Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

E-PAYMENT INNOVATION IN IMPROVING BANK INDONESIA'S FINANCIAL PERFORMANCE Rahyuni Rahayu; Wana Mariska; Muhammad Fauzan Garantjang
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 6, No 1 (2022): IJEBAR
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v5i4.4663

Abstract

Business competition in the financial services industry keeps the banks constantly innovating in services and products. One of the innovations made by the banking industry is e-payment.This study aims to determine the effect of e-payment on financial performance with moderated bank size. The population in this study is banking companies listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX) in 2014-2016 as many as 43 banks. Sample selection method used is purposive sampling, so that obtained the number of samples of 10 banks. The data obtained were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The results of this study indicate that e-payment has a significant positive effect on financial performance and bank size strengthen the relationship between e-payment to financial performance. The results indicate that innovation in adopting e-payment can improve bank financial performance. The banks need to pay attention to innovation in financial services as a competitive strategy to improve financial performance.
PENDAMPINGAN MEDIA DIGITAL UNTUK MEMAKSIMALKAN PEMASARAN ONLINE (DIGITAL MARKETING) PADA UMKM KABUPATEN PULAU MOROTAI Sudin Yamani; Cici Aryansi Quilim; Rahyuni Rahayu; Fathy Inat
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3504-3509

Abstract

Tujuan dari pemasaran digital adalah untuk secara cepat menarik perhatian konsumen dan calon konsumen. Pendekatan bisnis yang tidak berhasil akan menyebabkan kerugian bagi para pelaku usaha. Ini menjadi tantangan signifikan bagi para pelaku UMKM yang masih mengandalkan penjualan melalui toko fisik. Dampak dari revolusi industri 4.0 tentunya akan memiliki dampak besar pada UMKM yang belum mengadopsi teknologi. UMKM yang masih bergantung pada penjualan konvensional akan berada dalam risiko tersingkir oleh perkembangan e-commerce yang aktif dalam menarik pelanggan untuk berbelanja secara online, terutama di tengah pandemi seperti yang sedang terjadi saat ini. Pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai telah mengalokasikan sebagian anggarannya untuk mendukung pengembangan pelaku UMKM. Harapannya, langkah ini akan mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas mereka di masa depan dan pada gilirannya, perekonomian di daerah setempat akan dapat berkembang dengan baik.