Benny Wantouw
Universitas Sam Ratulangi

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : e-NERS

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENGGUNAAN KB SUNTIK, IUD DAN IMPLANT DI DESA FIDY JAYA WILAYAH KERJA PUSKESMAS WEDA KECAMATAN WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH PROPINSI MALUKU UTARA ., Nurfaidah; Wantouw, Benny; Rottie, Julia
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1766

Abstract

Abstract: To optimize the health benefits of family planning, services should be combined with reproductive health services that have been provided. Prevention of maternal mortality and morbidity is the main reason the need for family planning services (KB). There are many other reasons, such as freeing women from anxiety to an unwanted pregnancy, physical or psychological disturbances due to unsafe abortion actions and the demands of social development to improving the status of women in society. With Research Objectives To determine the level of knowledge of mothers about family planning Injection, IUD and implants at the village health center Fidy Jaya Weda subdistrict middle of regency Halmahera province of North Maluku . Research of methods: The design used in this studyis a descriptive analytic with approachcross sectionala sample of 33 respondents, sampling techniques using total sampling. Data collection using questionnaires. Processing data using SPSS 20 are presented in the form of narrative and tables. Statistical test used was chi-square with the significant level of α = 0.05. Result of methods : knowledge level acceptor injection KB, IUD and Implant in category mother with good  knowledge used contraception injection there are 7 people (63,3%), contraception implant there are 2 people (18,2%) and contraception IUD 2 people (18,2). Be base on result test Chi-Square the result value p = 0,436 (p > 0,05). Conclusion: There is no relationship between level knowledge mother with used contraception device. Suggestion: specially midwife need to increase within give illumination according comprehensive to acceptor KB (family planning) injection, IUD and Implant. And at to acceptor KB within choose and used contraception that will choosy and used and active for follow illumination health for add to knowledge about health specially knowledge about KB. Keywords: mother’s knowledge, injection KB, IUD, implant.   Abstrak: Untuk mengoptimalkan manfaat KB bagi kesehatan, pelayanannya harus digabungkan dengan pelayanan kesehatan reproduksi yang telah tersedia. Pencegahan kematian dan kesakitan ibu merupakan alasan utama diperlukannya pelayanan KB. Masih banyak alasan lain, misalnya membebaskan wanita dari rasa khawatir terhadap kehamilan yang tidak diinginkan, terjadinya gangguan fisik atau psikologik akibat tindakan abortus yang tidak aman serta tuntutan perkembangan social terhadap peningkatan status perempuan di masyarakat. Dengan Tujuan Penelitian Diketahui tingkat pengetahuan ibu tentang KB Suntik, IUD dan Implant di Puskesmas Desa Fidy Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara. Metode Penelitian : Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 33 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan menggunakan SPSS 20 yang disajikan dalam bentuk narasi dan tabel. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil Penelitian: Tingkat pengetahuan akseptor KB suntik, IUD dan Implant pada kategori baik yang menggunakan kontrasepsi suntik sebanyak 7 orang (63,3%), kontrasepsi implant sebanyak 2 orang (18,2%) dan kontrasepsi IUD 2 orang (18,2). Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,436 (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan penggunaan alat kontrasepsi. Saran: Khususnya Bidan perlu meningkatkan dalam memberikan penyuluhan secara komprehensif kepada Akseptor KB suntik, IUD dan Implant. Dan pada para akseptor KB dalam memilih dan menggunakan kontrasepsi sebaiknya mencari informasi sebanyak mungkin tentang kontrasepsi yang akan dipilih dan digunakan dan aktif untuk mengikuti penyuluhan kesehatan untuk menambah pengetahuan tentang kesehatan khususnya pengetahuan tentang KB.Kata kunci: Pengetahuan Ibu, KB Suntik, IUD, Implant.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DENGAN INISIASI MENYUSU DINI PADA IBU POST PARTUM DI RUANG VK IRINA D BLU RSUP PROF R.D. KANDOUMANADO Wowiling, Fransisca M.A.; Wantouw, Benny; Rottie, Julia
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1795

Abstract

Abstract: Early Initiation of Breastfeeding is the baby starts to suckle his own soon after birth, as long as the skin is left in contact with his mother, at least 1 hour after birth. How to initiate early breastfeeding baby was named after the breast crawl or crawl seek his own breast. This study aims to gain an overview of the relationship between knowledge and attitude of mothers VK (maternity) Prof Dr Irina D BLU. R.D. Kandou Manado. Design of this study used cross sectional method where the entire population is a normal post partum mothers in space VK (Maternity) Prof Dr Irina D BLU. R.D. Kandou Manado with a sample size of 30 responden. Data responde collected using questionnaires and observation sheets then the data presented preformance cross tabulation tables and chi square test with a significance level of 0.05. Based on the results of the study showed that of the chi square test results obtained ρ value ​> 0.05. It states that there is no correlation between knowledge and attitude with the implementation of early breastfeeding initiation (IMD) in mothers post partum in space VK (maternity) Prof. Dr Irina D BLU R.D. Kandou Manado. Keywords: Knowledge and Attitude Post Partum Mom, Implementation of Early Initiation of Breastfeeding (IMD).     Abstrak: Inisiasi Menyusu Dini adalah bayi mulai menyusu sendiri segera setelah lahir, asalkan dibiarkan kontak dengan kulit ibunya, setidaknya 1 jam setelah lahir. Cara bayi melakukan inisiasi menyusu dini ini dinamakan the breast crawl atau merangkak mencari payudara sendiri. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai hubungan pengetahuan dan sikap ibu post partum dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) di Ruang VK (bersalin) Irina D BLU RSUP Prof. R.D. Kandou Manado. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional dimana populasinya adalah keseluruhan ibu post partum secara normal di Ruang VK (Bersalin) Irina D BLU RSUP Prof. R.D. Kandou Manado dengan besar sampel 30 responden.Data dikumpulkan dari responde dengan menggunakan lembar kuisioner dan observasi kemudian data disajikan dalm tabel tabulasi silang dan uji chi square dengan derajat kemaknaan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji chi square didapatkan nilai ρ > 0,05. Ini menyatakan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) pada ibu post partum di Ruang VK (bersalin) Irina D BLU RSUP Prof.Dr. R.D. Kandou Manado. Kata kunci: PengetahuandanSikapIbuPost Partum, Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).