Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING, GREEN INNOVATION, AND ENVIRONMENTAL PERFORMANCE IN BATIK MSMES Utami, Cahyaning Fitri Wulan; Wardani, Marita Kusuma
CURRENT: Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini Vol. 7 No. 1 (2026): Current : Jurnal Kajian Akuntansi dan Bisnis Terkini
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/current.7.1.77-92

Abstract

This study examines how environmental management accounting (EMA) contributes to improved environmental performance, particularly among SMEs in developing economies. Moving beyond identifying direct relationships, it explores the mechanism through which this influence occurs. Drawing on the Natural Resource-Based View and Stakeholder Theory, the study investigates both the direct effect of EMA on environmental performance and its indirect effect through green innovation among Batik MSMEs in the Surakarta Residency. A quantitative approach was employed, with data collected from 60 owners and managers and analyzed using PLS-SEM to test direct and mediating relationships. The results indicate that EMA has a positive and significant effect on environmental performance. In addition, EMA encourages green innovation, which further enhances environmental outcomes. These findings highlight green innovation as a key mechanism through which internal accounting practices are translated into tangible environmental improvements. Theoretically, the study integrates the Natural Resource-Based View and Stakeholder Theory by framing EMA as a strategic internal capability that enables firms to address stakeholder expectations through innovation. Empirically, it provides evidence from an emerging economy context and offers practical insights for SME managers aiming to achieve sustainable competitive advantage.
KEBERAGAMAN GENDER DAN DAMPAKNYA TERHADAP FEE AUDIT DAN AUDIT REPORT LAG Kurniawan, Chandra; Rahmawati, Aryani Intan Endah; Wardani, Marita Kusuma; Wijayati, Fitri Laela
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2792

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan di Bursa Efek Indonesia serta variasi fee audit antar perusahaan yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh faktor tradisional. Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi pengaruh gender ketua audit, gender komite audit, dan gender CEO terhadap besaran fee audit serta Audit Report Lag (ARL) pada entitas non-keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif, menggunakan data panel dan dianalisis melalui teknik regresi data panel. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria ketersediaan data selama periode pengamatan berjumlah 1.254 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya gender komite audit yang berpengaruh negatif terhadap audit report lag, yang menunjukkan bahwa keberadaan perempuan dalam komite audit berkontribusi terhadap percepatan penyelesaian audit. Secara teoretis, temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh gender dalam tata kelola bersifat kontekstual dan lebih relevan pada dimensi proses dibanding dimensi harga audit. Secara aplikatif, temuan ini memberikan implikasi penting bagi entitas korporasi maupun regulator untuk mendorong keberagaman gender dalam komite audit guna meningkatkan ketepatan waktu pelaporan keuangan.ABSTRACTThis study is motivated by the increasing phenomenon of delayed submission of audited financial statements on the Indonesia Stock Exchange and the variation in audit fees across firms that cannot be fully explained by traditional factors. This research is designed to examine the effect of audit committee chair gender, audit committee gender, and CEO gender on audit fees and Audit Report Lag (ARL) in non-financial firms listed on the Indonesia Stock Exchange. The study adopts a quantitative approach using panel data, analyzed through panel regression techniques. The sample is selected using purposive sampling based on data availability criteria, resulting in 1,254 observations over the observation period. The findings indicate that only audit committee gender has a negative effect on audit report lag, suggesting that the presence of women in audit committees contributes to faster completion of the audit process. Theoretically, these findings suggest that the influence of gender in corporate governance is context-dependent and more relevant to process-related outcomes than to audit pricing. Practically, the results provide important implications for corporations and regulators to encourage gender diversity in audit committees in order to improve the timeliness of financial reporting.
Teknologi, Sistem Akuntansi Manajemen, dan Kinerja Manajerial: Bukti Empiris pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kuliner di Surakarta Aisya Aurelia Najwa; Marita Kusuma Wardani
JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING Vol. 10 No. 1 (2026): JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jama.v10i1.12926

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meninjau isu lemahnya fungsi manajemen dan rendahnya pemanfaatan informasi pada keberadaan teknologi di sektor UMKM kuliner Surakarta yang menghambat efisiensi operasional. Penelitian ini menguji pengaruh teknologi berkontribusi pada kinerja manajerial dengan variabel mediasi dari Sistem Akuntansi Manajemen (SAM), khususnya di UMKM negara berkembang. Menggunakan desain kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 83 pemilik dan manajer UMKM kuliner di Surakarta serta dianalisis menggunakan metode structural equation modeling berbasis varians, atau Partial Least Squares (PLS-SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung teknologi terhadap kinerja manajerial tergolong sangat lemah. Fakta empiris pada sektor usaha kuliner di Surakarta ini membuktikan bahwa kepemilikan teknologi tidak serta-merta dapat mendongkrak performa manajemen, kecuali teknologi tersebut diintegrasikan ke dalam Sistem Akuntansi Manajemen (SAM) sebagai jembatan utamanya. Kontribusi teoritis penelitian ini mempertegas relevansi teori kontingensi, di mana efektivitas teknologi dalam mendukung manajerial sangat bergantung pada kesesuaian dengan sistem informasi internal organisasi. Implikasi praktis penelitian ini bagi pemilik UMKM adalah pentingnya mengoptimalkan infrastruktur digital ke dalam sistem akuntansi yang terstruktur untuk mengoptimalkan pengambilan keputusan strategis oleh pelaku usaha. Orisinalitas penelitian ini terletak pada pengujian model mediasi SAM di sektor UMKM kuliner lokal dengan pendekatan faktor kontingensi teknologi.