Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Mahardhika

IMPLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PROFESI AUDITOR DALAM MENGHADAPI REMOTE AUDIT Rr. Puruwita Wardani; Bernadetta Diana Nugraheni
Media Mahardhika Vol. 20 No. 1 (2021): September 2021
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v20i1.330

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk menguji audit dalam masa pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan auditor untuk dapat berinteraksi secara penuh dengan klien seperti audit pada umumnya. Penggunaan teknologi informasi yang digunakan oleh auditor menjadi dasar dalam penelitian ini. Tujuan jangka panjang sebagai implikasi praktek dalam penelitian ini adalah memberikan masukan kepada profesi auditor mengenai pemanfaatan teknologi informasi berupa seberapa luas penggunaannya serta seberapa penting teknologi tersebut digunakan dalam menghadapi remote audit. Target khusus dari penelitian ini adalah untuk menguji kesiapan auditor dalam menjalankan remote audit melalui penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini memberikan implikasi sosial bahwa auditor harus dapat mengerti pentingnya teknologi informasi dalam pelaksanaan remote audit. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan survey melalui penyebaran kuesioner kepada auditor di kantor akuntan publik di seluruh Indonesia. Kuesioner menggunakan pertanyaan Janvrin, Bierstaker dan Lowe (2008) yang dikembangkan oleh Tarek, Mohamed, Hussain, dan Basuony (2017). Teknik ini sesuai untuk pengukuran sikap atas suatu kasus yang harus diselesaikan (Tarek, et al, 2017). Orisinalitas penelitian ini adalah bahwa penelitian ini dilakukan pada masa pandemi Covid-19 yang memaksa auditor untuk menghadapi audit dengan berbagai keterbatasan yang ada. Hasil dari penelitian adalah bahwa penggunaan teknologi informasi secara luas dimanfaatkan untuk pelaksanaan audit. Hasil lainnya adalah bahwa tingkat penggunaan teknologi informasi bagi auditor di KAP adalah sangat penting.
STUDI EKSPERIMEN PENENTUAN RISIKO AUDIT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MATERIALITAS DAN ROTASI AUDIT Wardani, Rr. Puruwita; Wibowo , Vivian Angelina Soegiharto; Sabatini , Ester
Media Mahardhika Vol. 22 No. 3 (2024): May 2024
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v22i3.912

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menilai risiko audit dengan mempertimbangkan salah saji dan rotasi auditor. Berdasarkan Theory of planned behavior, auditor dalam menentukan suatu risiko audit dipengaruhi oleh sikap, kode etik, serta aturan. Tinggi rendahnya risiko audit berhubungan dengan kesediaan auditor dalam menanggung risiko bahwa laporan keuangan mengandung salah saji material ketika opini wajar tanpa pengecualian telah diberikan, sehingga semakin rendah (tinggi) risiko audit menjelaskan bahwa salah saji yang terdapat di dalam laporan keuangan adalah material (tidak material). Sedangkan rotasi auditor menjelaskan lamanya perikatan audit terhadap klien yang sama. Semakin lama auditor melakukan perikatan audit pada klien yang sama akan menyebabkan klien dapat membaca pola pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor tersebut sehingga kecenderungan manipulasi yang dilakukan oleh klien dapat tidak terdeteksi oleh auditor. Hal ini menyebabkan laporan keuangan klien semakin berisiko tinggi sehingga risiko audit semakin rendah. Penelitian ini menggunakan responden mahasiswa S1 yang sedang skripsi. Hasil penelitian ini adalah kesediaan untuk menanggung risiko audit pada laporan keuangan yang mengandung salah saji material lebih rendah dibandingkan pada laporan keuangan yang tidak mengandung salah saji material, serta kesediaan auditor lebih rendah dalam menanggung risiko audit untuk klien dengan akumulasi perikatan 7 tahun atau lebih dibandingkan dengan yang kurang dari 7 tahun.