Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Tahnik dalam Persfektip Hadis (Studi Analisis Sanad Musnad Ahmad Ibn Hanbal dan Sunan At-Turmudzi) Idris Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.4491

Abstract

Anak adalah anugerah yang dititipkan Allah kepada ayah dan ibunya, impian untuk mendapatkan anak sangat diharapkan oleh pasangan yang telah menikah, anak juga pewaris keturunan dari ayahnya, salah satu sunnah yang harus diamalkan ketika memiliki anak yang baru lahir adalah mentahniknya. Tahnik adalah memasukkan kurma kering atau basah ke dalam mulut bayi yang baru lahir dan menggosok-gosokkannya ke rahang paling atas. Tahnik ini juga bisa dengan menggunakan madu atau sejenisnya yang mengandung banyak nutrisi gizi dan vitamin. Anjuran tahnik ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW. anak yang ditahnik kemudian didoakan dan diharapakan hidupnya mendapatkan keberkahan hidup serta ketenangan hidup di dunia dan akhirat. Anjuran tahnik ini bisa dilakukan oleh ayahnya sendiri atau bisa juga dengan kakeknya atau ustadz, ulama, kyai dan orang yang dianggap baik dan saleh di pandangan masyarakat setempat, atau bisa juga dengan mendatangi para wali yang untuk mentahniknya serta memohon supaya didoakan dan mendapatkan kesehatan dan keberkahan. Untuk melihat secara jelas tetang perintah tahnik ini, maka mengumpulkan hadis-hadis tentang tahnik adalah langkah pertama kemudian ditakhrij dan dianalisa sehingga mendapatkan hasil yang jelas. Berdasarka hasil penelitian ini maka hadis tentang anjuran tahnik ini terdapat 2 kategori yaitu hadis sahih dan hadis daif, kemudian apakah sama tahnik dan imunisasi.
MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DALAM PERSFEKTIF HADIS Idris Siregar
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 7, No 2 (2022): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v7i2.%p

Abstract

Membangun karakter memerlukan penanaman prinsip-prinsip penting pada orang muda melalui pendidikan dan bimbingan sehingga mereka dapat mempelajarinya, berinteraksi dengannya, dan pada akhirnya menjadikan mereka bagian dari diri mereka sendiri. Karena anak-anak pada usia ini adalah spons, proses perkembangan karakter sangat bermanfaat pada periode ini. Sebagai hasil dari perilaku beberapa anak yang lebih kecil, ungkapan "Kids Age Now" telah muncul. Itu benar; jelas tidak semua anak bertindak seperti itu. Pendidikan Islam atau pengamalan keyakinan agama dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi alternatif pendekatan pengembangan karakter yang dapat membantu masyarakat mengatasi bencana ini. Hadits adalah salah satu bidang Islam yang boleh diajarkan kepada orang lain. Memperkenalkan hadits kepada anak-anak sejak usia muda membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang berpengetahuan luas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa substansi berbagai hadis membentuk kepribadian anak muda.
The Effect Of Students Centered Learning (SCL) Strategy On Students’ Achievement In Studying Psycholinguistics Yani Lubis; Idris Siregar; Idris Sadri
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 1 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i1.7468

Abstract

There are several ways to teach Psycholinguistics. Even though, there are many ways or theories in teaching and learning to increase students’ achievement in learning Psycholinguistics but not all of those theories and ways are successes. This research will find out the effective way to teach Psycholinguistics for Department of English Educational students of Faculty of Tarbiyah Science and Teacher Training of State Islamic University North Sumatra (UIN-SU) Medan. Each member of a team is responsible not only for learning what is taught but also for helping teammates learn, thus creating an atmosphere of achievement. The aims of this research: to know the students’ difficulties in learning Psycholinguistics, to know how is the lecturer implement Students Centered Learning (SCL) Strategy in teaching learning process special for teaching Psycholinguistics, and to know if there significance effect of Students Centered Learning (SCL) Strategy on students’ achievement in learning Psycholinguistics or not. The subjects and objects of product trials on an expanded scale will be given to students of the English department study program FITK UIN North Sumatra Medan. The type of quantitative data, using a Likert scale questionnaire instrument was used to collect data. The validity test analysis technique uses the Aiken and Cronbach Alpha formulas for reliability. The research will produce articles published in reputable national or international journals and Intellectual Property Rights (HaKI), which are empirically proven to be valid, practical and effective.
Penerapan Nilai-Nilai Haji dari Hadis Nabi dalam Konteks Globalisasi Nurul Hasanah Simamora; Idris Siregar; Nur Syahri Siregar
Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Media Kreatif Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/s6m7bj43

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai haji yang terkandung dalam hadis nabi terkait dengan globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis riset kepustakaan atau studi pustaka, yang melibatkan  pengumpulan, membaca, mencatat, dan mengolah data dari berbagai sumber literatur seperti buku, majalah, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan nilai-nilai haji dari hadis Nabi dalam konteks globalisasi membutuhkan kesadaran dan komitmen bersama dari umat Islam dan juga seluruh umat manusia. Dengan menjadikan nilai-nilai haji sebagai landasan dalam interaksi antarmanusia dan dalam pembangunan masyarakat global yang lebih adil, harmonis, dan berkelanjutan, dapat kita menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang. Nilai-nilai haji yang diambil dari hadis Nabi Muhammad Saw mengajarkan prinsip-prinsip universal yang sangat relevan dalam konteks globalisasi. Kesetaraan, persaudaraan, perdamaian, kebersamaan, solidaritas, ketaatan, pengabdian, kesabaran, pengorbanan, ketulusan, dan keikhlasan adalah nilai-nilai yang dapat membantu umat manusia mengatasi tantangan global dan menciptakan dunia yang lebih adil, damai, dan berkelanjutan.
Analisis Ilmu Balaghah Terhadap Gaya Bahasa Perumpamaan Dalam Al-Qur’an Idris Siregar; Nada Muhsinati; Rais Nashrul Khair; Ananda Firmansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7257

Abstract

The purpose of this research is to examine the Qur'anic text's figurative language (parables) through the lens of Balaghah, the Arabic science of rhetoric, in order to decipher its profound significance. The study utilizes a descriptive qualitative approach, systematically analyzing Qur'anic texts according to Balaghah principles, including isyarah (figurative expression), tasybih (simile), and isti’arah (metaphor). The findings show that the Qur'anic use of parables serves multiple purposes: it explains abstract ideas, makes people feel something, and reinforces Islamic teachings. This study highlights the importance of comprehending Balaghah for scholars and readers of the Qur'an in order to understand its rhetorical beauty and implied meanings, which in turn enhances the depth and breadth of Qur'anic study and interpretation.
Adab komunikasi dan kehormatan dalam interaksi gender tinjauan tafsir Al-Misbah surah Al-Qasas ayat 23-25 Maisyarah Nasution; Sori Monang; Idris Siregar
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034559000

Abstract

Pada dasarnya manusia sering digambarkan sebagai makhluk sosial yang artinya saling membutuhkan bantuan orang lain. setiap umat Islam harus mendahulukan adab dalam bersosialisasi agar tercipta keharmonisasian dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran adab Dari sudut pandang tafsir Al-Misbah, penelitian ini menyelidiki peran adab komunikasi dalam menjaga kehormatan antara laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Dengan analisis System Literature Riview, dengan menyeleksi setiap literatur, kemudian mengidentifikasi dan membuat kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bersikap sopan, menjaga pandangan, dan menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung adalah ciri-ciri komunikasi yang baik. Tafsir Al-Misbah menekankan betapa pentingnya nilai-nilai ini dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan untuk menjaga kehormatan dan martabat masing-masing. Ayat ini menawarkan praktik komunikasi yang relevan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Jihad Ekonomi Dalam Perspektif Hadis: Tinjauan Terhadap Gerakan Boikot Produk Israel Sebagai Dukungan Terhadap Palestina Idris Siregar; Dinar Maliki; Fakhrurrozi Nasution
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/muqaddimah.v2i3.938

Abstract

The conflict and occupation that have occurred in Palestine by Israel have been ongoing for over six decades, with oppression, destruction of buildings, and civilian deaths occurring far too frequently. This long-standing conflict and occupation has garnered global attention, as it is highly sensitive due to its direct association with religion. The prolonged conflict has also devastated the Palestinian economy, necessitating donation assistance. The struggle or jihad in support of Palestine from various parts of the world has emerged as a force, with global condemnation of Israel's occupation through boycotts of Israeli products and those supporting Israel. Through qualitative research in the form of literature studies, researchers aim to explore the hadith's perspective on boycotting colonial products. The findings of this research indicate that boycotting products that aid colonization is justified, as it is forbidden to purchase goods used to combat Muslims and strengthen the position of colonizers. This research is expected to provide a foundation for thought and action in engaging in boycotts as a form of solidarity with Palestine.
ANALYSING THE ROLE AND MEANING OF DOWRY IN GLOBAL WEDDING TRADITIONS Idris Siregar; Annisa Khumairoh Riadi; Xananta Zeres Ha'gai Br. Sembiring
J-MD Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v5i2.3745

Abstract

The purpose of this research is to find out what types of goods can be used as dowry in marriage. This research is a type of library research or literature study, which involves collecting, reading, recording, and processing data from various literature sources such as books, magazines, and others. The results show that dowry in Islam is an obligatory gift from the husband to the wife as part of the marriage contract, which has symbolic and material values. The form of dowry is very diverse and can be in the form of cash, jewellery, electronic or household items, land or property, livestock, education and services, religious travel expenses, and traditional or cultural items. This flexibility in the form of dowry allows for adjustments to economic conditions, culture, and the agreement of both parties. The most important thing is that the dowry is given with sincerity, fulfils the requirements of Islamic law, and reflects the husband's commitment and responsibility in building a household. Dowry is not just a material gift, but also a symbol of the husband's love, respect and seriousness in marriage.
Perkembangan Kajian Ilmu-Ilmu Bayan Dalam Balaghah Al-Qur’an Idris Siregar; Najwa Fathiah; Suci Aldina Prahastiwi; Adil Nazla Sipa Sinaga
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8785

Abstract

The study of Qur’anic balaghah plays an important role in revealing the beauty, precision, and depth of meaning of the language of revelation. One of its main branches, ʿilm al-bayan, focuses on modes of meaning expression through various rhetorical devices such as tashbih (simile), istiʿarah (metaphor), majaz (figurative expression), and kinayah (indirect expression), enabling Qur’anic verses to be understood not only literally but also rhetorically and contextually. This study aims to analyze the conceptual development of ʿilm al-bayan in Qur’anic balaghah from classical to contemporary perspectives in order to explain shifts in methodological orientation and its continuing relevance in modern Qur’anic studies. Employing a qualitative method through a systematic literature review of classical works, contemporary scholarly books, and peer-reviewed journal articles, this research examines the evolution of theories and analytical frameworks of ʿilm al-bayan. The findings indicate that ʿilm al-bayan functions as a crucial analytical instrument for elucidating the relationship between linguistic structure and the meaning of revelation, both in terms of aesthetic value and communicative function. Furthermore, the development of ʿilm al-bayan demonstrates a transition from a predominantly normative and descriptive approach toward a more contextual and interdisciplinary analysis. In conclusion, ʿilm al-bayan continues to hold a strategic position in the study of Qur’anic balaghah by bridging linguistic beauty and the normative meaning of revelation, thereby maintaining its relevance within contemporary Qur’anic scholarship.
The Role of Nahdlatul Ulama in the Transmission of Hadith in Indonesia: Literature Analysis and Scientific Contributions Riyadhotul Ilmi; Idris Siregar; Nabila Syahlita Dewi; Annisa Khumairoh Riadi; Miktahul Hasanah Siregar; M. Ramadhan Siregar; M. Yaffi Rabbani
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1508

Abstract

This research aims to examine the role of Nahdlatul Ulama (NU) in the process of transmitting hadith in Indonesia and its contribution in maintaining the sustainability of Islamic science. This research is based on the importance of understanding how hadith is not only transmitted as a text, but also as a practice of life in society through the role of scholars. This research applies the library research method by trying to review relevant literature to be used as a source of information, both in the form of books, journals, hadith books, and other scientific sources related to the NU scientific tradition and hadith studies. The results of the study show that the transmission of hadith in the NU tradition has a distinctive character, namely based on scientific sanad, oriented to Islamic boarding schools, mediated by kiai, and integrated with the social life of the community. This pattern emphasizes not only the textual aspect, but also the contextual and practical dimension of the hadith. Thus, hadith is maintained in its authority as well as relevant in people's lives. This transmission contributes to grounding moderate, adaptive, and sustainable Islamic teachings in Indonesia.