Danur Jatmiko
universitas muhammadiyah surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Anak Dalam Film Laskar Pelangi Dan Freedom Writers Danur Jatmiko
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v12i1.6999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan nilai-nilai yang terdapat dalam film Laskar Pelangi dan Freedom Writers. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Deskripsi kualitatif merupakan metode yang mendeskripsikan hasil fakta atau data yang diperoleh dari sumber data. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Teknik pengumpulan data ini digunakan sebagaimana dari penayangan dua film yang disediakan, kemudian masing-masing film disimak dan mencatat sesuai dengan target yang diinginkan. Hasil penelitian ini ditemukan terdapat 4 nilai di film Laskar Pelangi dan 4 nilai di film Freedom Writers. Dalam film Laskar Pelangi ditemukan, yaitu nilai toleransi, nilai kerja keras, nilai kejujuran, dan kepedulian sosial. Sedangkan dalam film Freedom Writers ditemukan juga nilai-nilai, yaitu menjauhi rasisme, keadilan, pantang menyerah, dan kepedulian. Kata kunci: nilai-nilai pendidikan karakter, laskar pelangi, dan freedom writers.
PERBANDINGAN MAKNA DAN AMANAT PUISIĀ  PERINGATAN KARYA WIJI THUKUL DENGAN PUISI CAGED BIRD KARYA MAYA ANGELOU Danur Jatmiko
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 16 No. 1 (2026): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v16i1.7000

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan makna dan amanat dalam puisi Peringatan karya Wiji Thukul dan Caged Bird karya Maya Angelou menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat terhadap kedua puisi sebagai sumber utama.Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi Peringatan menggambarkan kekecewaan rakyat terhadap pemimpin yang sering menyampaikan janji tanpa realisasi. Pada bait awal, rakyat digambarkan sudah tidak percaya terhadap pidato retoris penguasa. Bait berikutnya menekankan bahwa rakyat memiliki kebutuhan hidup yang menuntut solusi nyata, namun ketika tidak terpenuhi, mereka berusaha mencari jalan sendiri. Kondisi ini berkembang menjadi kegelisahan sosial yang berpotensi memicu perlawanan. Pada akhirnya, ketika kritik rakyat diabaikan, perlawanan menjadi bentuk terakhir untuk menuntut keadilan. Puisi ini menekankan pentingnya kritik sebagai kontrol terhadap kekuasaan.Sementara itu, Caged Bird menggambarkan penindasan rasial terhadap masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat. Burung dalam sangkar melambangkan ketidakbebasan, dan nyanyiannya menjadi simbol harapan akan kebebasan, bukan kebahagiaan. Amanatnya adalah pentingnya kesetaraan hak tanpa diskriminasi.Kedua puisi sama-sama menyuarakan perlawanan terhadap ketidakadilan dan menekankan nilai kebebasan serta keadilan dalam kehidupan manusia.