p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Deiksis Jurnal Bebasan
Sisti Damayanti
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Makian dalam Film “Bumi Manusia”: Kajian Sosiolinguistik Khairunnisa Nisa; Sisti Damayanti
Deiksis Vol 14, No 2 (2022): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1688.561 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v14i2.11476

Abstract

Kata makian sering terjadi, baik dalam kehidupan nyata maupun dalam dunia perfilman. Sebagaimana dalam film Bumi Manusia, ditemukan beberapa kata makian. Tujuan penelitian ini untuk menelaah referensi dan fungsi tuturan makian dalam film Bumi Manusia sebagai kajian sosiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui teknik analisis dasar simak dengan teknik lanjutan simak bebas cakap dan teknik catat. Hasilnya, ditemukan makian berbahasa Melayu/Indonesia, bahasa Jawa, dan bahasa Belanda. Temuan tersebut memperlihatkan 5 referensi dan 3 fungsi makian. Referensi makian tersebut adalah referensi tubuh, binatang, keadaan, makhluk halus, dan profesi, sedangkan fungsinya ditemukan fungai humoristic, habitual, dan abusive.
POTRET REVOLUSI INDONESIA DALAM NOVEL SURTI + TIGA SAWUNGGALING KARYA GOENAWAN MOHAMAD Khairunnisa; Sisti Damayanti
Jurnal Bebasan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v9i2.135

Abstract

Goenawan Mohamad melalui karyanya yang berjudul Surti + Tiga Sawunggaling merepresentasikan revolusi Indonesia pada saat agresi militer Belanda I. Revolusi sebagai potret perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka seutuhnya yang ada dalam novel menjadi daya tarik yang mendidik. Pengetahuan terkait revolusi ini sangat penting sebagai upaya menumbuhkan sikap nasionalisme. Melalui metode kualitatif interpretatif, diinterpretasikan apa saja yang menjadi syarat revolusi yang tercermin dalam novel ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya 3 syarat revolusi yang tergambar, yaitu adanya keinginan untuk mengadakan suatu perubahan, pemimpin atau sekelompok orang yang dianggap mampu memimpin, dan momentum yang baik dan tepat untuk memulai revolusi.