Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control

Pemilihan Dan Migrasi VM Menggunakan MCDM Untuk Peningkatan Kinerja Layanan Pada Cloud Computing Fadil, Abdullah; Wibisono, Waskitho
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 1, No 2, August-2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.986 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v1i2.26

Abstract

Komputasi awan atau cloud computing merupakan lingkungan yang heterogen dan terdistribusi, tersusun atas gugusan jaringan server dengan berbagai kapasitas sumber daya komputasi yang berbeda-beda guna menopang model layanan yang ada di atasnya. Virtual machine (VM) dijadikan sebagai representasi dari ketersediaan sumber daya komputasi dinamis yang dapat dialokasikan dan direalokasikan sesuai dengan permintaan. Mekanisme live migration VM di antara server fisik yang terdapat di dalam data center cloud digunakan untuk mencapai konsolidasi dan memaksimalkan utilisasi VM. Pada prosedur konsoidasi vm, pemilihan dan penempatan VM sering kali menggunakan kriteria tunggal dan statis. Dalam penelitian ini diusulkan pemilihan dan penempatan VM menggunakan multi-criteria decision making (MCDM) pada prosedur konsolidasi VM dinamis di lingkungan cloud data center guna meningkatkan layanan cloud computing. Pendekatan praktis digunakan dalam mengembangkan lingkungan cloud computing berbasis OpenStack Cloud dengan mengintegrasikan VM selection dan VM Placement pada prosedur konsolidasi VM menggunakan OpenStack-Neat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemilihan dan penempatan VM melalui live migration mampu menggantikan kerugian yang disebabkan oleh down-times sebesar 11,994 detik dari waktu responnya. Peningkatan response times terjadi sebesar 6 ms ketika terjadi proses live migration VM dari host asal ke host tujuan. Response times rata-rata setiap vm yang tersebar pada compute node setelah terjadi proses live migration sebesar 67 ms yang menunjukkan keseimbangan beban pada sistem cloud computing.
Efisien Epidemic: Pemilihan jarak terjauh dan arah pergerakan kendaraan untuk pendistribusian pesan darurat pada VDTN Akbi, Denar Regata; Wibisono, Waskitho
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 1, No 2, August-2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.413 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v1i2.29

Abstract

AbstractVANET has characteristics of high mobility vehicles and fast changes of the topology, it causes process data communication interrupted frequently. It can be minimized by Vehicular Technology Delay Tolerant Networking (VDTN). The Epidemic protocol is one of which was used to the distribution of message on VANET, the mecanism of Epidemic protocol caused amount of message, thus impacting in distribution unefficient message and the performance can be lower.The porposed of this research are to solve the problem of Epidemic protocol, namely e-Epidemic protocol. This proposed protocol are the development of Epidemic protocol that give more attention on the vehicles direction and farest vehicle.The results based on the number of messages distribution showed the number of messages average which owned e-Epidemic protocol is 8% whereas epidemic protocol is 92%. And based on the delay value, e-Epidemic protocol only has delay as much as 17%, meanwhile epidemic protocol has delay 83%.
Pemilihan Dan Migrasi VM Menggunakan MCDM Untuk Peningkatan Kinerja Layanan Pada Cloud Computing Abdullah Fadil; Waskitho Wibisono
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 1, No 2, August-2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.986 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v1i2.26

Abstract

Komputasi awan atau cloud computing merupakan lingkungan yang heterogen dan terdistribusi, tersusun atas gugusan jaringan server dengan berbagai kapasitas sumber daya komputasi yang berbeda-beda guna menopang model layanan yang ada di atasnya. Virtual machine (VM) dijadikan sebagai representasi dari ketersediaan sumber daya komputasi dinamis yang dapat dialokasikan dan direalokasikan sesuai dengan permintaan. Mekanisme live migration VM di antara server fisik yang terdapat di dalam data center cloud digunakan untuk mencapai konsolidasi dan memaksimalkan utilisasi VM. Pada prosedur konsoidasi vm, pemilihan dan penempatan VM sering kali menggunakan kriteria tunggal dan statis. Dalam penelitian ini diusulkan pemilihan dan penempatan VM menggunakan multi-criteria decision making (MCDM) pada prosedur konsolidasi VM dinamis di lingkungan cloud data center guna meningkatkan layanan cloud computing. Pendekatan praktis digunakan dalam mengembangkan lingkungan cloud computing berbasis OpenStack Cloud dengan mengintegrasikan VM selection dan VM Placement pada prosedur konsolidasi VM menggunakan OpenStack-Neat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemilihan dan penempatan VM melalui live migration mampu menggantikan kerugian yang disebabkan oleh down-times sebesar 11,994 detik dari waktu responnya. Peningkatan response times terjadi sebesar 6 ms ketika terjadi proses live migration VM dari host asal ke host tujuan. Response times rata-rata setiap vm yang tersebar pada compute node setelah terjadi proses live migration sebesar 67 ms yang menunjukkan keseimbangan beban pada sistem cloud computing.
Efisien Epidemic: Pemilihan jarak terjauh dan arah pergerakan kendaraan untuk pendistribusian pesan darurat pada VDTN Denar Regata Akbi; Waskitho Wibisono
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 1, No 2, August-2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.413 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v1i2.29

Abstract

VANET memiliki karakteristik mobilitas kendaraan yang tinggi dan perubahan topologi yang cepat, kondisi tersebut menimbulkan proses komunikasi data yang sering terputus–putus. Teknologi Vehicular Delay Tolerant Network (VDTN) dapat meminimalisir kondisi tersebut. Protokol Epidemic merupakan salah satu protokol yang digunakan untuk pendistribusian pesan pada jaringan vanet. Tetapi mekanisme pada protokol Epidemic menyebabkan jumlah pesan yang relatif banyak, sehingga berdampak pada proses pendistribusian pesan yang tidak efisien dan menurunkan kinerja dari jaringan. Masalah tersebut dapat diselesaikan menggunakan mekanisme pedistribusian pesan menggunakan protokol usulan dari peneliti, yaitu protokol e-Epidemic. Protokol e-Epidemic merupakan pengembangan dari protokol Epidemic dengan memperhatikan arah pergerakan kendaraan dan juga pemilihan kendaraan dengan jarak terjauh. Hasil penelitian berdasarkan jumlah pendistribusian pesan menunjukkan pada protokol e-Epidemic rata-rata jumlah pendistribusian pesan sebanyak 8% dan jumlah pesan penggunaan protokol Epidemic sebesar 92%. Dan berdasarkan nilai Delay, Protokol e-Epidemic hanya memiliki Delay sebesar 17% sedangkan Protokol Epidemic sebesar 83%.