Helga Paramitha Nindya
STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Health Education First Aid Injury Of Skull Muscle In Adolescents: Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3k) Cedera Sistem Otot Rangka Pada Remaja Irine Yunila Prastyawati; Helga Paramitha Nindya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.1075

Abstract

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) adalah salah satu upaya pertolongan fase awal yang memiliki sifat sementara. Terdapat beberapa klasifikasi P3K, salah satunya adalah pertolongan pada cedera sistem otot rangka. Cedera ini meliputi beberapa bagian yaitu tulang, sendi dan jaringan ikat serta otot. Pertolongan pertama yang diberikan ini mampu menyelamatkan jiwa penderita, mencegah cacat, dan memberikan rasa nyaman serta menunjang proses penyembuhan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja dalam memberikan pertolongan pertama cedera otot rangka. Pendidikan kesehatan pertolongan pertama cedera otot rangka dapat mengoptimalkan peran remaja sebagai bystander. Pendidikan pertolongan pertama juga merupakan bagian integral dari ketahanan masyaraka.  Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan. Awal sebelum kegiatan pendidikan kesehatan dimulai, peserta diminta untuk mengisi pre test, kemudian dilanjutkan paparan materi, dan diakhir dilakukan post test. Dari kegiatan ini, seluruh responden 100% mengikuti dari awal hingga akhir acara. Terdapat 40% (22 responden) dalam kategori pengetahuan cukup sebelum dilakukan pendidikan kesehatan, kemudian setelah dilakukan pendidikan kesehatan terdapat 76,3% (42 orang) yang pengetahuannya meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan responden menjadi lebih baik setelah mendapatkan pendidikan kesehatan. Saran dari kegiatan yang dilakukan ini adalah dikembangkan lebih lanjut untuk adanya pelatihan penanganan atau workshop mengenai cedera otot rangka maupun pertolongan pertama secara umum