Latar Belakang: Kualitas pelayanan publik merupakan faktor penting dalam membentuk kepuasan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat masih menghadapi kesenjangan antara capaian dan target pelayanan, dengan Indeks Kepuasan Masyarakat tahun 2025 sebesar 87,55 dari target 90 dan skor kepatuhan Ombudsman tahun 2024 sebesar 70,66. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi SERVQUAL dengan kepuasan masyarakat dan menentukan faktor dominan. Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri atas 896 pengguna pelayanan publik tahun 2025, dengan 150 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Variabel meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta kepuasan masyarakat. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Seluruh dimensi SERVQUAL berhubungan signifikan dengan kepuasan masyarakat: tangible (p=0,000; OR=5,898), reliability (p=0,019; OR=1,675), responsiveness (p=0,000; OR=3,154), assurance (p=0,000; OR=5,354), dan empathy (p=0,000; OR=3,315). Pada model akhir, tangible signifikan (p=0,000; OR=8,653; 95% CI: 2,708–27,648), demikian pula assurance (p=0,001; OR=10,537). Model menjelaskan 62,5% variasi kepuasan. Saran: Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Kata Kunci: Assurance; Empathy; Kepuasan masyarakat; Pelayanan publik; Reliability; Responsiveness; SERVQUAL; Tangible