Endah Puspita Sari
Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teknik – Teknik Bimbingan dan Konseling dalam Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa Endah Puspita Sari; Sri Hartati; Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo; Rini Siswanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.064 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4335

Abstract

Prokrastinasi akademik perlu diatasi karena tidak hanya berdampak pada prestasi akademik siswa yang menjadi prokrastinator tetapi juga dapat menjadi budaya yang ditiru oleh teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian-kajian literatur terkait teknik-teknik bimbingan konseling yang dapat mengurangi prokrastinasik akademik pada siswa dengan menggunakan pengamatan literatur nasional dan internasional. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan library research pada basis data google scholar untuk menelusuri artikel-artikel berkualitas yang memuat kata kunci “teknik bimbingan konseling” dan “prokrastinasi akademik” yang dipublikasikan pada tahun 2012 – 2022. Artikel yang dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian dari 189 artikel diperoleh 10 artikel yang sesuai kriteria inklusi. Adapun teknik-teknik bimbingan konseling yang diperoleh dalam analisis ini yang dapat mengurangi prokrastinasi akademik siswa sekolah adalah teknik self-management, teknik self-instruction, teknik cognitive behavior modification, teknik cognitive restructuring, teknik self-regulated learning, teknik SFBC (solution focused bried counseling), teknik behaviour contract, teknik penguatan positif, dan layanan pemodelan sebaya. Terdapat tiga artikel yang menemukan bahwa self-instruction dapat mengurangi prokrastinasi akademik siswa selain itu terdapat satu penelitian yang melakukan studi komparasi, dan mengklaim bahwa teknik self-instruction lebih efektif mengurangi prokrastinasi akademik pada siswa.