Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sharia Compliance pada Sistem Jual Beli, Simpan, dan Cetak Emas Antam Berbasis Aplikasi Online Tamasia Maulidia Sakinah; Nur wahidin; Muhammad Zilal Hamzah
ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research Vol. 6 No. 1 (2022): Iltizam Journal of Shariah Economics Research
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study pursuits to determine how the system and technique of trading, saving, and printing Antam's gold mechanism in sharia through the online application Tamasia beneath the auspices of PT. Tamasia Global Sharia. To discover what contracts have been recognized as being used in buying, selling, and saving Antam's gold thru the Tamasia online application and whether or no longer these contracts are according with the related DSN-MUI Fatwa. This study uses descriptive qualitative method research with a normative juridical research approach and empirical juridical research with the aid of analyzing Tamasia products. The evaluation and identification of the facts acquired was juxtaposed with the regulation of sharia principles, specifically the DSN-MUI fatwas related to the contracts used. The outcomes confirmed that based on an analysis of the general provisions that became the substance of the related DSN-MUI fatwas, the recognized contracts used in the buying and selling mechanism and saving of Antam's gold through the Tamasia online application included wadi'ah yad amanah contracts on gold savings. that is saved inside the application for the buy Suka-Suka product, and the salam contract in the system of ordering Antam's gold bars for savers who desire to withdraw their gold savings balance. Keywords: Gold, Online Applications, Wadi'ah, Salam.
Strategi Khalifah Al Ma'mun dalam Mengembangkan House of Wisdom Melalui Toleransi dan Objektivitas dalam Mencari Kebenaran Thoriq Sahala; Amany Lubis; Nur wahidin; Mulawarman hannase
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v1i1.720

Abstract

Pada periode Zaman Kegelapan di Eropa (abad ke-5 hingga ke-15 M), terjadi kemunduran signifikan dalam berbagai aspek, termasuk ilmu pengetahuan. Sementara itu, dunia Islam mengalami Zaman Keemasan, dengan perkembangan pesat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kontras ini memunculkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Khalifah Al-Ma'mun dalam mengembangkan Bayt al-Hikmah melalui kebijakan toleransi dan semangat mencari kebenaran, serta bagaimana kebijakan ini berkontribusi pada keberhasilan dan kemajuan ilmu pengetahuan di Bayt al-Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-kualitatif dengan menelusuri literatur dan sumber-sumber sejarah yang mendokumentasikan kebijakan Al-Ma'mun, kontribusi para ilmuwan non-Muslim, serta dampak kebijakan tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Bayt al-Hikmah. Strategi Al-Ma'mun melibatkan penerapan kebijakan toleransi yang tidak membedakan ras, suku, bahasa, atau agama, serta semangat mencari kebenaran dari berbagai sumber. Kebijakan ini menarik ilmuwan dari berbagai latar belakang untuk berkumpul di Bayt al-Hikmah, menciptakan lingkungan intelektual yang inklusif dan dinamis. Kontribusi signifikan dari ilmuwan non-Muslim seperti Hunain ibn Ishaq dan Thabit ibn Qurra menunjukkan keberhasilan kebijakan ini. Kebijakan toleransi dan semangat mencari kebenaran yang diterapkan oleh Al-Ma'mun memainkan peran kunci dalam menjadikan Bayt al-Hikmah sebagai pusat intelektual terkemuka. Hal ini menunjukkan bahwa inklusivitas dan kebebasan intelektual dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.