Roby Noor Jayadi
Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Klaten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Puput Risti Kusumaningrum; Esri Rusminingsih; Roby Noor Jayadi
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1462

Abstract

Peningkatan jumlah kunjungan pasien menyebabkan peningkatan beban kerja perawat, banyaknya tugas tidak sebanding dengan kemampuan maka akan menjadi sumber stres. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap mutu pelayanan yang dilakukan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 22 orang perawat dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data beban kerja perawat dilakukan dengan melakukan observasi Time And Motion Study sedangkan data tingkat stres kerja diambil dengan kuisioner Personal Stres Inventory. Hasil penelitian beban kerja perawat didapatkan data perawat dengan beban kerja sedang sebanyak 8 responden (36,4%), dan beban kerja tinggi sebanyak 8 orang (36,4%), sedangkan tingkat stres kerja perawat didapatkan data perawat dengan stres kerja sedang sebanyak 16 responden (72,7 %). Setelah dilakukan analisa data menggunakan korelasi Spearman Rank didapatkan nilai p value sebesar 0.01 lebih kecil dari 0.05 dengan Correlation Coefficient sebesar 0.536. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara Beban Kerja Dengan Tingkat Stres Kerja Perawat Di Ruang IGD RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Saran peneliti perlu adanya poliklinik 24 jam sehingga dapat menurunkan beban kerja perawat IGD sehingga tidak mengakibatkan peningkatan tingkat stres kerja pada perawat