Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemilihan Team Survei Terbaik Pada Serikat Nelayan Indonesia Menggunakan Metode Occupational Repetitive Action (OCRA) Pitriani Piliang; Dito Putro Utomo
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 5, No 1 (2021): Peran Generasi Milenial Bertalenta Digital Pada Era Society 5.0
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/komik.v5i1.3662

Abstract

Survei biasanya dirancukan dengan istilah observasi dalam  pengertian sehari – hari, survei juga merupakan suatu cara yang utama untuk mengumpulkan data primer bila data skunder dianggap belum cukup lengkap untuk menjawab sesuatu pertanyaan, kalau data skunder sudah cukup lengkap dan hipotesis sudah dapat diuji dengan data skunder maka pengumpulan data primer secara langsung dengan metode survei tidak perlu lagi, survei adalah mencari informasi faktual secara mendetail yang sedang menggejala dan mengindentifikasikan masalahmasalah atau untuk mendapat justifikasi keadaan dan kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan untuk mengetahui hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang yang menjadi sasaran penelitian dalam memecahkan masalah, sebagai bahan penyusunan rencana dan pengambilan keputusan dimasa mendatang OCRA (Occupational Repetitive Action ) merupakan metode pengambilan keputusan multi kriteria yang dikembangkan oleh Edward pada tahun 1977. Teknik pengambilan keputusan multi kriteria ini didasarkan pada teori bahwa setiap alternatif terdiri dari sejumlah kriteria yang memiliki nilai – nilai dan setiap kriteria memiliki bobot yang menggambarkan seberapa penting ia dibandingkan dengan kriteria lain.  Pembobotan ini digunakan untuk menilai setiap alternatif agar diperoleh alternatif terbaik. OCRA menggunakan linear additive model untuk meramal nilai setiap alternatif. OCRA merupakan metode pengambilan keputusan yang fleksibel.