Wahyu Arini
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN ALAT SEDERHANA PENGUKUR TINGKAT KESUBURAN TANAH BAGI IBU PKK DI DESA PASENAN KECAMATAN STL ULU TERAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS Tri Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Endang Lovisia; Wahyu Arini
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i1.2591

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan cara membuat alat sederhana pengukur tingkat kesuburan tanah, membantu masyarakat dalam pembuatan alat pengukur kesuburan tanah, dan untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, dengan target sasaran ibu-ibu PKK. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini disosialisasikan bagaimana menerapkan teknologi sederhana dalam menentukan kesuburan tanah. Untuk mendukung tujuan tersebut Tim dari Universitas PGRI Silampari melakukan kegiatan dengan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahap pelatihan, tahap perancangan dan pembuatan alat, dan tahap pelaksanaan. Instrumen PKM yang digunakan yaitu angket pengetahuan dan keterampilan yang digunakan untuk mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK setelah TIM PKM mensosialisasikan cara memuat alat pengukur tingkat kesunuran tanah. Dari analisis hasil angket pengetahuan didapat rata-rata nilai pengetahuan sebesar 86,7 dengan kategori “Sangat Baik” dan keterampilan sebesar 82,3 dengan katogori “Sangat Baik”
Pelatihan Pembuatan Briket dari Limbah Sekam Padi di Desa Jajaran Baru Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas Wahyu Arini; Tri Arini; Endang Lovisia; Ovilia Putri Utami Gumay
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2602

Abstract

Jajaran Baru adalah salah satu desa di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia.Sebagian besar wilayah Desa Jajaran Baru ini terdiri dari persawahan, perkebunan karet. Mayoritas masyarakat Desa Jajaran Baru berkerja sebagai petani, buru tani, dan pedagang. Desa Jajaran Baru merupakan desa mitra pada kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan pada Bulan September 2023 dengan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket dari limbah sekam padi sebagai upaya untuk mengurangi limbah sekam padi dilingkungan dan melatih Masyarakat dalam mengolah sekam padi sebagai sumber energi alternatif. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut diperoleh hasil berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan briket dengan menggunakan limbah sekam padi. Dari data analisis diperoleh rata-rata nilai sebesar 88,9, hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat briket sekam padi sebagai energi alternatif termasuk dalam kategori Sangat Baik. Untuk keterampilan Masyarakat di peroleh rata-rata nilai sebesar 88,7, hal ini menunjukkan bahwa keterampilan masyarakat berada pada kategori Sangat Baik.
Sosialisasi Pemanfaatan Alat Filtrasi Sederhana di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas Endang Lovisia; Ahmad Amin; Wahyu Arini; Ovilia Putri Utami Gumay; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawast, Kabupaten Musi Rawas dengan target sasaran masyarakat Desa Babat. Berdasarkan hasil analisis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan hasil diskusi, teridentifikasi persoalan yang dialami oleh warga setempat khususnya masyarakat Desa Babat, diantaranya: kurangnya keterampilan masyarakat tentang proses penjernihan air yang keruh. Sehingga diharapkan setelah selesai kegiatan PKM ini masyarakat di Desa Babat Kecamatan STL. Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas mampu membuat alat filtrasi sederhana untuk proses penjernihan air. Adapun metode yang TIM gunakan adalah metode sosialisasi dan pelatihan tentang cara pembuatan bioetanol dari tetes tebu. Berdasarkan hasil angket keterampilan yang diberikan TIM kepada responden sebanyak 20 orang, diperoleh bahwa terjadi peningkatan sebesar 69,8%.
Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Pembuatan Lilin Aroma Terapi di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Ovilia Putri Utami Gumay; Syabawaihi Syabawaihi; Wahyu Arini; Endang Lovisia; Tri Ariani
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3219

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Embacang Lama Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara dengan target sasaran masyarakat Desa Embacang Lama. Desa Embacang Lama sendiri memiliki sumber daya alam berupa pertanian dan perkebunan. Secara keseluruhan, kondisi perumahan penduduk di Desa Embacang Lama ini rata-rata rumah panggung dan semi permanen. Ditinjau dari segi pendidikan masyarakat Desa Embacang Lama ini mayoritas tamatan SD/Sederajat dan SMP/Sederajat, serta terdapat pemuda desa yang masih kurang dalam mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya, untuk itu industri kreatif sangat diperlukan. Pada kegiatan pengabdian ini akan membahas salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan secara skala rumahan dengan peluang yang cukup menjanjikan saat ini, yakni pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku lilin aromaterapi. Di Desa Embacang Lama juga ada kegiatan yang dilakukan seperti pengajian, karang taruna dan kegiatan oleh ibu-ibu PKK. Sasaran mitra dalam pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah masyarakat non produktif, sehingga dengan dilaksanakan kegiatan PKM ini masyarakat dapat bertukar informasi mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah dapat diolah menjadi lilin aromaterapi yang dapat dipasarkan dan dikembangkan menjadi industri kreatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode pelatihan dan pendampingan tentang cara pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
Pelatihan Pembuatan Roket Air Untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Tentang Gaya Pada Siswa di SMP Negeri Air Satan Kabupaten Musi Rawas Wahyu Arini; Sulistiyono Sulistiyono
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3253

Abstract

Pelatihan pembuatan roket air bertujuan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap konsep gaya dalam fisika melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri Air Satan, Kabupaten Musi Rawas, dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Metode pelatihan meliputi penjelasan teori, demonstrasi, pembuatan roket air, dan praktik peluncuran. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat belajar siswa dan pemahaman siswa terhadap konsep gaya seperti gaya dorong, gravitasi, dan tekanan udara juga meningkat, berdasarkan hasil evaluasi melalui diskusi dan observasi. Aktivitas pembuatan roket air memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif, sehingga mempermudah siswa dalam mengaitkan teori dengan kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk lebih mendalami sains, khususnya fisika. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Kegiatan Pembelajaran di SD Negeri 4 Megang Sakti Sulistiyono Sulistiyono; Wahyu Arini; Dona Ningrum Mawardi
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3508

Abstract

Kegiatan sosialisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di SD Negeri 4 Megang Sakti bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif di dalam kelas. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, berbasis kebutuhan, dan berorientasi pada praktik langsung. Langkah awal dimulai dengan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi tingkat literasi digital guru serta kondisi sarana prasarana pendukung. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki keterbatasan dalam penggunaan perangkat dan aplikasi digital, serta infrastruktur yang belum memadai. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang program pelatihan dan workshop yang menitikberatkan pada penggunaan aplikasi yang mudah diakses, seperti PowerPoint, Canva, Google Form, dan Quizizz. Selama pelatihan, guru didorong untuk membuat media ajar digital dan mensimulasikannya dalam konteks pembelajaran. Selanjutnya, proses implementasi dilakukan di kelas dengan pendampingan langsung, termasuk observasi dan pemberian umpan balik. Monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru, mendorong kreativitas, dan memperkaya metode pembelajaran. Selain itu, penggunaan media digital terbukti meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas proses belajar mengajar dan membuktikan bahwa dengan dukungan dan pelatihan yang tepat, guru-guru di sekolah dasar dapat beradaptasi dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.