menggunakan model pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) (3) Mengetahui apakah penerapan menggunakan model pembelajaran Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE) efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 14 Gowa yang berjumlah 260 peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sampel yang bertujuan atau sampel yang di tunjuk langsung dengan beberapa pertimbangan. Sampelnya adalah kelas X1 sebagai kelas kontrol dan kelas X2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berupa test essai. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif diperoleh rata-rata nilai kedua kelompok tersebut, yaitu kelas kontrol (pretest) sebesar 31,38 dan posttest sebesar 61,36, sedangkan pada kelas eksperimen sebelum perlakuan (pretest) sebesar 31,48 dan setelah perlakuan (posttest) sebesar 80,5. Sedangkan berdasarkan hasil analisis statistik inferensial diperoleh nilai thitung = 1,80 > ttabel = 1,67 (thitung > ttabel) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran CORE dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran CORE pada siswa kelas X SMA Negeri 14 Gowa. Model pembelajaran CORE efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Negeri 14 Gowa yang berdasarkan pada hasil analisis inferensial dengan menggunakan rumus efisiensi relatif diperoleh nilai R < 1 (0,59 < 1). Kata Kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran CORE,Kemampuan Pemecahan Masalah