Loisa M. Metekohy
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru dalam Membentuk Motivasi Belajar PPKn Siswa Kelas VII di SMP Negeri 5 Ambalau Kabupaten Buru Selatan Hadisan Mahtelu; Loisa M. Metekohy; Ridwan Hatala
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.353 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4278

Abstract

Pendidikan adalah sebuah proses pembelajaran baik melalui kegiatan formal, informal maupun formal yang tujuannya tidak lain adalah untuk pengembangan diri individu, untuk menguasi berbagai aspek baik kognitif, afektif dan psikomotorik. Kegiatan pendidikan bukan hanya dilakukan dan difasilitasi oleh guru di sekolah tetapi juga oleh orang tua, keluarga dan lingkungan.. Dalam Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa fungsi Pendidikan Nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Kemampuan guru bidang studi PPKN di SMP Negeri 5 Ambalau sangatlah bagus namun pada waktu belajar sering terdapat beberapa masalah diantaranya: ada yang giat dan ada pula yang bermalas-malasan untuk belajar, ada pula yang berbuat gaduh di dalam kelas, mengantuk ketika kegiatan proses belajar mengajar berlangsung, 4.suka bermain-main di dalam kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: peran guru dalam menanamkan motivasi belajar siswa dan hambatan yang ditemui oleh guru dalam menanamkan motivasi berlajar siswa. Dari hasil penelitian yang ditemukan bahwa Peran guru dalam menanamkan motivasi belajar bagi siswa dengan cara guru selalu memberikan motivasi kepada siswa baik itu sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar dilaksanakan yang biasanya digunakan waktu 5 sampai 10 menit pada saat jam belajar mengajar mulai dan menyampaikan materi mengacu pada RPP dan model pembelajaran yang dipakai serta hambatan yang ditemui oleh guru dalam menanamkan motivsai siswa yakni sebagian siswa yang masih bermalasan ketika guru memberikan pengajaran,motivasi,bimbingan masih ada sebagian siswa yang merasa kesulitan sehingga hal ini masih menjadi kendala bagi guru untuk menanamkan motivasi belajar siswa
The Role of Ad Hoc Judges in Resolving Corruption Crime Issues Christa Lumamuly; Loisa Marga Metekohy; Remon Bakker
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.674

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that aims to find out how the role of ad hoc corruption judges is in resolving corruption cases. the problem of criminal acts of corruption in class 1 A Ambon district court. This research was carried out at the District Court/Industrial Relations/Tipikor/Fisheries Ambon Class 1 A. Primary data collection was carried out through interviews with a number of informants who were considered to be directly involved. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results of these interviews can show that ad hoc judges have carried out their duties and responsibilities properly in resolving the problem of criminal acts of corruption. At first they were dissatisfied with the performance of the career judges who handled corruption cases, but the presence of ad hoc judges helped them resolve cases properly.