Lutfi Lutfi
PGSD Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MEMBACA BERBASIS GAME EDUKASI UNTUK SISWA KELAS I SD TELKOM MAKASSAR Lutfi Lutfi
Celebes Education Review Vol 4 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37541/cer.v4i1.748

Abstract

Pengembangan multimedia interaktif membaca berbasis game edukasi untuk siswa kelas 1 SD Telkom Makassar dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yakni belum mampu membedakan beberapa huruf yang hampir sama serta belum lancar membaca dan belum mampu merangkai beberapa huruf menjadi sebuah kata. Guru masih mengandalkan buku tema untuk mengajar siswa dalam belajar membaca yang kurang menarik minat siswa. Permasalahan ini juga diakibatkan oleh pandemi covid-19 yang tidak memungkinkan guru untuk melangsungkan bimbingan secara langsung. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi 8 tahap meliputi: a) potensi dan masalah, b) pengumpulan data, c) desain produk, d) validasi desain, e) revisi desain, f) uji coba produk, g) revisi produk, h) produk akhir. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket yang ditujukan kepada ahli media dan ahli materi untuk menilai kevalidan produk, serta ditujukan kepada siswa dan guru untuk menilai kelayakan produk. Hasil validasi oleh ahli media diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 65 dengan persentase sebesar 86% termasuk ke dalam kriteria “Sangat Valid”. Hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 63 dengan persentase 84% termasuk ke dalam kriteria “Sangat Valid”. Hasil penilaian oleh siswa kelas 1 SD Telkom Makassar diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 2133 dengan persentase 94% termasuk ke dalam kriteria “Sangat Layak”. Sedangkan hasil penilaian oleh wali kelas 1 SD Telkom Makassar diperoleh skor secara keseluruhan sebanyak 67 dengan persentase 89% termasuk ke dalam kriteria “Sangat Layak”. Sehingga dengan adanya hasil penelitian ini, dapat menjadi tambahan referensi untuk penelitian selanjuntya.
Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri Centre Mangalli Kabupaten Gowa Rahmatul Rahmatul; Nur Abidah Idrus; Lutfi Lutfi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.42661

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang terlihat pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VA di UPT SD Negeri Centre Mangngalli Kabupaten Gowa. Beranjak dari masalah tersebut, maka tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran metode sosiodrama terhadap keterampilan berbicara siswa. (2) Gambaran keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia. (3) Pengaruh metode sosiodrama terhadap keterampilan berbicara pada siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experiment dengan desain one group pretest-posttest design. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VA dan VB yang berjumlah 34 orang dan 33 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel yakni 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik infrensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : metode sosiodrama memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan berbicara siswa. Terlihat adanya peningkatan keterampilan berbicara pada siswa sesudah menggunakan metode sosiodrama. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.