This Author published in this journals
All Journal Buletin Utama Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUKURAN RESISTANSI ISOLASI INSTALASI PENERANGAN BASEMENT PADA GEDUNG RUMAH SAKIT GREND MITRA MEDIKA MEDAN Yusniati Yusniati; Zulfadli Pelawi; Armansyah Armansyah; Imam Taufik
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 3 (2021): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui besarnya tahanan isolasi dari suatu peralatan listrik merupakan hal yang penting untuk menentukan apakah peralatan tersebut dapat dioperasikan dengan aman. Secara umum jika akan mengoperasikan peralat-an tenaga listrik seperti generator, transformator dan motor, sebaiknya terlebih dahulu memeriksa tahanan isolasinya, tidak peduli apakah alat tsb baru atau lama tidak dipakai. Untuk mengukur tahanan isolasi digunakan Mega Ohm Meter/Insulation tester. Isolasi yg dimaksud adalah isolasi antara bagian yang bertegangan dengan bertegangan maupun dengan bagian yang tidak bertegangan seperti body/ground. Megger banyak digunakan petugas dalam mengukur tahanan isolasi pada :Kabel instalasi pada rumah-rumah/bangunan, kabel tegangan rendah, dan kabel tegangan tinggi. Megger yang saya gunakan dengan specifikasi sebagai berikut: Megger yang digunakan untuk mengukur isolasi kabel adalah merk: Kyoritsu, Model : 3166; 1000V/2000MΩ, Uji Tegangan DC: 1000V, Tegangan AC: 600V, Skala: DC volt 0 – 1000 dan 0 – 2000 MΩ
ANALISIS RUGI-RUGI DAYA PADA PENGHANTAR NETRAL JARINGAN DISTRIBUSI SEKUNDER AKIBAT KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN Zulfadli Pelawi; Yusmartato Yusmartato
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 2 (2018): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi sekunder digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu distribusi ke beban-beban yang ada di konsumen. Pada sistem distribusi sekunder bentuk saluran yang paling banyak digunakan ialah sistem radial. Sistem ini menggunakan konduktor tanpa isolasi. Dikerenakan beban disuplai melalui sistem satu fasa, maka ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi. Akhirnya akan menyebabkan mengalirnya arus pada netral transformator, sehingga timbul rugi-rugi  pada penghantar netral. Bila arus netral (arus bocor) yang mengalir pada penghantar netral terlalu besar, sehingga rugi-rugi daya yang timbulkan akan semakin besar. Seharusnya bila keadaan sistem benar-benar setimbang, maka rugi-rugi daya yang ada hanyalah pada saluran R, S dan T saja. Setelah dianalisa, diperoleh bahwa bila terjadi ketidakseimbangan beban sebesar 4,67%, maka arus netral yang muncul 20,43, dan rugi-rugi akibat arus netral yang mengalir ke tanah sebesar 1,27%.