Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mekanik Terbaik Menggunakan Metode Operational Competitiveness Rating Analysis (OCRA) Studi Kasus: Auto2000 Refika Ratna Dilla; Dito Putro Utomo
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 5, No 1 (2021): Peran Generasi Milenial Bertalenta Digital Pada Era Society 5.0
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/komik.v5i1.3657

Abstract

Auto2000 adalah jaringan penjualan, perbaikan dan pemeliharaan yang didirikan pada tahun 1974 dengan nama Astra Motor Sales dan berubah nama menjadi Auto2000 pada tahun 1990 di bawah manajemen PT. Dalam bisnisnya, Auto2000 berasosiasi dengan PT. Toyota Astra Motor sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota, menjadikan Auto2000 sebagai salah satu dealer resmi Toyota. Kedepannya, jumlah jaringan Auto2000 akan terus bertambah seiring dengan perkembangan bisnis serta untuk memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan Toyota. Peningkatan dan penurunan kepuasan pelanggan tergantung pada kegiatan layanan purna jual. Salah satu upaya Auto2000 untuk membuat mekanik tetap antusias dan termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan adalah memilih mekanik terbaik untuk diakui dalam bentuk hadiah uang tunai atau mekanik terbaik. Pemilihan mekanik dilakukan oleh tim evaluasi yaitu pengelola bengkel. Auto2000 melakukan evaluasi bulanan dan pemilihan mekanik terbaik dan sampai saat ini selalu dilakukan secara berkala. Masalah dengan Auto2000 adalah Pengelola Bengkel kesulitan merangkum hasil evaluasi dan pengolahan data karena pengolahan data dilakukan hanya dengan menggunakan Microsoft Excel dan Pengelola Bengkel hanya mengerjakan apa yang dilakukannya. prosesnya tidak optimal dan membutuhkan waktu. Dan dalam proses evaluasi terdapat hasil akhir yang sama antar mekanik, sehingga pengelola bengkel harus melihat data history masing-masing mekanik untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih mekanik terbaik. Oleh karna itu salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dan menerapkan metode OCRA (Operational Competitiveness Rating Analysis) itu sendiri merupakan salah satu dari metode sistem pendukung keputusan, dimana metode OCRA ini teknik pengambilan keputusannya multi kriteria didasarkan pada teori bahwa setiap alternatif terdiri dari sejumlah kriteria yang memiliki nilai-nilai dan setiap kriteria memiliki bobot yang menggambarkan seberapa penting ia dibandingkan dengan kriteria lain. Pembobotan ini digunakan untuk menilai setiap alternatif agar diperoleh alternatif terbaik. Dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan  (SPK) dan metode ini diharapkan dapat membantu pihak Kepala Bengkel dalam mengambil keputusan Pemilihan Mekanik Terbaik meningkatkan objektif dari keputusan tersebut.