Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

AUDIT SYSTEM INFORMATION ELECTRONIC MEDICAL RECORD AS STUDENT ONLINE LEARNING Wahyu Wijaya Widiyanto; Sri Wulandari
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 8, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v8i1.1245

Abstract

Abstract: In the current digital era, almost all health care sectors require fast, precise, detailed, and valid services. The results of observations show that during lectures, students still have difficulty understanding the flow of input, process, and output of a good application, and do not know and have an idea about Application Software in Health Care Facilities that are already running in health facilities because some students do Field Work Practices. placed in health care facilities institutions still use manual systems with paper and recording in ledgers, during the current pandemic. In this study, an electronic medical record information system was designed and built as a student learning application regarding health service applications, system accuracy test using ISO 9126, where ISO 9126 looks at Functionability, Reliability, usability, efficiency, maintainability, and portability of a good system and provides recommendations if there are findings that the system does not meet the needs. The results of this study obtained the value of the Information System that was built only 75,92593 % which is the result of quality measurement so that this application does not fall into the category of the ISO 9126 standard because there are Portability Characteristics, namely Adaptability and Installability elements are not met, for these finding recommendations for improvements are given so that the system can run perfectly. according to the need for use.            Keywords: Covid-19, Electronic Medical Records, Learning Media, ISO 9126 Abstrak: Pada era digital sekarang, hampir semua sektor pelayanan kesehatan membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, detail, dan valid. Hasil observasi menunjukkan bahwa selama perkuliahan mahasiswa masih kesulitan memahami alur input, proses, dan output dari suatu aplikasi yang baik, serta belum mengetahui dan mempunyai gambaran tentang Software Aplikasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang sudah berjalan di fasilitas kesehatan dikarenakan beberapa mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan ditempatkan di institusi fasilitas pelayanan kesehatan masih menggunakan sistem manual dengan kertas dan pencatatan di buku. Pada penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi rekam medis elektronik sebagai aplikasi pembelajaran mahasiswa mengenai aplikasi pelayanan kesehatan, uji akurasi sistem menggunakan ISO 9126, dimana ISO 9126 menilik Functionability, Reliability, usability, efesiency, maintainability dan portability sistem yang baik serta memberi rekomendasi apabila ada temuan sistem yang belum sesuai kebutuhan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai Sistem Informasi yang dibangun hanya 75,92593 % yang merupakan hasil pengukuran kualitas sehingga aplikasi ini tidak masuk kategori standar ISO 9126 karena ada Karakteristik Portability yaitu unsur Adaptability, dan Installability tidak terpenuhi, untuk temuan ini diberikan rekomendasi perbaikan agar sistem dapat berjalan sempurna sesuai kebutuhan penggunaannya. Kata kunci: Covid-19, Media Pembelajaran, Rekam Medis Elektronik, ISO 9126
Analisis Perancangan Desain Formulir Elektronik Ringkasan Masuk Keluar di RSAU dr. Siswanto Fadilla Rizky Nurhidayat; Wahyu Wijaya Widiyanto; Sri Wulandari
Indonesian Journal on Medical Science Vol 9 No 2 (2022): IJMS 2022
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.751 KB) | DOI: 10.55181/ijms.v9i2.374

Abstract

Medical record form design is a person's creative activity on a medical record form with the function and purpose of conveying information to everyone whose format has been arranged as needed. At the place of this research, namely RSAU dr. Siswanto still uses a mixed hybrid system of electronic medical records and manual medical records. The purpose of this study was to help transfer from manual medical records to electronic medical records. This research method uses the Waterfall model system development. The result of this research is an information system design in the form of a web application with XAMPP database storage.
ANALISIS FAKTOR KELENGKAPAN LEMBAR MASUK DAN KELUAR PENYAKIT DHF DI RSU ASSALAM GEMOLONG Devia Eka Permatasari, Devia; Sri Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.18

Abstract

Pada suatu sarana pelayanan kesehatan, kelengkapan pengisian rekam medis sangatlah penting. Salah satunya formulir lembar masuk dan keluar. Terciptanya rekam medis yang baik akan menghasilkan pelayanan yang baik bagi pasien maupun pihak rumah sakit dalam memelihara informasi pasien. Berdasarkan pengalaman waktu praktik kerja lapangan pada tahun 2019 di RSU Assalam Gemolong peneliti menemukan permasalahan ketidaklengkapan pengisian. Penelitian dilakukan pada dokumen pasien rawat inap penyakit Dengue Hemorage Fever yang masuk dalam peringkat 1 daftar 10 besar penyakit. Tujuan penelitian ini mempersentasekan hasil analisis kelengkapan lembar masuk dan keluar, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidaklengkapan pengisian lembar masuk dan keluar di RSU Assalam Gemolong. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian 85 lembar masuk dan keluar. Hasil persentase kelengkapan pengisian lembar masuk dan keluar kasus penyakit Dengue Hemora Fever di RSU Assalam Gemolong masih belum 100% terisi lengkap. Adapun kelengkapan pengisian sebesar 91,75%. Faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan disebabkan oleh faktor Man keterbatasan waktu petugas pendaftaran dan dokter untuk mengisi rekam medis dkarenakan usia dan petugas yang masih double job, faktor Method kurangnya sosialisasi standar prosedur operasional, faktor Machine belum adanya sitem phanisment bagi petugas yang tidak mengisi dokumen rekam medis secara lengkap, faktor Material belum terlaksananya pelaporan triwulan tentang angka kelengkapan catatan medis sehingga belum adanya data untuk evaluasi dan monitoring. Kata Kunci : Lembar Masuk dan Keluar, Kelengkapan , Penyakit DHF, Metode 5M
ANALISIS PENYEDIAAN DAN PENDISTRIBUSIAN REKAM MEDIS DI POLIKLINIK RSU MULIA HATI WONOGIRI Gandys Vasha Pradana, Gandys; Sri Wulandari; Agustyarum Pradiska Budi
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.22

Abstract

Waktu tunggu pasien merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan. Pelayanan akan dilakukan tepat waktu jika rekam medis tiba tepat waktu di poliklinik rawat jalan. Dari penelitian pendahuluan bulan Maret 2022 di RS Mulia Hati Wonogiri, 22 dari 27 rekam medis dikatakan terlambat (81,48 persen) saat diberikan ke poli karena melebihi 10 menit yang ditentukan untuk penyediaan rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyediaan dan pendistribusian dokumen rekam medis pasien  poli Mata RS Mulia Hati Wonogiri, serta alasan yang mengakibatkan waktu penyediaan dan pendistribusian menjadi tidak tepat waktu. Penelitian ini bersifat deskriptif. Keseluruhan populasi dari penelitian ini adalah jumlah kunjungan pasien poli mata tahun 2021 sebanyak  6022 pasien. teknik pengambilan sampel obyek menggunakan purposive sampling sejumlah  99  rekam medis, sedangkan sampel subyek yaitu 3 pegawai distribusi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa sebanyak 32 rekam medis atau 32,32%  dalam penyediaan dan pendistribusianya sudah sesuai SOP.  Faktor yang menyebabkan keterlambatan distribusi yaitu kurangnya jumlah petugas distribusi, Faktor mesin  yaitu error pada komputer atau printer, Faktor Material yaitu missfile (salah letak), Faktor metode yaitu implementasi SOP yang kurang baik, dan faktor uang yaitu tidak adanya reward bagi pegawai. Kata kunci – Ketidaktepatan penyediaan pendistribusian rekam medis
Analisis Mutu Rekam Medik Pasien Penyakit Bronkopneumonia Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta Tahun 2021 Dinda, Dinda Ambar Aprilla Riska; Sri Wulandari; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.27

Abstract

Ketidakonsistenan dan ketidaklengkapan pengisian rekam medis sangat berpengaruh terhadap mutu rekam medis, sehingga apabila pasien menggugat pelayanan atau tindakan yang telah dilakukan oleh tenaga kesehatan yang sampai mencakup hukum, maka rekam medis ini dapat menjadi bukti yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya, di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta masih ditemukan ketidakonsistenan dan ketidaklengkapan pengisian rekam medis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi mutu rekam medis secara kualitatif dan kuantitatif pada dokumen rekam medis pasien penyakit bronkopneumonia di rumah sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif didukung data kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan restropektif dan pengumpulan data dengan cara observasi, checklist dimana dilakukan pemeriksaan kekonsistenan dan kelengkapan pengisian data rekam medis terhadap 95 rekam medis pasien penyakit bronkopneumonia di rumah sakit PKU Muhammadiyah Surakarta sebagai sampel penelitain. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan review kualitatif, kuantitatif dan mutu rekam medis. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis kualitatif rekam medik pengisian tidak konsisten atau tidak lengkap. Analisis kuantitatif rekam medik pengisian tidak lengkap. Mutu rekam medik berdasarkan analisis kualitatif rekam medik pengisian memenuhi standar mutu rekam medik. Analisis kunatitatif rekam medik pengisian tidak memenuhi standar mutu rekam medik. Sebaiknya melakukan sosialisasi pentingnya cara praktik dan pencatatan, kelengkapan, laporan penting untuk meningkatkan mutu rekam medik.
Addition Of Cryptographic Algorithm For Bitmap Image Security Of Medical Record Information System Electronics (Rme) Sri Wulandari; Muhammad Allam Arkani; Lucky Nurcahya Wibowo; Karunia Cinta Andini; Christina Ika Permatasari; Safitri Ima Yunita
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 2 No. 1 (2020): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v2i1.380

Abstract

In the daily use of technology, humans cannot be separated from the internet as a need to exchange information. People at this time spend more time in front of computer screens, laptops, even smartphones to find out information, send data to some of their friends. One of the information that is often sought or sent is a file. Apart from that, image files are files that are much searched for and sent, and many also contain important information in them. Image file security is of course very important so that unauthorized parties do not hack or manipulate information from the image. There is a way to secure information so that it does not leak to unauthorized parties, namely by using cryptography and steganography. By combining these two methods, you can maintain the confidentiality and security of a file, especially image files. In this study the algorithm and method used is the AES cryptographic algorithm (Advanced Encryption Standard) 256 and the LSB (Least Significant Bit) steganography method. Data integrity needs to be tested to ensure that the encryption and decryption processes are running properly. Data integrity testing uses the SHA-1 method. Likewise, the image quality after insertion will experience a decrease in quality. To evaluate this, it is necessary to test using the PSNR method. From the results of data integrity testing by comparing the hash value of the decrypted image file with the original image file, there is no difference. So this shows that the encryption and decryption process was successful. While in testing using the PSNR method, the average PSNR value is 44.14086 dB and with an average error value of 2.830403 dB, which means there is a small decrease in quality. From the implementation and testing results, it can be concluded that the AES 256 cryptographic algorithm and the steganography method LSB can be implemented in maintaining the confidentiality and security of secret messages.
Penyusunan Desain, Perhitungan Kebutuhan dan Tata Letak Rak Filing Rekam Medis di RSU Assalam Gemolong Subagyo, Muhammad Zulfa Reffi; Wulandari, Sri; Suparti, Sri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 1 (2022): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v1i1.4

Abstract

Ruang filing merupakan tempat yang digunakan untuk melindungi kerahasiaan rekam medis. Maka ruang ini harus direncanakan secara matang. Dimulai dari desain rak filing yang ergonomis kemudian luas ruangan yang mampu menampung kebutuhan rak filing dengan tatak letak yang ergonomis. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk membuat desain rak, perhitungan kebutuhan dan tata letak rak filing rekam medis di RSU Assalam Gemolong. Penelitian ini bersifat deskriptif. Keseluruhan populasi dari penelitian ini adalah petugas filing sebanyak 3 orang dan rekam medis sebanyak 281.640. Pengambilan sampel untuk petugas secara jenuh sedangkan untuk rekam medis menggunakan systematic random sampling. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa RSU Assalam Gemolong memiliki 14 rak dengan spesifikasi 270 cm x 220 cm x 56 cm. Rak yang digunakan adalah rak kayu dengan tipe terbuka. Rak tersebut disimpan di 2 ruang filing dengan desain split level dengan masing-masing luasnya adalah panjang 6 m x 5 m. Hasil perhitungan anthropometry didapatkan ukuran yang ideal sebagai berikut, 204 cm x 163 cm x 33 cm. Perhitungan prediksi kebutuhan rak filing berdasarkan desain yang sudah dibuat maka pada tahun 2024 adalah sebanyak 19 unit. Sedangkan ukuran ruangan yang dibutuhkan adalah 11,02 m x 5,58 m. Kesimpulan kebutuhan ruang filing pada 2024 perlu disiapkan dari sekarang. Mulai dari desain yang sesuai dengan anthropometry petugas yakni 204 cm x 163 cm x 33 cm. Berdasarkan ukuran rak tersebut maka pada 2024 perlu ditambahkan 5 rak. Ukuran ruangan juga perlu dilakukan penambahan menjadi 11,02 m x 5,58 m agar tata letak rak menjadi ergonomis.
Analisis Prediksi Kebutuhan Tempat Tidur Berdasarkan Standar Depkes Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta Rafinda Sinta Sani; Sri Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.20

Abstract

Indikator pelayanan rawat inap berdasarkan standar Depkes yaitu BOR, LOS, TOI, dan BTO dapat digunakan untuk mengukur mutu pelayanan dan pengambilan keputusan. Rumah Sakit Muhammadiyah Surakarta memiliki nilai LOS dan BTO yang fluktuatif setiap tahun dari tahun 2017-2021 masih belum sesuai standar ideal yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran prediksi kebutuhan tempat tidur di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 2022-2026 dengan menggunakan metode analisis trend linear regression. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini adalah data rekapitulasi sensus harian rawat inap pada tahun 2017-2021. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mencatat data tentang jumlah tempat tidur, hari perawatan, jumlah pasien keluar hidup dan mati, periode waktu tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa prediksi kebutuhan tempat tidur mengalami peningkatan pada tahun 2022-2026. Maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kebutuhan tempat tidur tahun 2022-2026 yang disebabkan oleh peningkatan jumlah hari perawatan, lama dirawat, dan jumlah pasien keluar hidup dan mati. Sehingga perlu dilakukan penambahan tempat tidur untuk meningkatkan mutu pelayanan serta pendapatan rumah sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Kata kunci – Prediksi, Tempat tidur, Indikator rawat inap, Depkes
Hubungan Pengetahuan dan Masa Kerja Dokter dengan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pada Lembar Ringkasan Pulang Pasien di RS Dr. Oen Solo Baru Dessy Lucia Irawati; Sri Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.69

Abstract

Analisis kelengkapan dokumen rekam medis bertujuan untuk menjamin kelengkapan dokumen rekam medis di mana kelengkapan dokumen rekam medis merupakan salah satu indikator mutu pelayanan di rumah sakit. Kelengkapan pengisian dokumen rekam medis dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan masa kerja dokter. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan masa kerja dokter dengan kelengkapan pengisian dokumen rekam medis pada lembar ringkasan pulang pasien di RS Dr. Oen Solo Baru. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yaitu 98 dokumen rekam medis rawat inap kasus penyakit dalam. Analisis data dengan menggunakan uji hubungan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 98 dokumen, tingkat kelengkapan pengisian dokumen rekam medis untuk dokumen lengkap sebanyak 44 (45%) dan dokumen tidak lengkap sebanyak 54 (55%). Ketidaklengkapan dokumen terdapat pada Review Identifikasi dan Review Pelaporan. Dari 7 responden diketahui 86% memiliki pengetahuan baik, dan 14% memiliki pengetahuan kurang, sedangkan 57% diketahui memiliki masa kerja lama, dan 43% memiliki masa kerja baru. Berdasarkan hasil uji Chi Square dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dokter dengan kelengkapan pengisian dokumen rekam medis (nilai p = 0, 320). Sebaliknya, terdapat hubungan antara masa kerja dokter dengan kelengkapan pengisian dokumen rekam medis (nilai p = 0,001). Kata kunci : Kelengkapan Rekam Medis, Pengetahuan Dokter, Masa Kerja Dokter
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Resume Medis Rawat Inap Penyakit Gastroenteritis Di Rumah Sakit UNS Tahun 2022 -, Nabilla Nur Safitri; Sri Wulandari, S.Si, MM, M.Kom; Wahyu Wijaya Widiyanto, M.Kom
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.104

Abstract

 Abstrak — Ketidaklengkapan formulir resume medis merupakan masalah signifikan yang berdampak pada prosespelayanan oleh petugas medis dan mempengaruhi kualitas mutu di Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini untukmengetahui faktor yang mempengaruhi ketidaklengkapan resume medis rawat inap penyakit gastroenteritis diRumah Sakit UNS Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif danpengumpulan data dengan cara observasi atau checklist kelengkapan terhadap 175 formulir resume medis pasiengastroenteritis di Rumah Sakit UNS. Hasil presentase kelengkapan pengisian formulir resume medis penyakitgastroenteritis di Rumah Sakit UNS pengisian lengkap sebanyak 33% (57 formulir) dan tidak lengkap sebanyak67% (118 formulir). Faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan yaitu faktor man dokter dan petugas assemblingbelum pernah mengkuti pelatihan/seminar tentang pentingnya pengisian kelengkapan rekam medis dan dokter lupa mengisi item-item di lembar resume medis karena banyaknya tumpukan DRM RI di bangsal, banyaknya fomulir rawat inap yang harus diisi, dan masih ada pelayanan di poli, faktor method kurangnya sosialisasi SOP pengisian kelengkapan dokumen rekam medis dan belum adanya punishment tidak mengisi dokumen rekam medis rawat inap secara lengkap, faktor machine kondisi komputer di instalasi rekam medis yang lemot.