Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS PERBANDINGAN PENGHAPUSAN PERMOHONAN PATEN DI INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT Putri, Dea Amanda; Triningsih, Anna
Lex Jurnalica Vol 21, No 3 (2024): LEX JURNALICA
Publisher : Lex Jurnalica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/lj.v21i3.8697

Abstract

Penghapusan permohonan paten merupakan proses penting untuk memastikan hanya penemuan yang sah yang mendapatkan perlindungan paten. Penelitian ini membandingkan prosedur, mekanisme, dan dampak penghapusan permohonan paten di Indonesia dan Amerika Serikat. Di Indonesia, penghapusan permohonan paten umumnya melibatkan pemeriksaan administratif oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), di mana pihak ketiga dapat mengajukan keberatan selama periode publikasi. Jika permohonan tidak memenuhi persyaratan Undang-Undang No. 13 Tahun 2016, permohonan dapat ditolak atau diterbitkan dengan penundaan. Sebaliknya, di Amerika Serikat, terdapat mekanisme yang lebih kompleks setelah paten diterbitkan, seperti Inter Partes Review (IPR), Post Grant Review (PGR), dan Ex Parte Reexamination, yang dikelola oleh USPTO dan Patent Trial and Appeal Board (PTAB). Proses ini memungkinkan pihak ketiga untuk menantang paten yang sudah diterbitkan berdasarkan prior art atau alasan hukum lainnya. Perbandingan ini menunjukkan perbedaan signifikan, dengan Indonesia yang mengandalkan prosedur administratif yang lebih sederhana, sementara Amerika Serikat menerapkan sistem peninjauan yang lebih terstruktur dan mendalam. Pemahaman terhadap perbedaan ini penting untuk pengembangan kebijakan paten yang lebih baik dan peningkatan keadilan serta efektivitas sistem kekayaan intelektual di kedua negara.
THE TEACHER CHALLENGES USING THE ONE_MINUTE TALK TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING AT SMPN 1 KOTA JAMBI Putri, Dea Amanda; Volya, Duty
JELT (Jambi-English Language Teaching) Vol. 8 No. 2 (2024): Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jelt.v8i2.35604

Abstract

Analysis Reception Cancel Culture Kpop Idol Putri, Dea Amanda; Sari Kusuma, Rina
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 3 No. 1 (2025): The 6th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social norms are shared rules that dictate acceptable behavior within a specific group, leading to social sanctions such as ostracism or reprimands. Online, these norms can manifest as Cancel Culture, commonly associated with boycotting individuals, brands, or companies for perceived offensive behavior. In the case of celebrities, this often involves fans calling for boycotts due to problematic actions. This research explores how audiences interpret media messages, guided by Stuart Hall's reception analysis theory, which acknowledges diverse interpretations based on social and cultural backgrounds. Specifically, it examines audience responses to the Moon Taeil controversy. Findings show that many fans support the cancellation movement against Moon Taeil, viewing it as a way to stand in solidarity with victims of sexual violence. This attitude reflects their experiences and loyalty to the NCT group. Social media discussions highlight the substantial impact of fan opinions on the issue, and official statements from SM Entertainment shape public understanding. Ultimately, supporting Cancel Culture is seen by many fans as the right course of action in response to the scandal.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani Desa Wonosari Melalui Pelatihan Produk Olahan TOGA Azka, Saradiva Bilqisyah; Husna, Nafiah Azizah; Lestari, Amelia Dwi; Prayoga, Putri Nanda; Putri, Dea Amanda; Yusuf, Farras Haykal; Pambudi, Agung Pri; Ghazali, Muhammad Ghozi; Rahman, Annisa Fajri Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan pengetahuan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Wonosari. Peningkatan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga Desa Wonosari melalui program pelatihan pembuatan produk olahan Tanaman Obat dan Keluarga (TOGA). Penelitian ini dipilih karena terdapat banyak lahan kosong dan banyaknya tanaman obat di sekitar pekarangan rumah warga yang belum dioptimalkan secara maksimal. TOGA yang dijual masih dalam bentuk mentahan menyebabkan low income dibandingkan dalam bentuk produk olahan, sehingga diperlukan suatu intervensi yaitu berupa pelatihan produksi olahan TOGA untuk meningkatkan nilai jual produk. Pelatihan berfokus pada pengolahan TOGA menjadi produk dengan nilai tambah. Melalui pelatihan pembuatan produk olahan TOGA mampu meningkatkan kapasitas dan perekonomian masyarakat terutama KWT Kenanga. Metode pelaksanaan kegiatan diikuti 20 orang dari Kelompok Wanita Tani Kenanga Desa Wonosari dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan evaluasi. Pelatihan produk TOGA melalui pemanfaatan serai dan jahe sebagai komoditas utama menghasilkan tiga produk olahan, yakni wedang serai jahe celup, permen gummy, dan sabun serai. Hasil kegiatan pelatihan produk olahan TOGA bagi KWT mampu meningkatkan kapasitas dan ekonomi masyarakat serta teroptimalkan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya.
Audio-Visual Translation Techniques: Subtitling and Dubbing of Movie Soundtrack in Frozen: Let it Go Supardi, Moh; Putri, Dea Amanda
Buletin Al-Turas Vol. 24 No. 2 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab and Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/bat.v24i2.8621

Abstract

This article is aimed at finding out the technique of subtitle and dubbing translation in OST Frozen: Let it Go. The article analyzes the lyrics of the song as the corpus. The data are analyzed qualitatively by using the subtitle translation techniques. The data collection is conducted through reading source language and target language, selecting and comparing the translation techniques done by the translator/dubber, marking, classifying and analyzing them based on the theories of translation technique proposed by Molina and Albir. The result shows that subtitle techniques done by the translator consist of eleven techniques. Based on the analysis of translation process translated from the lyrics into the subtitled version, the translator seems to use most of the technique. While the dubber only uses nine techniques in translating the lyrics into the dubbed version. In general, the translator’s technique applied in the subtitled version is mostly literal translation; While the dubbed version’s most common techniques are modulation and reduction.---Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang teknik penerjemahan subtitle dan dubbing dalam OST Frozen: Let It Go sebagai korpusnya. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik terjemahan subtitle. Pengumpulan data dilakukan melalui proses membaca bahasa sumber dan bahasa target, memilih dan membandingkan teknik penerjemahan yang dilakukan oleh penerjemah / dubber, menandai, mengklasifikasi dan menganalisisnya berdasarkan teknik penerjemahan yang diajukan oleh Molina dan Albir. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik subtitle yang dilakukan oleh penerjemah terdiri dari sebelas teknik. Berdasarkan analisis proses terjemahan yang diterjemahkan dari lirik ke dalam versi subtitle, penerjemah tampaknya menggunakan sebagian besar teknik. Sedangkan dubber hanya menggunakan sembilan teknik dalam menerjemahkan lirik ke dalam versi yang dijuluki. Secara umum, teknik penerjemah yang diterapkan dalam versi subtitle sebagian besar adalah terjemahan harfiah; Sementara teknik yang paling umum dijuluki versi adalah modulasi dan reduksi.