Aziz Sinung Wardika
Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penambahan Bakteri Probiotik dengan Dosis Berbeda dalam pakan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Wardika, Aziz Sinung
Jurnal Masyarakat Akuakultur Indonesia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Masyarakat Akuakultur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.383 KB)

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kualitas benih ikan nila yaitu dengan meningkatkan kualitas nutrisi pakan induk. Unsur nutrien yang harus ada dalam pakan induk ikan antara lain asam lemak esensial dan vitamin E yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi benih yang berkualitas. Penelitian ini menambahkan suplemen pakan yaitu omega-3 dan klorofil dengan menambahkannya pada  pakan  induk  ikan  nila.  Kombinasi  bahan  tersebut  diharapkan  meningkatkan  fekunditas  dan  derajat penetasan ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian omega-3 dan klorofil ke dalam pakan induk terhadap fekunditas dan derajat penetasan ikan nila. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan masing-masing terdiri dari 3 ulangan. Perlakuan uji adalah A (tanpa kombinasi omega-3 dan klorofil ke dalam pakan), B (Kombinasi 2,5 mL omega-3 dan 2,5 mL klorofil/kg pakan), C (kombinasi 1,7 mL omega-3 dan 3,3 mL klorofil/kg pakan) dan D (kombinasi 3,3 mL omega-3 dan 1,7 mL klorofil/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian omega-3 dan klorofil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap fekunditas dan derajat penetasan. Nilai fekunditas   pada perlakuan A, B, C, dan D masing-masing adalah 4878; 5168; 6248; dan 6910 butir/kg. Nilai derajat penetasan pada perlakuan A, B, C, dan D masing-masing adalah 81,38; 81,59; 82,18; dan 86,39%. Berdasarkan hasil penelitian pemberian omega-3 dan klorofil dalam pakan belum dapat meningkatkan nilai fekunditas dan derajat penetasan benih ikan nila. 
PENGARUH BAKTERI PROBIOTIK PADA PAKAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN, PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS) Wardika, Aziz Sinung; Suminto, -; Sudaryono, Agung
Journal of Aquaculture Management and Technology Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014
Publisher : Journal of Aquaculture Management and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.866 KB)

Abstract

Probiotik merupakan mikroba hidup yang memiliki pengaruh menguntungkan bagi inang melalui modifikasi bentuk keterikatan (asosiasi) dengan inang atau komunitas mikroba lingkungan hidupnya sehingga dapat memiliki pengaruh memperbaiki kecernaan makanan, melindungi dari serangan patogen dan memperbaiki kualitas lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan jumlah probiotik yang berbeda yang berasal dari usus lele terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan lele dumbo (Clarias gariepinus). Hewan uji yang digunakan adalah lele dumbo sebanyak 240 ekor berukuran  6-7 cm dan bobot 2,35 ± 0,05 g. Bakteri probiotik yang digunakan sebagai bakteri uji adalah Bacillus subtilis, Bacillus lincheniformis dan Psidomonas putida telah diisolasi dari usus lele. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan A (tanpa probiotik), B (dosis probiotik 106 CFU/mL), C (dosis probiotik 107 CFU/mL), dan D (dosis probiotik 108 CFU/mL) dengan menyemprotkan probiotik pada pakan. Hasil pengamatan menunjukkan perlakuan D memiliki nilai EPP terbaik yaitu (70,83±4,60 %), PER (2,23±0,15), SGR (2,61±0,06 %/hari), panjang mutlak (4,50±0,72 cm) dan mempunyai SR (96,67±0,24%). Penambahan probiotik pada pakan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap EPP (Efisiensi Pemanfaatan Pakan), PER (Protein Eficiency Ratio), SGR (Specific Growth Rate), Pertumbuhan panjang mutlak, dan tidak berpengaruh nyata terhadap serta SR (Survival Rate) lele dumbo. Hasil penelitian menunjukkan dosis probiotik terbaik yaitu perlakuan D (108 CFU/mL). Probiotic is a microbial life, that give to the advantageous effect for a fish culture (host) it through modification which have bounded (association) with host or microbial community of those habit so that have affected to improve feed utilization efficiency, resistance to pathogen and improve the environment quality. The purpose of this research was to know the effected of bacterial probiotic isolated from intestinal catfish (Clarias gariepinus) with the different  dosage on the feed utilization efficiency, growth and survival rate of catfish (C. gariepinus). The fish samples used were 240 tails of total which have average length 6-7cm and average wight 2,35 ± 0,05 g. The bacterial samples used were Bacillus subtilis, Bacillus lincheniformis and Psidomonas putida. The experimental method was employed in this research with completely randomized design. The research was carried out 4 (four) treatments with  3 (three) replicates respectively. Those treatments were A treatment (no added probiotic), B treatment (with addition of 106 CFU/mL), C (with addition of 107 CFU/mL), and D (with addition of 108 CFU/mL) spraying the probiotic on the feed. The results showed that D treatment had the EPP of (70.83±4.60%), PER of (2.23±0.15), SGR of (2.61±0.06 %/day), absolute length (4.50±0.72 cm) and had SR (96.67±0.24 %). The use of probiotic  had significally affected on EPP (feed efficiency utilization), PER (Protein Efficiency Ratio), SGR (Survival Growth Rate), absolute length for dumbo catfish, and Indicated that they were not significantly different on C. gariepinus SR (survival rate). Therefore the dosage of D treatment appears to be the best dosage.