Masrawati Hulu
Program Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Factors That Influence Hyperemesis Gravidarum Masrawati Hulu; Donal Nababan; Jasmen Manurung
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5734

Abstract

Latar Belakang Kehamilan dengan komplikasi mual dan muntah adalah gejala umum pada sekitar 70% sampai 85% dari semua kehamilan. Insiden kasus hiperemesis gravidarum adalah 0,8% sampai 3,2% dari seluruh kehamilan atau sekitar 8 sampai 32 kasus per 1000 kehamilan. Berdasarkan data Provinsi Sumatera Utara angka kejadian hiperemesis gravidarum sebesar 59% dan di Kota Medan hiperemesis gravidarum masih mencapai 35%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hiperemesis gravidarum di RSU Sundari Tahun 2019.Metode Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah survei kuantitatif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 226 responden dan sampel yang digunakan total populasi sebanyak 226 responden. Data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis data menggunakan bivariat dan multivariat.Hasil yang diperoleh dengan menggunakan uji chi square, ada hubungan umur p = 0,002, ada hubungan paritas p = 0,000, ada hubungan umur kehamilan p = 0,005, ada hubungan umur kehamilan p = 0,000, tidak ada hubungan antara kehamilan ganda p = 0,488.Kesimpulan  Usia kehamilan merupakan pengaruh paling dominan terhadap terjadinya hiperemesis gravidarum dengan nilai Exp (B) sebesar 9.943 (95% CI, 4.859-20.348).Sarankan kepada RSUD Sundari untuk meningkatkan pelayanan sehingga dapat menurunkan angka hiperemesis gravidarum dengan memberikan penyuluhan dan pembuatan spanduk dan poster tentang pencegahan dan pengobatan dini hiperemesis gravidarum. Kata kunci: Gemeli, gestasi, Hiperemesis Gravidarum, interval kehamilan, paritas, usia ABSTRACT Background Pregnancies complicated by nausea and vomiting are a common symptom in about 70% to 85% of all pregnancies. The incidence of hyperemesis gravidarum cases is 0.8% to 3.2% of all pregnancies or about 8 to 32 cases per 1000 pregnancies. Based on data from North Sumatra Province, the incidence of hyperemesis gravidarum was 59% and in Medan City, hyperemesis Gravidarum still reached 35%.Purpose to determine the factors that influence hyperemesis gravidarum at Sundari General Hospital in 2019.Methods The type of research in this study was a quantitative analytic survey using a cross sectional study design. The total population was 226 respondents and the sample used a total population of 226 respondents. The data used are secondary data. Data analysis used bivariate and multivariate.Results obtained by using the chi square test, there is a relationship between age p = 0.002, there is a relationship of parity p = 0.000, there is a relationship between gestational age p = 0.005, there is a relationship between gestational age p = 0.000, there is no relationship between multiple pregnancies p = 0.488.Conclusion Gestational age was the most dominant influence on the occurrence of hyperemesis gravidarum with an Exp (B) value of 9,943 (95% CI, 4,859-20,348).Suggestion for Sundari Hospital to improve services so that the hyperemesis gravidarum rate can decrease by providing counseling and making banners and posters about the prevention and early treatment of hyperemesis gravidarum. Keywords: Gemeli, gestation, Hyperemesis Gravidarum, gestational interval, parity, age