Siti Khabibah
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Proses Berpikir Kritis Siswa dengan Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent dalam Mengajukan Masalah Matematika Harmia Rani; Tatag Yuli Eko Siswono; Siti Khabibah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3275

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa field independent dan field dependent dalam mengajukan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes Group Embedded Figures Test (GEFT) untuk mengetahui kecenderungan gaya kognitif field independent dan field dependent siswa, Tes Kemampuan Matematika (TKM) serta lembar tes pengajuan masalah untuk mengetahui proses berpikir kritis siswa. Subjek ipenelitian iterdiri iatas idua iorang isiswa ikelas iVIII iA iSMP idengan gaya kognitif field independent dan field dependent serta keduanya mampu menyelesaikan dan mengajukan masalah. Hasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa iproses iberpikir ikritis ikedua isubjek mengenai pemahaman relatif sama, namun subjek FD tidak mampu dalam membuat dugaan awal dalam menyusun rencana penyelesaian. Kedua subjek memiliki cara pemecahan dan pengajuan masalah yang berbeda, walaupun subjek FD kurang dalam memberikan alasan yang kuat terkait pemecahan dan pengajuan masalah. Subjek FI mampu memeriksa kembali jawaban pada pemecahan masalah serta mampu mengajukan dua masalah yang berbeda dengan jawaban yang benar. Kedua subjek mampu memeriksa kembali pada tahapan pengajuan masalah beserta penyelesaiannya, walaupun subjek FD tidak menuliskannya dalam lembar jawaban.
GEOMETRIC THINKING OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN SOLVING SIMILARITY PROBLEMS BASED ON GENDER DIFFERENCES Sartika Tempola; Dwi Juniati; Siti Khabibah
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.11285

Abstract

This study aims to describe students’ geometric thinking processes in solving similarity problems based on gender differences using Polya’s problem-solving stages. This study was motivated by students’ difficulties in understanding geometric concepts and the lack of in-depth analysis of thinking processes in previous studies. A qualitative descriptive approach was employed with two ninth-grade students (one male and one female) selected purposively based on equivalent mathematical ability. Data were collected through Geometry Problem-Solving Tasks (GPST) and semi-structured interviews. Data were analyzed through reduction, display, and conclusion drawing, supported by triangulation techniques. The results indicate that female students demonstrate more systematic and reflective thinking, while male students show more flexible and intuitive strategies. These findings highlight that gender differences influence cognitive processes rather than final outcomes. The study contributes to a deeper understanding of students’ geometric thinking using Polya’s framework. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir geometris siswa dalam menyelesaikan masalah kesamaan berdasarkan perbedaan gender menggunakan tahapan pemecahan masalah Polya. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan. Subjek penelitian adalah dua siswa SMP dengan kemampuan matematika yang setara. Data dikumpulkan melalui tugas pemecahan masalah dan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis menggunakan reduksi, tampilan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan cenderung lebih sistematis dan reflektif, sedangkan siswa laki-laki cenderung lebih fleksibel tetapi kurang terstruktur. Namun, keduanya mencapai solusi yang benar. Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan gender memengaruhi proses kognitif daripada hasil belajar.