Hilmiati
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI TEKS ANEKDOT RESPONSIF NILAI BUDAYA SASAK Hilmiati; Hery Rahmat
El Midad Vol. 14 No. 1: Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar teks anekdot responsif nilai Budaya Sasak. Model penelitian pengembangan ini menggunakan model R&D Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation (ADDIE) yang diadaptasi dari Branch. Prosedur pengembangan meliputi menganalisis, mendesain, mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi produk pembelajaran berupa bahan ajar teks anekdot responsif nilai budaya Sasak untuk siswa kelas X SMA/MA. Instrumen penelitian yang digunakan berupa (1) angket uji validasi desain; (2) angket uji validasi produk; dan (3) angket uji pemakaian produk. Analisis data dalam penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan (1) mengidentifkasi data, (2) mengklasifikasi data, (3) mengolah data, (4) menginterpretasi data, dan (5) mendeskripsikan data. Hasil uji lapangan yang dilakukan di MA NW Nurulharamain Narmada menunjukkan respon yang mengandung nilai-nilai budaya Sasak seperti nilai kepatuhan, nilai keberanian, nilai ketangkasan, nilai kasih sayang, nilai keterampilan, nilai kelincahan, nilai tanggung jawab, nilai kebersamaan. Secara keseluruhan nilai-nilai tersebut relevan dengan nilai-nilai dalam budaya Sasak yaitu patut (benar), patuh (taat), pacu (rajin), geger (semangat), genem (ramah), gerasaq (ramah), tatas (cakap), tuhu (sungguh-sungguh), trasna (kasih sayang), titi (teliti), teteh (partisipatif), dan tatas (pintar). Secara keseluruhan, bahan ajar layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Dilihat dari kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, bahan ajar yang dikembangkan bermanfaat untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran sastra yang selama ini berorientasi pada teori. Dengan bahan ajar ini pembelajaran menjadi aktif, inovatif, dan menyenangkan, karena siswa terlibat secara langsung pada setiap kegiatan pembelajaran. Pembelajaran menjadi lebih bermakna, karena teks anekdot sesuai dengan latar belakang budaya siswa dan menghasilkan teks anekdot yang mengandung nilai-nilai budaya Sasak.
Penguatan Nilai Karakter Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Syarifah Aulia Rabbani; Abdul Quddus; Hilmiati; Yudhi Setiawan
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v6i2.2251

Abstract

One of the most effective means for reinforcing and developing noble character in students whose role is to guide students in understanding and practicing Islamic teachings is through religious education. This study aims to determine the reinforcement strategy of character values ​​in learning aqidah morals at MIN 1 Mataram. This type of research uses descriptive qualitative research. Research data obtained through observation, interviews, and documentation techniques. The data analysis technique uses data reduction, data display and conclusion drawing, while the data validation technique used is increasing persistence and triangulation. The results of this study state that the internalizing character values ​​in teaching aqeedah morals at MIN 1 Mataram is carried out by preparing lesson plans and internalizing character values ​​into the material.