Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN E-LEARNING GEOGRAFI MELALUI MEDIA BERBASIS WEB (FACEBOOK) wardhani, kusuma; Sugiyanto, R; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan sistem E-learning untuk meningkatkan efektifitas dan fleksibilitas pembelajaran. Facebook adalah situs web jejaring sosial memiliki fitur dan aplikasi yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook) dan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa setelah menerapkan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri di kota Tegal. Penentuan sampel dengan teknik Sample Random Sampling, maka diperoleh kelas X6, X7, X8, X3, dan X5 sebagai kelas eksperimen. Post test digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa; observasi digunakan untuk memperoleh data aktivitas siswa dan kinerja guru pada saat pembelajaran; dan angket digunakan untuk memperoleh data tanggapan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji proporsi satu pihak (uji z). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa kelas X pada kelas eksperimen sudah memiliki akun facebook dan dapat menerapkannya dalam pembelajaran Geografi dengan baik. Hasil uji ketuntasan belajar diperoleh siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan penerapan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook) pada materi pokok Hidrosfer dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) klasikal.The development of information and communication technology are rapidly pushing the various educational institutions make use of E-learning system to increase the effectivity and flexibility of learning. Facebook is a social networking website has features and applications that can be developed as a learning media. The purpose of this research was to determine the implementation of Geography E-learning through web-based media (facebook) and to determine the mastery learning of student learning result after implementing Geography E-learning through web-based (Facebook). The population of this research were students of X grade high schools in the city of Tegal. Determination of the sample used Simple Random Sampling technique, the obtained class X6, X7, X8, X3, and X5 as a experiment group. Post test was used to obtain data on student learning result, observation are used to obtain student and teacher performance activities during the learning, and questionnaires are used to obtain student responses data. Data analysis techniques using descriptive analysis of the percentage and proportion of the test (z test). The result showed that all the students of X grade in the experimental group already has a facebook account and can apply it in a geograpy lesson well. The result of the mastery learning test obtained that experimental group have achived classical mastery learning. Based on these result, we can say that learning that using classical Geography E-learning implementation through web-based media (Facebook) on the subject matter hydrosphere can achieve a classical KKM.
Penyelesaian Masalah Pengemasan Produk dengan menggunakan Metode Hungarian dan Metode Divide Row and Subtract Column wardhani, kusuma
Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jim.v12i1.30776

Abstract

Masalah Penugasan (Assignment Problem) merupakan suatu kasus khusus dari masalah pemrograman liniear. Masalah penugasan digunakan untuk mengalokasikan sejumlah sumber daya pada sejumlah pekerjaan atau tugas dengan dasar satu-satu. Di mana setiap satu sumber (pekerja) ditugaskan pada satu tujuan (pekerjaan) dengan tujuan untuk meminimalkan biaya produksi atau memaksimalkan pendapatan. Pada penelitian ini, membahas mengenai penerapan masalah penugasan untuk menyelesaikan masalah maksimasi dengan data tidak seimbang (Unballanced) pada studi kasus pengemasan makanan ringan menggunakan Metode Hungarian Dan Metode Divide Row And Subtract Column. Metode Hungarian diawali dengan cara mengurangkan nilai terbesar di setiap baris dan mengurangkan nilai terkecil untuk setiap kolom. Sedangkan, Metode Divide Row and Subtract Column diawali dengan cara membagi nilai terbesar di setiap baris dan mengurangkan nilai terkecil di setiap kolom. Kedua metode tersebut pada dasarnya menghasilkan solusi optimal yang sama akan tetapi memiliki perbedaan pada algortima, entri matriks (dummy), dan jumlah iterasinya.
Sosialisasi Bahaya Bullying pada Siswa SMA Negeri 1 Wates Kabupaten Kediri Zulaiha, Habibah; Harianto, Kukuh; Wardhani, Kusuma; Nurrahma, Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1221

Abstract

Bullying in schools is a serious problem that negatively affects students’ psychological, social, and academic development. This community service activity aimed to raise students’ awareness of the dangers of bullying and to promote a safe and child-friendly school environment at SMA Negeri 1 Wates, Kediri Regency. The activity was conducted using a Participatory Action Research (PAR) approach through interactive socialization and counseling involving students, teachers, and school staff. The materials presented included the forms, causes, impacts, and prevention strategies of bullying in the school environment. The results showed an increase in students’ understanding of bullying, greater empathy, and stronger commitment to positive social interaction at school. This program also encouraged collaboration among schools, families, and the community to create a safe, harmonious, and character-oriented learning environment.