Arie Wahyudi
STIKES Bina Husada Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN FAKTOR RISIKO TERKAIT KADAR HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Afifah Zulfa; Arie Wahyudi; M Prima Cakra R; Dewi S; R. A Lisna Dwi R
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1439

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi tantangan dalam sistem kesehatan global. Salah satu indikator penting dalam evaluasi pengendalian glukosa darah jangka panjang adalah kadar HbA1c. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan distribusi faktor risiko yang berkaitan dengan kadar HbA1c pada pasien dewasa dengan DM tipe 2 di RS X Palembang. Metode: Studi ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 78 responden berusia 40–59 tahun diikutsertakan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner CANRISK, GPAQ, serta pengukuran HbA1c dari rekam medis, dan dianalisis secara univariat. Hasil: Data menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki HbA1c tidak terkontrol (73,1%). Sebagian besar responden adalah perempuan (59%), berpendidikan tinggi (≥SMA) (67,9%), mengalami obesitas umum (55,1%) dan sentral (48,7%), beraktivitas fisik kurang (57,7%), serta mengonsumsi buah dan sayur setiap hari (69,2%). Saran: Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan gaya hidup sehat dalam manajemen DM tipe 2. Diperlukan edukasi berkelanjutan dan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih kuat untuk memahami hubungan antar faktor secara lebih mendalam. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, HbA1c
ANALISIS PELAYANAN PUBLIK PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LAHAT TAHUN 2026 Witri Abdi Oktaviani; Arie Wahyudi; Nurul Fitriah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1767

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan publik merupakan faktor penting dalam membentuk kepuasan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat masih menghadapi kesenjangan antara capaian dan target pelayanan, dengan Indeks Kepuasan Masyarakat tahun 2025 sebesar 87,55 dari target 90 dan skor kepatuhan Ombudsman tahun 2024 sebesar 70,66. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi SERVQUAL dengan kepuasan masyarakat dan menentukan faktor dominan. Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi terdiri atas 896 pengguna pelayanan publik tahun 2025, dengan 150 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Variabel meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta kepuasan masyarakat. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Seluruh dimensi SERVQUAL berhubungan signifikan dengan kepuasan masyarakat: tangible (p=0,000; OR=5,898), reliability (p=0,019; OR=1,675), responsiveness (p=0,000; OR=3,154), assurance (p=0,000; OR=5,354), dan empathy (p=0,000; OR=3,315). Pada model akhir, tangible signifikan (p=0,000; OR=8,653; 95% CI: 2,708–27,648), demikian pula assurance (p=0,001; OR=10,537). Model menjelaskan 62,5% variasi kepuasan. Saran: Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Kata Kunci:  Assurance; Empathy; Kepuasan masyarakat; Pelayanan publik; Reliability; Responsiveness; SERVQUAL; Tangible